Selain program sangat menyentuh masyarakat selama 100 hari kerja, lanjut Muriadi, Bupati Deli Serdang bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo telah menciptakan efesiensi anggaran seperti harapan Presiden Prabowo dan langsung diaplikasikan oleh Bupati Asri Ludin dengan menarik mobil dinas eselon empat.
“Aturan penggunaan mobil flat merah di lingkungan Pemkab Deli Serdang menandakan penghematan anggaran serta menciptakan pola hidup sederhana bagi para kalangan ASN di lingkungan Deli Serdang,” jelas Muriadi.
Baca Juga:
Warga Deli Serdang Syukuri Keamanan dan Kondusivitas Wilayah yang Terjaga
Muriadi yang merupakan pemerhati pendidikan di Kabupaten Deli Serdang memberikan aplaus yan luar biasa atar terbitnya Perbup Nomor 8 2025 tentang penghapusan koordinator kecamatan ditandatangani Bupati pada 3 Maret lalu.
Sehingga menimbulkan kepercayaan publik khususnya stakeholder pendidikan yang menganggap penghapusan koordinator wilayah kecamatan merupakan langkah strategis dlm merombak birokrasi pendidikan dan restrukturisasi pendidikan.
Sehingga semua yang berkenaan dengan urusan pendidikan langsung secara otomatis menjadi hak sentralisasi di dinas Pendidikan Deli Serdang.
Baca Juga:
RSUD Drs H Amri Tambunan Harus Jadi Role Model Birokrasi yang Baik
Penghapusan posisi korwilcam ini benar-benar bermanfaat bagi para kepala sekolah yang selama ini dinilai terkadang kewenangan mereka melebihi tupoksi mereka.
Menjelang Hari Raya Idulfitri yang suci ini para pejuang ASN baru menerima SK CASN sebanyak 279 orang (kesehatan dan teknis).
Pembagian SK ASN merupakan yang tercepat di seluruh Indonesia.