<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://deliserdang.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahana News Deli Serdang - Inspirasi Konsumen Deli Serdang</title>
        <link>https://deliserdang.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita regional Deli Serdang Sumatera Utara dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Deli Serdang</description>
        <lastBuildDate>Fri, 08 May 2026 17:52:19 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by deliserdang.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahana News Deli Serdang - Inspirasi Konsumen Deli Serdang</title>
            <link>https://deliserdang.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>227 Kepala Daerah dari 37 Provinsi Konfirmasi Hadir di HUT ke&#45;26 APKASI di Deli Serdang</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/227&#45;kepala&#45;daerah&#45;dari&#45;37&#45;provinsi&#45;konfirmasi&#45;hadir&#45;di&#45;hut&#45;ke&#45;26&#45;apkasi&#45;di&#45;deli&#45;serdang&#45;wXmH8A1GGG/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/227&#45;kepala&#45;daerah&#45;dari&#45;37&#45;provinsi&#45;konfirmasi&#45;hadir&#45;di&#45;hut&#45;ke&#45;26&#45;apkasi&#45;di&#45;deli&#45;serdang&#45;wXmH8A1GGG/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 11:38:47 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam, Sabtu, 27 Juni 2026 – Sebanyak 227 kepala daerah dari 37 provinsi telah mengonfirmasi kehadiran pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan rangkaian Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026 yang akan digelar di Kabupaten Deli Serdang pada 1–3 Juli 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Lubuk pakam, Sabtu</strong>, 27 Juni 2026 – Sebanyak 227 kepala daerah dari 37 provinsi telah mengonfirmasi kehadiran pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan rangkaian Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026 yang akan digelar di Kabupaten Deli Serdang pada 1–3 Juli 2026.</p><p>Mengusung tema “APKASI, Satu Misi, Satu Aksi, Membangun Negeri”, perhelatan tersebut akan menjadi ajang berkumpulnya para pemimpin daerah dari seluruh Indonesia untuk memperkuat kolaborasi, berbagi pengalaman pembangunan, serta membangun sinergi dalam mendorong kemajuan daerah.</p><p>Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepada Deli Serdang sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah kepada seluruh Indonesia.</p><p>Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya HUT APKASI diselenggarakan di Sumatera Utara sekaligus masuk dalam rangkaian Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Deli Serdang.</p><p>"Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar perayaan. Ini adalah kesempatan besar untuk memperkenalkan potensi Deli Serdang dan Sumatera Utara kepada Indonesia, mulai dari sektor investasi, pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, hingga kekayaan budaya yang kita miliki," ujarnya.</p><p>Menurutnya, kehadiran ratusan kepala daerah dari berbagai penjuru Nusantara menjadikan Deli Serdang sebagai titik temu gagasan, kolaborasi, dan inovasi yang dapat membuka peluang kerja sama baru serta memperkuat pembangunan antardaerah.</p><p>Puncak HUT Deli Serdang akan disemarakkan dengan penampilan Lyodra dan Band Armada di alun-alun Pemkab Deli Serdang pada 1 Juli. Sementara rangkaian kegiatan HUT ke-26 APKASI akan diisi dengan berbagai agenda strategis, di antaranya Dialog Otonomi Daerah, Forum Bisnis Daerah, Women Program, Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026, dan Fun Walk yang melibatkan peserta dari berbagai daerah serta masyarakat umum.</p><p>Melalui berbagai forum tersebut, diharapkan terbangun ruang kolaborasi yang lebih luas, pertukaran pengalaman pembangunan, serta jejaring kemitraan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p><p>Bupati pun mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan agenda nasional tersebut dengan menunjukkan keramahan, semangat gotong royong, dan kebanggaan sebagai masyarakat Deli Serdang.</p><p>"Mari kita tunjukkan keramahan, semangat gotong royong, dan kebanggaan sebagai masyarakat Deli Serdang. Deli Serdang siap menyambut Indonesia," tutup Bupati.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p><p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/227-kepala-daerah-dari-37-provinsi-konfirmasi-hadir-di-hut-ke-26-apkasi-di-deli-serdang_ccJW1oj2rz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kontingen Pesparawi Deli Serdang Berangkat ke Papua Barat, Siap Pertahankan Gelar Juara</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/serba&#45;serbi/kontingen&#45;pesparawi&#45;deli&#45;serdang&#45;berangkat&#45;ke&#45;papua&#45;barat&#45;siap&#45;pertahankan&#45;gelar&#45;juara&#45;2S4ws257bB/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/serba&#45;serbi/kontingen&#45;pesparawi&#45;deli&#45;serdang&#45;berangkat&#45;ke&#45;papua&#45;barat&#45;siap&#45;pertahankan&#45;gelar&#45;juara&#45;2S4ws257bB/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 24 Jun 2026 17:32:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam – Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan melepas kontingen Kabupaten Deli Serdang pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (24/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Lubuk pakam – </strong>Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan melepas kontingen Kabupaten Deli Serdang pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (24/6/2026).</p><p>Dalam arahannya, Bupati menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta dan official yang akan bertanding membawa nama Sumatera Utara di tingkat nasional.</p><p>"Dengan bangga saya melepas bapak dan ibu sekalian menuju Manokwari. Bawalah prestasi sebaik mungkin, bukan hanya untuk Deli Serdang, tetapi juga untuk provinsi yang kita cintai ini," ujarnya.</p><p>Bupati mengingatkan bahwa Deli Serdang memiliki modal besar sebagai juara bertahan pada ajang sebelumnya. Karena itu, seluruh peserta diminta tampil percaya diri dan fokus pada perlombaan yang dihadapi.</p><p>"Tentu pada tahun 2026 ini kita harus memiliki keunggulan yang sama. Tidak perlu takut, fokus saja pada setiap kategori yang diperlombakan. Anda harus percaya diri karena merupakan juara bertahan. Jangan jadikan status itu sebagai beban mental," katanya.</p><p>Menurut Bupati, mempertahankan gelar memang tidak mudah, namun mereka yang pernah menjadi juara telah memahami standar dan capaian yang harus diraih untuk kembali berada di posisi terbaik.</p><p>Kepada para official, Bupati berpesan agar terus mendampingi dan menjaga kondisi para peserta selama mengikuti perlombaan.</p><p>"Saya berharap kepulangan tim ini dari Papua membawa kado terbaik untuk peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Deli Serdang. Selamat berjuang, tetap semangat dan jaga kesehatan. Kalian berangkat bukan sebagai orang biasa, tetapi sebagai duta yang membawa nama baik daerah dan provinsi. Tunjukkan semangat juang terbaik," tegasnya.</p><p>Sementara itu, Ketua Kontingen Pesparawi Deli Serdang, Janso Sipahutar, melaporkan kontingen yang diberangkatkan berjumlah 70 orang, terdiri dari 30 peserta paduan suara wanita dan 40 peserta kategori paduan suara campuran dewasa.<br>Ia menjelaskan, Deli Serdang akan mengikuti dua kategori bergengsi yang dipertandingkan pada Pesparawi Nasional XIV.</p><p>Pesparawi Nasional XIV akan berlangsung pada 18-28 Juni dan dibagi dalam dua sesi perlombaan. Kontingen Deli Serdang dijadwalkan mengikuti sesi kedua.</p><p>Pada Pesparawi XIII tahun 2022, kontingen Deli Serdang berhasil meraih gelar juara nasional untuk kategori Paduan Suara Wanita.</p><p>"Kami membawa peserta terbaik yang telah melalui seleksi dan festival tingkat provinsi. Mudah-mudahan pada Pesparawi kali ini kita kembali meraih hasil terbaik dan mempertahankan prestasi tersebut," ungkap Janso.</p><p>Pelepasan kontingen turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Sarifuddin Daulay; Kepala Lembaga Pengembangan Pesparawi Kabupaten Deli Serdang, Janji Hamonangan Sinambela; Ketua PGID Deli Serdang, Pdt Hasudungan Manalu.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/kontingen-pesparawi-deli-serdang-berangkat-ke-papua-barat-siap-pertahankan-gelar-juara_OsD7Aco0bv.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tour de Deli Serdang Pecahkan Rekor Peserta</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/serba&#45;serbi/tour&#45;de&#45;deli&#45;serdang&#45;pecahkan&#45;rekor&#45;peserta&#45;MMi6zK2TAZ/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/serba&#45;serbi/tour&#45;de&#45;deli&#45;serdang&#45;pecahkan&#45;rekor&#45;peserta&#45;MMi6zK2TAZ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 24 Jun 2026 16:39:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Batang kuis – Tour de Deli Serdang 2026 mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraannya. Sebanyak 1.300 peserta dari berbagai komunitas sepeda, kecamatan, hingga luar Kabupaten Deli Serdang ambil bagian dalam kegiatan yang digelar Rabu (24/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Batang kuis –</strong> Tour de Deli Serdang 2026 mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraannya. Sebanyak 1.300 peserta dari berbagai komunitas sepeda, kecamatan, hingga luar Kabupaten Deli Serdang ambil bagian dalam kegiatan yang digelar Rabu (24/6/2026).</p><p>Kegiatan yang mengambil start dari Lapangan Emplasemen Kualanamu, Kecamatan Beringin, dan finish di Stadion Utama Sumatera Utara, Kecamatan Batang Kuis tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Deli Serdang.</p><p>Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga dan silaturahmi masyarakat, tetapi juga momentum menyambut sejumlah agenda nasional yang akan berlangsung di Deli Serdang dalam waktu dekat.</p><p>“Deli Serdang akan menjadi tuan rumah HUT ke-25 APKASI &nbsp;dan Pemilihan Putri Otonomi Daerah. Hampir 227 kepala daerah dari seluruh Indonesia akan hadir. Mari kita sambut mereka dengan baik dan tunjukkan keramahan masyarakat Deli Serdang. Kehadiran tamu-tamu tersebut tentu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujarnya.</p><p>Sebelum menuju finish, Aci, sapaan akrab Bupati, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada asosiasi penggiat anggur Indonesia di Desa Beringin dan gabungan kelompok tani di Kecamatan Beringin. Dintaranya yakni traktor roda 4 dan Sarana produksi pertanian (saprodi) meliputi bio fungsida, pupuk NPK, dan pupuk organik.</p><p>Bupati yang didampingi Ketua TP PKK Ny Jelita Asri Ludin Tambunan dan sejumlah OPD, juga menyempatkan diri meninjau rumah tidak layak huni &nbsp;milik Muhammad Efendi, warga Dusun I, Desa &nbsp;Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis. Selain menjadi sasaran dalam program rehabikitasi rumah tidak layak huni Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman serta Pertanahan (Perkimtan), Bupati juga mendorong Ahmad juga mendapatkan bantuan kolaboratif dengan melibatkan pemerintah desa, dan Baznas.</p><p>“Penghasilan beliau tidak menentu, jadi mohon pastikan beliau masuk dalam daftar penerima manfaat dari Baznas dan bantuan desa agar mengurangi beban kebutuhan bulanannya. Dari Dinsos juga harus dimasukkan dalam daftar pekerja proyek pemerintah karena masuk dalam Desil 1,” paparnya saat melihat langsung kondisi rumah.</p><p>Di lokasi finish, kemeriahan Tour de Deli Serdang juga diwarnai dengan hadiah istimewa dari Bupati Deli Serdang berupa smartwatch. Hadiah tersebut melengkapi sejumlah hadiah utama lainnya yang disediakan panitia diantaranya sepeda listrik, sepeda gunung, dan ragam hadiah lainnya yang diundi melalui kupon hadiah.</p><p>“Semoga dengan adanya event ini tidak hanya sehat, tapi meningkatkan kebersamaan serta semangat olahraga kita semua. InsyaAllah Tour de Deli Serdang berikutnya bisa kita laksanakan di Sibolangit,” jelasnya.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/tour-de-deli-serdang-pecahkan-rekor-peserta_65QWsi6NB0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pelantikan 18 Pejabat, Sekda Tekankan Amanah dan Profesionalisme ASN</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/pelantikan&#45;18&#45;pejabat&#45;sekda&#45;tekankan&#45;amanah&#45;dan&#45;profesionalisme&#45;asn&#45;2irfVix2A7/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/pelantikan&#45;18&#45;pejabat&#45;sekda&#45;tekankan&#45;amanah&#45;dan&#45;profesionalisme&#45;asn&#45;2irfVix2A7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:53:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam &#45; Penguatan organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali dilakukan melalui pelantikan 18 pejabat administrator, kepala sekolah, dan pejabat fungsional yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Dedi Maswardy SSos MAP di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati, Lubuk Pakam, Senin (22/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam </strong>- Penguatan organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali dilakukan melalui pelantikan 18 pejabat administrator, kepala sekolah, dan pejabat fungsional yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Dedi Maswardy SSos MAP di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati, Lubuk Pakam, Senin (22/6/2026).</p><p>Pejabat yang dilantik antara lain Adi Saputra Sirait sebagai Sekretaris Kecamatan Biru-Biru, serta Novelita Sitorus yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengolahan Data dan Rekam Medik RSUD Drs. H. Amri Tambunan kini dipercaya sebagai Kepala Bagian Perencanaan di rumah sakit yang sama. Sebagai gantinya, Kartini Nainggolan, dilantik sebagai Kepala Bagian Pengolahan Data dan Rekam Medik.</p><p>Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari evaluasi kinerja, integritas, kompetensi, dan dedikasi ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.</p><p>“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi bagian dari penguatan organisasi berdasarkan evaluasi kinerja aparatur,” ujarnya.</p><p>Ia juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kapasitas, berinovasi, disiplin, dan memperkuat kolaborasi.</p><p>Kepada pejabat administrator, Sekda meminta agar mampu memperkuat koordinasi dan memastikan program pemerintah berjalan efektif. Kepada kepala sekolah, ia menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan dan pembentukan karakter siswa, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.</p><p>“Diharapkan kepala sekolah mampu melahirkan generasi Deli Serdang yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia,” katanya.</p><p>Sementara kepada pejabat fungsional, Sekda meminta peningkatan kompetensi sesuai bidang keahlian untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.</p><p>Ia juga menegaskan bahwa kinerja seluruh pejabat akan dievaluasi secara berkala, objektif, dan profesional, tidak hanya untuk menilai hasil kerja, tetapi juga mendorong pengembangan aparatur.</p><p>Penekanan tiga prinsip kerja ASN, yakni bekerja sesuai ketentuan, bekerja dengan etika dan nurani, serta terus meningkatkan kinerja secara berkelanjutan turut disampaikan.</p><p>“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan daerah,” tutupnya.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pelantikan-18-pejabat-sekda-tekankan-amanah-dan-profesionalisme-asn_fa48ePyRHW.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Deli Serdang Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Pangan</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/pemkab&#45;deli&#45;serdang&#45;perkuat&#45;upaya&#45;pengendalian&#45;inflasi&#45;dan&#45;stabilitas&#45;pangan&#45;Quxh78nKCC/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/pemkab&#45;deli&#45;serdang&#45;perkuat&#45;upaya&#45;pengendalian&#45;inflasi&#45;dan&#45;stabilitas&#45;pangan&#45;Quxh78nKCC/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:34:35 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEES.CO,Lubuk pakam – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di daerah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEES.CO,Lubuk pakam </strong>– Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di daerah.</p><p>Komitmen tersebut ditegaskan melalui keikutsertaan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Deli Serdang, Misran Sihaloho, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Minggu Ketiga Bulan Juni 2026 yang digelar secara virtual dari Aula Cendana, Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (22/6/2026).</p><p>Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, tersebut diikuti kepala daerah dan jajaran pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.</p><p>Dalam arahannya, Tomsi Tohir menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah bersama Satuan Tugas Pengendalian Inflasi Daerah (Satgasda) dalam menjaga kelancaran pasokan pangan dan mengantisipasi gejolak harga di masyarakat.</p><p>Ia meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi, melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan distribusi, serta mengoptimalkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) untuk memantau perkembangan harga di pasar rakyat.</p><p>Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk terus melaksanakan operasi pasar dan pasar murah, khususnya di wilayah yang mengalami kenaikan harga komoditas secara signifikan.</p><p>Melalui langkah tersebut, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pemkab-deli-serdang-perkuat-upaya-pengendalian-inflasi-dan-stabilitas-pangan_s50Ow9gbfq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Deli Serdang Potong Kabel Jaringan Telekomunikasi di Lubuk Pakam</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;potong&#45;kabel&#45;jaringan&#45;telekomunikasi&#45;di&#45;lubuk&#45;pakam&#45;sfG8P0p1xl/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;potong&#45;kabel&#45;jaringan&#45;telekomunikasi&#45;di&#45;lubuk&#45;pakam&#45;sfG8P0p1xl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:11:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam &#45; Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, melakukan pemotongan kabel jaringan telekomunikasi di Jalan Diponegoro sebagai simbol keseriusan penataan kabel udara yang selama ini semrawut di wilayah Kabupaten Deli Serdang, Senin (22/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam - </strong>Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, melakukan pemotongan kabel jaringan telekomunikasi di Jalan Diponegoro sebagai simbol keseriusan penataan kabel udara yang selama ini semrawut di wilayah Kabupaten Deli Serdang, Senin (22/6/2026).</p><p>Bupati menyampaikan bahwa penataan kabel udara telah dimulai sejak April 2026 bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Wilayah Sumatera Utara tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).</p><p>“Sejak April lalu kita sudah mulai menata kabel udara yang selama ini semrawut. Alhamdulillah, sekitar 4 kilometer jaringan sudah berhasil ditata tanpa menggunakan APBD,” ujarnya.</p><p>Ia menegaskan, penataan ini akan dilakukan secara bertahap di berbagai ruas jalan lainnya sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat sekaligus mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digagas Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto.</p><p>“Penataan ini akan terus kita lanjutkan secara bertahap di titik-titik lainnya. Ini bukan hanya soal kerapian, tetapi juga kenyamanan dan keamanan masyarakat,” tambahnya.</p><p>Ia juga meminta kepada masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada seluruh program penataan kota yang terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.</p><p>“Mohon dukungan seluruh masyarakat agar upaya penataan-penataan yang kami lakukan berjalan lancar serta terus memberikan manfaat bagi kenyamanan bersama,” pungkasnya.</p><p>Koordinator Wilayah APJATEL Sumatera Utara, Jimmy Aswin Siregar, turut menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penataan jaringan telekomunikasi.</p><p>“Kami siap mendukung penuh program penataan kabel udara di Deli Serdang sebagai bagian dari kolaborasi bersama pemerintah daerah,” ujarnya.</p><p>Adapun ruas jalan yang menjadi pilot project penataan kabel udara yakni Jalan Sutomo, Jalan Diponegoro, Jalan Thamrin, Jalan Sudirman, dan Jalan Ahmad Yani.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/bupati-deli-serdang-potong-kabel-jaringan-telekomunikasi-di-lubuk-pakam_X0SMvB5jQN.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dekat Polresta Deli Serdang &amp; Sudah Didemo, Judi Rolet di Jalan Tengku Fahrudin Lubuk Pakam Seolah Kebal Hukum</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/dekat&#45;polresta&#45;deli&#45;serdang&#45;sudah&#45;didemo&#45;judi&#45;rolet&#45;di&#45;jalan&#45;tengku&#45;fahrudin&#45;lubuk&#45;pakam&#45;seolah&#45;kebal&#45;hukum&#45;tNtyZuC54q/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/dekat&#45;polresta&#45;deli&#45;serdang&#45;sudah&#45;didemo&#45;judi&#45;rolet&#45;di&#45;jalan&#45;tengku&#45;fahrudin&#45;lubuk&#45;pakam&#45;seolah&#45;kebal&#45;hukum&#45;tNtyZuC54q/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 17:57:47 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO — Aktivitas perjudian jenis tembak ikan dan rolet di kawasan Jalan Tengku Fahrudin, Kelurahan Tanjung Garbus Satu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, masih berjalan aktif meskipun baru saja menjadi sorotan aksi unjuk rasa mahasiswa beberapa hari lalu. Keanehan makin terasa karena lokasi judi itu hanya berjarak sekitar 7 menit tempuh kendaraan bermotor dari kantor pusat Polresta Deli Serdang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO —</strong> Aktivitas perjudian jenis tembak ikan dan rolet di kawasan Jalan Tengku Fahrudin, Kelurahan Tanjung Garbus Satu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, masih berjalan aktif meskipun baru saja menjadi sorotan aksi unjuk rasa mahasiswa beberapa hari lalu. Keanehan makin terasa karena lokasi judi itu hanya berjarak sekitar 7 menit tempuh kendaraan bermotor dari kantor pusat Polresta Deli Serdang.</p><p>Informasi yang dihimpun judi tembak ikan dan rolet tersebut dikabarkan milik yang akrab disapa Ahing. Dan sebelum berada di lokasi tersebut, judi tembak ikan dan rolet itu pernah buka di Jalan Bakaran Batu.<br><br>Beberapa hari sebelumnya, kelompok mahasiswa melakukan demonstrasi di depan kantor Polda Sumatera Utara. Dalam tuntutannya, mereka meminta penutupan total lokasi judi tersebut sekaligus mendesak pencopotan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang.&nbsp;<br><br>Pantauan di lapangan menunjukkan tempat tersebut masih beroperasi pada siang hingga malam hari. Pengunjung datang dan pergi dengan bebas, seolah tidak terpengaruh aksi protes maupun kedekatan letak dengan aparat. Warga sekitar mengaku bingung.</p><p>“Kalau jaraknya cuma 7 menit jika kita lihat dari map google, kenapa sampai ada demo di Polda pun tempat ini belum ditutup? Ini pertanyaan besar soal ketegasan hukum di sini,” ujar salah satu warga yang enggan disebut nama, Senin (15/6/2026).<br><br>Kasus ini memperkuat isu yang sering muncul di Sumut: praktik judi termasuk rolet dan tembak‑ikan sering kali bertahan meskipun sudah dilaporkan atau didemo publik. Sorotan utama kini tertuju pada tindak lanjut dari Polda Sumut dan kepemimpinan Polresta Deli Serdang atas tuntutan mahasiswa serta keberadaan lokasi judi yang sangat dekat pusat komando keamanan.<br><br>Hingga berita diturunkan, belum ada tanggapan resmi tertulis dari Polresta Deli Serdang terkait kelanjutan tuntutan mahasiswa dan penindakan di lokasi tersebut. Masyarakat berharap janji keadilan tidak berhenti di jalan demonstrasi saja.</p><p><strong>[Redaktur:Roy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/dekat-polresta-deli-serdang-sudah-didemo-judi-rolet-di-jalan-tengku-fahrudin-lubuk-pakam-seolah-kebal-hukum_6BzhfLow1E.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gawat..Lamria Simanullang Dua Kali Laporkan Rasiden Damanik, Polres Dairi Akui Hanya Sekali</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/gawatlamria&#45;simanullang&#45;dua&#45;kali&#45;laporkan&#45;rasiden&#45;damanik&#45;polres&#45;dairi&#45;akui&#45;hanya&#45;sekali&#45;HQB2oBBW5K/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/gawatlamria&#45;simanullang&#45;dua&#45;kali&#45;laporkan&#45;rasiden&#45;damanik&#45;polres&#45;dairi&#45;akui&#45;hanya&#45;sekali&#45;HQB2oBBW5K/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 11:14:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO –Ternyata terjadi ketidaksesuaian informasi terkait jumlah laporan yang diajukan Lamria Simanullang terhadap Rasiden Damanik di Polres Dairi. Kasat Reskrim AKP Wilson M Panjaitan menyatakan hanya ada satu laporan, yakni dugaan pengeroyokan bersama Rasiden Damanik dan Masro Nainggolan pada Juni 2026. Sementara kuasa hukum korban, Abdi Manullang SH, menunjukkan bukti tertulis bahwa laporan sebenarnya sudah masuk dua kali sejak awal tahun.Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, AKP Wilson menegaskan pihaknya hanya mengetahui laporan Lamriah Simanullang hanya sekali yakni di bulan Juni 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong>Ternyata terjadi ketidaksesuaian informasi terkait jumlah laporan yang diajukan Lamria Simanullang terhadap Rasiden Damanik di Polres Dairi. Kasat Reskrim AKP Wilson M Panjaitan menyatakan hanya ada satu laporan, yakni dugaan pengeroyokan bersama Rasiden Damanik dan Masro Nainggolan pada Juni 2026. Sementara kuasa hukum korban, Abdi Manullang SH, menunjukkan bukti tertulis bahwa laporan sebenarnya sudah masuk dua kali sejak awal tahun.<br><br>Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, AKP Wilson menegaskan pihaknya hanya mengetahui laporan Lamriah Simanullang hanya sekali yakni di bulan Juni 2026.</p><p>“Yang bulan 6 ada, yang bulan satu bukan dia (Rasiden Damanik) dilapor,” akunya.<br><br>Setelah pihak redaksi menjelaskan adanya catatan laporan sejak Januari 2026, Kasat Reskrim berjanji menelusuri ulang data tersebut.</p><p>“Nanti lah saya cek,” ucapnya, namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi tambahan maupun pernyataan perbaikan dari AKP Wilson terkait hal itu.<br><br>Pernyataan tersebut dibantah tegas oleh Abdi Manullang. Ia menegaskan kliennya memang sudah melapor sejak awal tahun dan melampirkan dokumen resmi sebagai pembuktian.<br><br>“Klien saya pernah juga melaporkan Rasiden Damanik pada bulan Januari 2026 yang lalu,” ujar Abdi.<br><br>Selain surat laporan dibulan Juni 2026, salinan surat yang diserahkan memperlihatkan nomor dan tanggal laporan yang jelas: LP/B/29/1/2026/SPKT/POLRES DAIRI/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 21 Januari 2026.<br><br>Fakta ini menimbulkan pertanyaan mendasar bagi publik: apakah ada kelalaian dalam pencatatan administrasi, atau laporan tersebut belum terproses sebagaimana mestinya? Perbedaan keterangan antara pejabat kepolisian dan bukti dokumen resmi menjadi catatan penting terkait transparansi dan ketelitian penanganan perkara di wilayah hukum Dairi. Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan kejelasan lebih lanjut.</p><p><strong>[Redaktur:Roy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/gawatlamria-simanullang-dua-kali-laporkan-rasiden-damanik-polres-dairi-akui-hanya-sekali_70mMU5D34j.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Terungkap, Sebelumnya Lamria Simanullang Pernah Malaporkan Rasiden Damanik ke Polisi, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/terungkap&#45;sebelumnya&#45;lamria&#45;manullang&#45;pernah&#45;malaporkan&#45;rasiden&#45;damanik&#45;ke&#45;polisi&#45;ini&#45;penjelasan&#45;kuasa&#45;hukumnya&#45;z25dyx07vN/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/terungkap&#45;sebelumnya&#45;lamria&#45;manullang&#45;pernah&#45;malaporkan&#45;rasiden&#45;damanik&#45;ke&#45;polisi&#45;ini&#45;penjelasan&#45;kuasa&#45;hukumnya&#45;z25dyx07vN/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 13 Jun 2026 13:24:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Terungkap, kasus yang menimpa Lamria Simanullang yang diduga dilakukan Rasiden Damanik yang diketahui sebagai anggota DPRD Dairi bukanlah kejadian yang pertama, Ternyata sudah berulang kali ia menjadi sasaran dugaan perbuatan buruk yang diduga dilakukan Rasiden Damanik.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Terungkap, kasus yang menimpa Lamria Simanullang yang diduga dilakukan Rasiden Damanik yang diketahui sebagai anggota DPRD Dairi bukanlah kejadian yang pertama, Ternyata sudah berulang kali ia menjadi sasaran dugaan perbuatan buruk yang diduga dilakukan Rasiden Damanik.</p><p>Hingga kini, laporannya masih berjalan lambat, menurut penjelasan Kuasa Hukum korban Abdi Manullang, masalah ini sudah dimulai sejak 21 Januari 2026. Saat itu, Lamria Simanullang telah melaporkan Rasiden Damanik ke kepolisian atas dugaan penghinaan, pengancaman, hingga pengerusakan rumah miliknya. Namun sayangnya, laporan tersebut dinilai masih berjalan di tempat tanpa perkembangan yang jelas hingga saat ini.<br><br>Luka itu pun terasa makin dalam ketika 2 Juni 2026, kliennya kembali mengalami peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan bersama oleh Rasiden Damanik beserta istrinya, kejadian ini pun telah dilaporkan ke Polres Dairi.<br><br>"Kesewenang‑wenangan ini sudah terjadi berkali‑kali. Kami menduga karena yang bersangkutan menjabat sebagai anggota DPRD sekaligus ketua partai, timbul anggapan dirinya kebal hukum. Hal ini nyata terlihat dari laporan pertama yang belum juga bergerak maju," ujar Abdi dengan nada prihatin, Jumat (12/6/2026).<br><br>Pihak pengacara pun meminta Satreskrim Polres Dairi tidak bersikap tebang pilih dalam menangani perkara ini. Penanganan diharapkan dilakukan secara profesional, cepat, dan tegas agar rasa keadilan yang dirasakan korban yang sudah lama menderita tidak semakin terabaikan.</p><p>Saat dikonfirmasi Anggota DPRD Dairi, Rasiden Damanik, Sabtu (13/6/2026) hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi.</p><p><strong>[Redaktur:Roy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/terungkap-sebelumnya-lamria-manullang-pernah-malaporkan-rasiden-damanik-ke-polisi-ini-penjelasan-kuasa-hukumnya_MPrm8EGsFR.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>AKBP Rosef Efendi Diduga Tak Berkutik: Judi GBM99 Menggurita di Belawan Seolah Legal</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/akbp&#45;rosef&#45;efendi&#45;diduga&#45;tak&#45;berkutik&#45;judi&#45;gbm99&#45;menggurita&#45;di&#45;belawan&#45;seolah&#45;legal&#45;bbpC05ze35/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/akbp&#45;rosef&#45;efendi&#45;diduga&#45;tak&#45;berkutik&#45;judi&#45;gbm99&#45;menggurita&#45;di&#45;belawan&#45;seolah&#45;legal&#45;bbpC05ze35/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 16:23:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Judi tembak ikan GBM99 ternyata beroperasi di banyak titik dalam wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Hal ini memicu keterkejutan masyarakat sekaligus menimbulkan krisis kepercayaan terhadap kinerja kepolisian di bawah pimpinan AKBP Rosef Efendi Muali. Publik pun berharap Polda Sumatera Utara turun tangan memberantas perjudian yang marak terjadi di wilayah tersebut.Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi operasional judi tembak ikan GBM99 tersebar di sejumlah titik, antara lain: Jalan Utama Gang Sawit, Helvetia Pasar 8, Jalan Pasar 9, Lahan Garapan, Jalan Beringin, Garapan Pasar 10, Simpang Martubung (Depan SPBU), Jalan Serantai &amp; Jalan Toucit, Jalan Benteng/Terjun Jembatan, Jalan Inspeksi (Pinggir Sungai), Jalan Kapten Rahman Budin, Pasar 5 Marelan, Jalan Tanjung Mulia (Depan RS Mitra Medika), Jalan Simpang Kayu Putih, Jalan Kebon Bunder, Pasar V, Jalan M. Basir, serta Komplek Marelan Point.Salah satu warga, Bardi, menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja Polres Pelabuhan Belawan. Menurutnya, praktik judi tembak ikan GBM99 milik Cici dan HN sudah lama terlihat beroperasi bebas tanpa ada tindakan tegas.“Sudah berkali‑kali kami kecewa melihat kondisi ini. Coba lihat sendiri, berapa banyak lokasi yang ada? Apa tindakan polisi di sini? Seolah diam saja, tidak ada yang diberantas,” ungkapnya, Jumat (12/6/2026).“Terkait judi tembak ikan, apa sebenarnya tugas polisi di sini? Kenapa judi seolah‑olah dianggap sah padahal jelas‑jelas tindak pidana. Kalau begini terus, mending wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan saja resmi jadi kota judi, supaya kami tahu ini bukan kegiatan ilegal,” tambahnya.Keluhan serupa datang dari seorang ibu rumah tangga yang enggan disebutkan namanya. Ia mengakui keberadaan tempat judi merusak keharmonisan keluarga. Suaminya sering menghabiskan seluruh penghasilan di lokasi Jalan M. Basir, Komplek Marelan Point.“Hampir setiap hari kami bertengkar. Uang hasil kerja suami ku habis untuk judi tembak ikan. Saya dan anak&#45;anak sampai sering tidak makan, dan nyaris bercerai. Suami seolah buta akan tanggung jawab pada anak‑anak. Tolong polisi terutama bapak Kapolda Sumut agar berantas judi ini, sudah tak mampu lagi Kapolres Pelabuhan Belawan,” pintanya.Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi Muali belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi terkait laporan tersebut.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Judi tembak ikan GBM99 ternyata beroperasi di banyak titik dalam wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Hal ini memicu keterkejutan masyarakat sekaligus menimbulkan krisis kepercayaan terhadap kinerja kepolisian di bawah pimpinan AKBP Rosef Efendi Muali. Publik pun berharap Polda Sumatera Utara turun tangan memberantas perjudian yang marak terjadi di wilayah tersebut.<br><br>Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi operasional judi tembak ikan GBM99 tersebar di sejumlah titik, antara lain: Jalan Utama Gang Sawit, Helvetia Pasar 8, Jalan Pasar 9, Lahan Garapan, Jalan Beringin, Garapan Pasar 10, Simpang Martubung (Depan SPBU), Jalan Serantai & Jalan Toucit, Jalan Benteng/Terjun Jembatan, Jalan Inspeksi (Pinggir Sungai), Jalan Kapten Rahman Budin, Pasar 5 Marelan, Jalan Tanjung Mulia (Depan RS Mitra Medika), Jalan Simpang Kayu Putih, Jalan Kebon Bunder, Pasar V, Jalan M. Basir, serta Komplek Marelan Point.<br><br>Salah satu warga, Bardi, menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja Polres Pelabuhan Belawan. Menurutnya, praktik judi tembak ikan GBM99 milik Cici dan HN sudah lama terlihat beroperasi bebas tanpa ada tindakan tegas.<br><br>“Sudah berkali‑kali kami kecewa melihat kondisi ini. Coba lihat sendiri, berapa banyak lokasi yang ada? Apa tindakan polisi di sini? Seolah diam saja, tidak ada yang diberantas,” ungkapnya, Jumat (12/6/2026).<br><br>“Terkait judi tembak ikan, apa sebenarnya tugas polisi di sini? Kenapa judi seolah‑olah dianggap sah padahal jelas‑jelas tindak pidana. Kalau begini terus, mending wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan saja resmi jadi kota judi, supaya kami tahu ini bukan kegiatan ilegal,” tambahnya.<br><br>Keluhan serupa datang dari seorang ibu rumah tangga yang enggan disebutkan namanya. Ia mengakui keberadaan tempat judi merusak keharmonisan keluarga. Suaminya sering menghabiskan seluruh penghasilan di lokasi Jalan M. Basir, Komplek Marelan Point.<br><br>“Hampir setiap hari kami bertengkar. Uang hasil kerja suami ku habis untuk judi tembak ikan. Saya dan anak-anak sampai sering tidak makan, dan nyaris bercerai. Suami seolah buta akan tanggung jawab pada anak‑anak. Tolong polisi terutama bapak Kapolda Sumut agar berantas judi ini, sudah tak mampu lagi Kapolres Pelabuhan Belawan,” pintanya.<br><br>Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi Muali belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi terkait laporan tersebut.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/akbp-rosef-efendi-diduga-tak-berkutik-judi-gbm99-menggurita-di-belawan-seolah-legal_16dURyj1d4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polisi Panggil Korban Pengeroyokan yang Diduga Dilakukan Anggota DPRD Dairi</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/polisi&#45;panggil&#45;korban&#45;pengeroyokan&#45;yang&#45;diduga&#45;dilakukan&#45;anggota&#45;dprd&#45;dairi&#45;8ZAQH8G60f/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/polisi&#45;panggil&#45;korban&#45;pengeroyokan&#45;yang&#45;diduga&#45;dilakukan&#45;anggota&#45;dprd&#45;dairi&#45;8ZAQH8G60f/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 10:18:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Soal laporan Lamria Simanulang ke Polisi atas dugaan penganiayaan bersama yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Dairi bersama istri dan tetangga korban, hari ini Jumat (12/6/2026), Polres Dairi akan memanggil korban untuk dimintai keterangan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Soal laporan Lamria Simanulang ke Polisi atas dugaan penganiayaan bersama yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Dairi bersama istri dan tetangga korban, hari ini Jumat (12/6/2026), Polres Dairi akan memanggil korban untuk dimintai keterangan.</p><p>Informasi yang dihimpun Lamriah Simanulang adalah korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum DPRD Dairi bersama istrinya dan tetangga korban sendiri, tak terima atas apa yang dilakukan para pelapor, korban melaporkan nya ke polres Dairi.</p><p>Kasie Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan dan pelapor akan dimintai keterangan.</p><p>"Terkait perkembangan kasus tersebut masih dalam penyelidikan, dan untuk korban Hari jumat akan dilakukan pemeriksaan," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (11/6/2026).</p><p>Hal ini dibenarkan oleh korban, Lamriah Simanulang. Ia menyatakan dirinya akan datang ke Polres Dairi. "Ya bang, saya akan datang ke Polres Dairi," akunya.</p><p>Sebelumnya diberitakan seorang warga bernama Lamria Simanulang melaporkan peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan secara bersama-sama oleh Rasiden Damanik yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Dairi beserta istrinya, Masro Nainggolan. Kejadian berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026 sekira pukul 13.00 WIB di Jalan Sidikalang–Dolok Sanggul, Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.<br><br>Menurut keterangan korban, peristiwa bermula sehari sebelumnya, tepatnya Senin 1 Juni 2026. Saat itu, Lamria mendatangi rumahnya dan mendapati tumpukan pakaian serta kayu bakar di area tersebut. Ia lalu bertanya kepada tetangga dan meminta barang-barang itu dipindahkan karena rumah tersebut akan segera ditempati. Tetangga tersebut menyatakan akan mengambil barangnya dalam waktu dekat.<br><br>Namun, keesokan harinya saat kembali ke lokasi, korban terkejut mendapati rumahnya telah digembok. Merasa haknya dilanggar, Lamria berusaha membuka gembok tersebut. Tak lama kemudian, datang Rasiden Damanik dan Masro Nainggolan yang langsung menanyakan tindakan korban. Terjadilah adu mulut, di mana korban menegaskan bahwa rumah itu adalah miliknya.<br><br>"Saya tanya kenapa rumah saya digembok, tapi Rasiden justru langsung menjambak rambut dan mencakar wajah saya. Istrinya juga ikut menjambak. Bahkan ada tetangga yang ikut memegangi saya saat itu sehingga saya sulit bergerak," ungkap Lamria, Rabu (10/6/2026).<br><br>Akibat peristiwa tersebut, korban menderita luka di bagian pelipis sebelah kiri. Ia juga mengaku sempat diancam akan ditabrak kendaraan saat berusaha melepaskan diri. Karena merasa keselamatannya terancam, Lamria kemudian meninggalkan lokasi dan membuat laporan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Dairi agar kasus ini ditindaklanjuti dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.<br><br>Hingga berita ini diterbitkan, oknum anggota DPRD Dairi Rasiden Damanik belum memberikan keterangan resmi terkait korban yang melaporkan dirinya, WahanaNews.co telah berupaya mengonfirmasi namun belum memperoleh keterangan lebih lanjut.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/polisi-panggil-korban-pengeroyokan-yang-diduga-dilakukan-anggota-dprd-dairi_fqkEIXacna.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Oknum Anggota DPRD Dairi Diduga Lakukan Penganiayaan, Lamria Simanulang Lapor Polisi</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/oknum&#45;anggota&#45;dprd&#45;dairi&#45;diduga&#45;lakukan&#45;penganiayaan&#45;lamria&#45;simanulang&#45;lapor&#45;polisi&#45;Q72YpEc9ET/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/oknum&#45;anggota&#45;dprd&#45;dairi&#45;diduga&#45;lakukan&#45;penganiayaan&#45;lamria&#45;simanulang&#45;lapor&#45;polisi&#45;Q72YpEc9ET/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 11 Jun 2026 09:14:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Seorang warga bernama Lamria Simanulang melaporkan peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan secara bersama&#45;sama oleh Rasiden Damanik yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Dairi beserta istrinya, Masro Nainggolan. Kejadian berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026 sekira pukul 13.00 WIB di Jalan Sidikalang–Dolok Sanggul, Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.Menurut keterangan korban, peristiwa bermula sehari sebelumnya, tepatnya Senin 1 Juni 2026. Saat itu, Lamria mendatangi rumahnya dan mendapati tumpukan pakaian serta kayu bakar di area tersebut. Ia lalu bertanya kepada tetangga dan meminta barang&#45;barang itu dipindahkan karena rumah tersebut akan segera ditempati. Tetangga tersebut menyatakan akan mengambil barangnya dalam waktu dekat.Namun, keesokan harinya saat kembali ke lokasi, korban terkejut mendapati rumahnya telah digembok. Merasa haknya dilanggar, Lamria berusaha membuka gembok tersebut. Tak lama kemudian, datang Rasiden Damanik dan Masro Nainggolan yang langsung menanyakan tindakan korban. Terjadilah adu mulut, di mana korban menegaskan bahwa rumah itu adalah miliknya.&quot;Saya tanya kenapa rumah saya digembok, tapi Rasiden justru langsung menjambak rambut dan mencakar wajah saya. Istrinya juga ikut menjambak. Bahkan ada tetangga yang ikut memegangi saya saat itu sehingga saya sulit bergerak,&quot; ungkap Lamria, Rabu (10/6/2026).Akibat peristiwa tersebut, korban menderita luka di bagian pelipis sebelah kiri. Ia juga mengaku sempat diancam akan ditabrak kendaraan saat berusaha melepaskan diri. Karena merasa keselamatannya terancam, Lamria kemudian meninggalkan lokasi dan membuat laporan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Dairi agar kasus ini ditindaklanjuti dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.Hingga berita ini diterbitkan, oknum anggota DPRD Dairi Rasiden Damanik belum memberikan keterangan resmi terkait korban yang melaporkan dirinya, WahanaNews.co telah berupaya mengonfirmasi namun belum memperoleh keterangan lebih lanjut.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Seorang warga bernama Lamria Simanulang melaporkan peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan secara bersama-sama oleh Rasiden Damanik yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Dairi beserta istrinya, Masro Nainggolan. Kejadian berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026 sekira pukul 13.00 WIB di Jalan Sidikalang–Dolok Sanggul, Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.<br><br>Menurut keterangan korban, peristiwa bermula sehari sebelumnya, tepatnya Senin 1 Juni 2026. Saat itu, Lamria mendatangi rumahnya dan mendapati tumpukan pakaian serta kayu bakar di area tersebut. Ia lalu bertanya kepada tetangga dan meminta barang-barang itu dipindahkan karena rumah tersebut akan segera ditempati. Tetangga tersebut menyatakan akan mengambil barangnya dalam waktu dekat.<br><br>Namun, keesokan harinya saat kembali ke lokasi, korban terkejut mendapati rumahnya telah digembok. Merasa haknya dilanggar, Lamria berusaha membuka gembok tersebut. Tak lama kemudian, datang Rasiden Damanik dan Masro Nainggolan yang langsung menanyakan tindakan korban. Terjadilah adu mulut, di mana korban menegaskan bahwa rumah itu adalah miliknya.<br><br>"Saya tanya kenapa rumah saya digembok, tapi Rasiden justru langsung menjambak rambut dan mencakar wajah saya. Istrinya juga ikut menjambak. Bahkan ada tetangga yang ikut memegangi saya saat itu sehingga saya sulit bergerak," ungkap Lamria, Rabu (10/6/2026).<br><br>Akibat peristiwa tersebut, korban menderita luka di bagian pelipis sebelah kiri. Ia juga mengaku sempat diancam akan ditabrak kendaraan saat berusaha melepaskan diri. Karena merasa keselamatannya terancam, Lamria kemudian meninggalkan lokasi dan membuat laporan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Dairi agar kasus ini ditindaklanjuti dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.<br><br>Hingga berita ini diterbitkan, oknum anggota DPRD Dairi Rasiden Damanik belum memberikan keterangan resmi terkait korban yang melaporkan dirinya, WahanaNews.co telah berupaya mengonfirmasi namun belum memperoleh keterangan lebih lanjut.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/oknum-anggota-dprd-dairi-diduga-lakukan-penganiayaan-lamria-simanulang-lapor-polisi_8yG9hzrmiu.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Anggota DPRD Medan Apresiasi PLN Pulihkan Listrik Sumut Pascakerusakan 12 Tower Transmisi</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/anggota&#45;dprd&#45;medan&#45;apresiasi&#45;pln&#45;pulihkan&#45;listrik&#45;sumut&#45;pascakerusakan&#45;12&#45;tower&#45;transmisi&#45;zIZSFEmQwx/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/anggota&#45;dprd&#45;medan&#45;apresiasi&#45;pln&#45;pulihkan&#45;listrik&#45;sumut&#45;pascakerusakan&#45;12&#45;tower&#45;transmisi&#45;zIZSFEmQwx/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 21:25:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Perindo, Binsar Simarmata, menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim PLN Transmisi yang bekerja siang malam di tengah cuaca buruk untuk memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara, termasuk Kota Medan.&quot;Kami apresiasi kerja keras mereka memulihkan sistem kelistrikan yang terganggu akibat cuaca ekstrem. Meski terus diguyur hujan, mereka tetap bertugas memperbaiki jaringan. Sebanyak 12 tower rusak parah akibat hujan angin beberapa waktu lalu,&quot; tegas Binsar Simarmata, Rabu (10/6/2026), dikutip dari Analisadaily.com.Politisi yang juga menjabat di Komisi II DPRD Medan itu menjelaskan, gangguan terjadi setelah hujan lebat disertai angin kencang merusak 12 tower transmisi utama di wilayah Galang dan Sei Mangkei. Kerusakan ini menurunkan kapasitas penyaluran daya, sehingga PLN harus mengatur pasokan secara bertahap di sejumlah wilayah – termasuk Medan – mengingat jalur tersebut merupakan tulang punggung sistem kelistrikan antardaerah Sumatera.Sejak 5 Juni 2026, PLN telah mengerahkan 154 tenaga teknis dan mitra kerja untuk membangun tiga unit Tower Emergency Restoration System (ERS) atau tower darurat. Puluhan personel pendukung juga dikerahkan siang malam untuk membantu mengangkut peralatan dan logistik ke lokasi yang sulit dijangkau.Untuk mempercepat penanganan, PLN bekerja sama dengan TNI mendatangkan tujuh set tower darurat dari Jakarta, Balikpapan, dan Banjarbaru. Seluruh peralatan tiba di lokasi pada 7 Juni 2026.Pembangunan tiga tower darurat selesai pada 8 Juni 2026, dilanjutkan dengan pemasangan kabel penghantar. Hingga Selasa malam (9/6), dua dari tiga jalur kabel utama telah terpasang. Pada Rabu (10/6), pekerjaan dilanjutkan untuk menyelesaikan jalur terakhir serta memperbaiki struktur pada tower T17 dan T21. Seluruh tahapan dikerjakan dengan mengutamakan keselamatan dan kualitas agar jaringan segera beroperasi optimal.PLN terus memaksimalkan sumber daya dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan pasokan listrik sepenuhnya. Upaya ini dilakukan guna meminimalkan gangguan bagi aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan perekonomian daerah.&quot;Kami sangat berterima kasih atas dedikasi para petugas yang berjuang memulihkan listrik di daerah kami,&quot; pungkas Binsar.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Perindo, Binsar Simarmata, menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim PLN Transmisi yang bekerja siang malam di tengah cuaca buruk untuk memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara, termasuk Kota Medan.<br><br>"Kami apresiasi kerja keras mereka memulihkan sistem kelistrikan yang terganggu akibat cuaca ekstrem. Meski terus diguyur hujan, mereka tetap bertugas memperbaiki jaringan. Sebanyak 12 tower rusak parah akibat hujan angin beberapa waktu lalu," tegas Binsar Simarmata, Rabu (10/6/2026), dikutip dari Analisadaily.com.<br><br>Politisi yang juga menjabat di Komisi II DPRD Medan itu menjelaskan, gangguan terjadi setelah hujan lebat disertai angin kencang merusak 12 tower transmisi utama di wilayah Galang dan Sei Mangkei. Kerusakan ini menurunkan kapasitas penyaluran daya, sehingga PLN harus mengatur pasokan secara bertahap di sejumlah wilayah – termasuk Medan – mengingat jalur tersebut merupakan tulang punggung sistem kelistrikan antardaerah Sumatera.<br><br>Sejak 5 Juni 2026, PLN telah mengerahkan 154 tenaga teknis dan mitra kerja untuk membangun tiga unit Tower Emergency Restoration System (ERS) atau tower darurat. Puluhan personel pendukung juga dikerahkan siang malam untuk membantu mengangkut peralatan dan logistik ke lokasi yang sulit dijangkau.<br><br>Untuk mempercepat penanganan, PLN bekerja sama dengan TNI mendatangkan tujuh set tower darurat dari Jakarta, Balikpapan, dan Banjarbaru. Seluruh peralatan tiba di lokasi pada 7 Juni 2026.<br><br>Pembangunan tiga tower darurat selesai pada 8 Juni 2026, dilanjutkan dengan pemasangan kabel penghantar. Hingga Selasa malam (9/6), dua dari tiga jalur kabel utama telah terpasang. Pada Rabu (10/6), pekerjaan dilanjutkan untuk menyelesaikan jalur terakhir serta memperbaiki struktur pada tower T17 dan T21. Seluruh tahapan dikerjakan dengan mengutamakan keselamatan dan kualitas agar jaringan segera beroperasi optimal.<br><br>PLN terus memaksimalkan sumber daya dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan pasokan listrik sepenuhnya. Upaya ini dilakukan guna meminimalkan gangguan bagi aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan perekonomian daerah.<br><br>"Kami sangat berterima kasih atas dedikasi para petugas yang berjuang memulihkan listrik di daerah kami," pungkas Binsar.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/anggota-dprd-medan-apresiasi-pln-pulihkan-listrik-sumut-pascakerusakan-12-tower-transmisi_0TWxqw0c7T.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kapolrestabes Medan Diduga &quot;Baik Hati&quot; Togel Merek AJ Dibiarkan Beroperasi</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/kapolrestabes&#45;medan&#45;diduga&#45;baik&#45;hati&#45;togel&#45;merek&#45;aj&#45;dibiarkan&#45;beroperasi&#45;LeNp1d7J2h/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/kapolrestabes&#45;medan&#45;diduga&#45;baik&#45;hati&#45;togel&#45;merek&#45;aj&#45;dibiarkan&#45;beroperasi&#45;LeNp1d7J2h/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 15:45:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak diduga &quot;berbaik hati&quot; membiarkan judi togel merek AJ beroperasi di Wilayah hukum nya seperti di Pancur batu, Kutalimbaru, Sei Mencirim dan Tuntungan, kendati sudah mengetahui Togel AJ beroperasi dengan bebas selama bertahun&#45;tahun namun tidak ada tindakan tegas untuk menangkap bandar judi tersebut.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO -</strong> Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak diduga "berbaik hati" membiarkan judi togel merek AJ beroperasi di Wilayah hukum nya seperti di Pancur batu, Kutalimbaru, Sei Mencirim dan Tuntungan, kendati sudah mengetahui Togel AJ beroperasi dengan bebas selama bertahun-tahun namun tidak ada tindakan tegas untuk menangkap bandar judi tersebut.</p><p>Keheranan publik pun semakin memuncak melihat judi togel merek AJ ini terus beroperasi, diduga "kebal hukum" togel merek AJ pun menjadi perbincangan masyarakat kota Medan. Bagaimana tidak dikatakan sedemikian karena bertahun tahun togel AJ tersebut tersentuh hukum.</p><p>Salah satu warga kota Medan berinisial DR mengatakan tidak usah dibahas hal tersebut, ke empat daerah itu diduga akan dijadikan daerah judi togel. Karena dilihat selama ini bandar judi togel AJ tidak pernah terdengar ditangkap.</p><p>"Sudah lama itu beroperasi, logikanya aja kalau Polrestabes Medan mau bandar togel AJ itu ditangkap sangat mudah sekali, tapi lihat lah sampai sekarang tak ketangkap tangkap bandarnya, berarti diduga Kapolres nya "baik hati" sehingga bandar judi togel itu tak mau ditangkap," ujarnya.</p><p>"Sudah sama sama paham lah kenapa togel tersebut masih beroperasi hingga bertahun tahun, padahal hampir disetiap warung kopi dapat ditemukan orang yang menjual togel AJ itu," imbuhnya.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, pihak Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak belum memberikan tanggapan atau pernyataan resmi terkait dugaan aktivitas perjudian tersebut. Media ini telah berupaya mengonfirmasi namun belum memperoleh jawaban.<br><br>Perlu diingat bahwa perjudian dalam bentuk apa pun, termasuk togel, merupakan tindakan yang dilarang berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia sebagaimana diatur dalam KUHP Pasal 303 dan peraturan terkait. Setiap pihak yang terlibat dapat dikenakan sanksi pidana. Masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dan melaporkan dugaan aktivitas ilegal melalui saluran resmi kepolisian.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/kapolrestabes-medan-diduga-baik-hati-togel-merek-aj-dibiarkan-beroperasi_sqp15dOpKF.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN&#45;TNI AU Gaspol: 7 Tower Darurat Siap Dipasang</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;tni&#45;au&#45;gaspol&#45;7&#45;tower&#45;darurat&#45;siap&#45;dipasang&#45;IWSy2CqT92/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;tni&#45;au&#45;gaspol&#45;7&#45;tower&#45;darurat&#45;siap&#45;dipasang&#45;IWSy2CqT92/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 20:18:07 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Upaya pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem semakin dipercepat dengan dukungan kuat dari TNI Angkatan Udara. Hingga Minggu (7/6/2026), sinergi kedua institusi ini membuahkan hasil nyata di mana sebanyak tujuh set Tower Emergency (TE) atau menara darurat telah berhasil didaratkan di Pangkalan TNI AU Lanud Soewondo, Medan. Peralatan strategis ini diangkut menggunakan pesawat angkut berat jenis C&#45;130 Hercules dan A&#45;400M guna mendukung penggantian jalur transmisi yang roboh dan rusak parah.Pengiriman tujuh unit menara darurat ini merupakan mobilisasi lintas wilayah yang masif. Rinciannya meliputi 2 set dari Jakarta, 3 set dari Balikpapan, dan 2 set lagi dari Banjarbaru. Segera setelah mendarat di Lanud Soewondo, seluruh material dan peralatan langsung diteruskan menggunakan kendaraan darat menuju lokasi kerusakan untuk segera dipasang oleh tim teknis.Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Soewondo, Marsma TNI Tiopan Hutapea, S.Sos, M.A.P., menyatakan bahwa keterlibatan pihaknya adalah wujud nyata komitmen negara dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Dukungan transportasi udara ini bertujuan memangkas waktu pengiriman agar pemulihan bisa berjalan jauh lebih cepat dibandingkan jalur biasa.“Dukungan ini adalah bukti kehadiran TNI AU dalam membantu penanganan kebutuhan strategis nasional, terutama infrastruktur kelistrikan yang menjadi nyawa kegiatan masyarakat. Kami berharap sinergi yang solid ini dapat mempercepat proses normalisasi pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera Utara,” ungkap Marsma Tiopan Hutapea.Proses kedatangan dan pengawalan peralatan ini dipantau langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, guna memastikan seluruh peralatan aman dan segera didistribusikan ke titik pekerjaan. Ia menyampaikan apresiasi setinggi&#45;tingginya atas bantuan yang diberikan TNI AU, yang dinilai sangat krusial dalam tahap percepatan ini.“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar&#45;besarnya kepada jajaran TNI AU. Kolaborasi ini sangat berarti dan sangat membantu mempersingkat waktu mobilisasi peralatan. Berkat dukungan ini, proses pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara dapat berjalan jauh lebih cepat dari rencana awal,” ujar Mundhakir.Dengan kedatangan seluruh 7 unit Tower Emergency tersebut, kini PLN telah memiliki seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk memperbaiki jalur transmisi utama. Mundhakir menjelaskan progres pekerjaan di lapangan terus bergerak maju.“Saat ini, seluruh tujuh unit Tower Emergency sudah ada di wilayah Sumatera Utara. Sebelumnya, tiga unit sudah masuk tahap pembangunan konstruksi, dan sisa empat unit lainnya ini segera dimobilisasi ke lokasi agar bisa dikerjakan secara bersamaan. Ini menjadi tonggak penting agar sistem bisa segera kembali normal,” tambahnya.Di lapangan, ratusan personel PLN terus bekerja siang dan malam secara paralel. Mulai dari pengangkutan material, pendirian konstruksi, hingga penguatan sistem operasi dilakukan bersamaan demi mengejar waktu pemulihan.Mundhakir kembali menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan yang masih merasakan dampak dari pengaturan pasokan listrik atau manajemen beban yang masih diterapkan untuk menjaga keamanan sistem.“Kami sangat memahami bahwa listrik adalah kebutuhan utama masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel kami bekerja tanpa henti dan mengerahkan segala kemampuan agar pasokan listrik dapat pulih sepenuhnya sesegera mungkin. Kami memohon maaf atas segala ketidaknyamanan dan gangguan yang dirasakan selama proses pemulihan ini berlangsung,” tutup Mundhakir.PLN mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan terbaru serta jadwal pemulihan melalui kanal resmi perusahaan. Informasi terkini dan layanan pengaduan juga dapat diakses kapan saja melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN di nomor 123.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Upaya pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem semakin dipercepat dengan dukungan kuat dari TNI Angkatan Udara. Hingga Minggu (7/6/2026), sinergi kedua institusi ini membuahkan hasil nyata di mana sebanyak tujuh set Tower Emergency (TE) atau menara darurat telah berhasil didaratkan di Pangkalan TNI AU Lanud Soewondo, Medan. Peralatan strategis ini diangkut menggunakan pesawat angkut berat jenis C-130 Hercules dan A-400M guna mendukung penggantian jalur transmisi yang roboh dan rusak parah.<br><br>Pengiriman tujuh unit menara darurat ini merupakan mobilisasi lintas wilayah yang masif. Rinciannya meliputi 2 set dari Jakarta, 3 set dari Balikpapan, dan 2 set lagi dari Banjarbaru. Segera setelah mendarat di Lanud Soewondo, seluruh material dan peralatan langsung diteruskan menggunakan kendaraan darat menuju lokasi kerusakan untuk segera dipasang oleh tim teknis.<br><br>Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Soewondo, Marsma TNI Tiopan Hutapea, S.Sos, M.A.P., menyatakan bahwa keterlibatan pihaknya adalah wujud nyata komitmen negara dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Dukungan transportasi udara ini bertujuan memangkas waktu pengiriman agar pemulihan bisa berjalan jauh lebih cepat dibandingkan jalur biasa.<br><br>“Dukungan ini adalah bukti kehadiran TNI AU dalam membantu penanganan kebutuhan strategis nasional, terutama infrastruktur kelistrikan yang menjadi nyawa kegiatan masyarakat. Kami berharap sinergi yang solid ini dapat mempercepat proses normalisasi pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera Utara,” ungkap Marsma Tiopan Hutapea.<br><br>Proses kedatangan dan pengawalan peralatan ini dipantau langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, guna memastikan seluruh peralatan aman dan segera didistribusikan ke titik pekerjaan. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas bantuan yang diberikan TNI AU, yang dinilai sangat krusial dalam tahap percepatan ini.<br><br>“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI AU. Kolaborasi ini sangat berarti dan sangat membantu mempersingkat waktu mobilisasi peralatan. Berkat dukungan ini, proses pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara dapat berjalan jauh lebih cepat dari rencana awal,” ujar Mundhakir.<br><br>Dengan kedatangan seluruh 7 unit Tower Emergency tersebut, kini PLN telah memiliki seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk memperbaiki jalur transmisi utama. Mundhakir menjelaskan progres pekerjaan di lapangan terus bergerak maju.<br><br>“Saat ini, seluruh tujuh unit Tower Emergency sudah ada di wilayah Sumatera Utara. Sebelumnya, tiga unit sudah masuk tahap pembangunan konstruksi, dan sisa empat unit lainnya ini segera dimobilisasi ke lokasi agar bisa dikerjakan secara bersamaan. Ini menjadi tonggak penting agar sistem bisa segera kembali normal,” tambahnya.<br><br>Di lapangan, ratusan personel PLN terus bekerja siang dan malam secara paralel. Mulai dari pengangkutan material, pendirian konstruksi, hingga penguatan sistem operasi dilakukan bersamaan demi mengejar waktu pemulihan.<br><br>Mundhakir kembali menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan yang masih merasakan dampak dari pengaturan pasokan listrik atau manajemen beban yang masih diterapkan untuk menjaga keamanan sistem.<br><br>“Kami sangat memahami bahwa listrik adalah kebutuhan utama masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel kami bekerja tanpa henti dan mengerahkan segala kemampuan agar pasokan listrik dapat pulih sepenuhnya sesegera mungkin. Kami memohon maaf atas segala ketidaknyamanan dan gangguan yang dirasakan selama proses pemulihan ini berlangsung,” tutup Mundhakir.<br><br>PLN mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan terbaru serta jadwal pemulihan melalui kanal resmi perusahaan. Informasi terkini dan layanan pengaduan juga dapat diakses kapan saja melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN di nomor 123.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pln-tni-au-gaspol-7-tower-darurat-siap-dipasang_J2U6mNwvp1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dedi Suheri (PBH PERADI): 5 Tuntutan Tegas Usai Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/dedi&#45;suheri&#45;pbh&#45;peradi&#45;5&#45;tuntutan&#45;tegas&#45;usai&#45;kajari&#45;serdang&#45;bedagai&#45;diamankan&#45;kejagung&#45;zl8ql442Go/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/dedi&#45;suheri&#45;pbh&#45;peradi&#45;5&#45;tuntutan&#45;tegas&#45;usai&#45;kajari&#45;serdang&#45;bedagai&#45;diamankan&#45;kejagung&#45;zl8ql442Go/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 16:54:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Menyusul tindakan pengamanan yang dilakukan Tim Intelijen Kejaksaan Agung terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serdang Bedagai, Amriyata, beserta Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus), Aguinaldo Marbun, pada Jumat (5/6/2026) lalu, Perhimpunan Bantuan Hukum (PBH) PERADI wilayah Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi merilis sikap resmi. Melalui Ketuanya, Dedi Suheri SH, lembaga advokat ini menyampaikan lima poin tuntutan tegas kepada Kejagung terkait dugaan pelanggaran dan transaksi tunai yang melibatkan kedua pejabat kejaksaan tersebut.Berikut adalah pernyataan lengkap 5 sikap dan tuntutan yang disampaikan Dedi Suheri mewakili PBH PERADI:1. Apresiasi Langkah Cepat Kejaksaan Agung&quot;Kami mengapresiasi langkah cepat Kejagung yang berani mengamankan kedua pejabat Kejari Serdang Bedagai yang diduga terlibat pelanggaran dan transaksi tunai di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. Tindakan ini membuktikan bahwa mekanisme pengawasan internal kejaksaan tetap berjalan objektif dan berani menindak aparatnya sendiri,&quot; ungkap Dedi Suheri.2. Publikasi Hasil Pemeriksaan demi Efek JeraAgar langkah ini tidak sekadar simbolis, PBH PERADI mendesak Kejagung untuk bersikap transparan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Menyusul tindakan pengamanan yang dilakukan Tim Intelijen Kejaksaan Agung terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serdang Bedagai, Amriyata, beserta Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus), Aguinaldo Marbun, pada Jumat (5/6/2026) lalu, Perhimpunan Bantuan Hukum (PBH) PERADI wilayah Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi merilis sikap resmi. Melalui Ketuanya, Dedi Suheri SH, lembaga advokat ini menyampaikan lima poin tuntutan tegas kepada Kejagung terkait dugaan pelanggaran dan transaksi tunai yang melibatkan kedua pejabat kejaksaan tersebut.<br><br>Berikut adalah pernyataan lengkap 5 sikap dan tuntutan yang disampaikan Dedi Suheri mewakili PBH PERADI:<br><br><strong>1. Apresiasi Langkah Cepat Kejaksaan Agung</strong><br><br>"Kami mengapresiasi langkah cepat Kejagung yang berani mengamankan kedua pejabat Kejari Serdang Bedagai yang diduga terlibat pelanggaran dan transaksi tunai di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. Tindakan ini membuktikan bahwa mekanisme pengawasan internal kejaksaan tetap berjalan objektif dan berani menindak aparatnya sendiri," ungkap Dedi Suheri.<br><br><strong>2. Publikasi Hasil Pemeriksaan demi Efek Jera</strong><br><br>Agar langkah ini tidak sekadar simbolis, PBH PERADI mendesak Kejagung untuk bersikap transparan.</p><p>"Kami mendesak Kejagung agar menggelar konferensi pers terbuka, mempublikasikan seluruh hasil pemeriksaan di situs resmi, serta menjadikan kasus ini sebagai materi wajib pelatihan integritas bagi seluruh jaksa. Tanpa transparansi penuh, pengamanan ini hanya akan menjadi simbolisme belaka tanpa efek jera," tegasnya.<br><br><strong>3. Audit Menyeluruh Berkas yang Tidak Diproses</strong><br><br>Pihaknya juga meminta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-PIDSUS) dan Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM-Was) menelusuri jejak kinerja selama masa kepemimpinan Amriyata dan Aguinaldo Marbun.</p><p>"Kami minta audit menyeluruh terhadap semua berkas perkara dan Pengaduan Masyarakat (Dumas) yang masuk selama mereka menjabat. Selain itu, Plt. Kajari Serdang Bedagai yang baru harus segera membuka kembali Dumas yang mangkrak dan melaporkan hasilnya maksimal dalam 30 hari," tuntut Dedi.<br><br><strong>4. Sorot Kasus Selamet: Korban Penegakan Hukum Pilih Kasih</strong><br><br>Poin keempat menyoroti kasus Selamet, pelaku UMKM pengolah opak ubi, yang dinilai menjadi korban selective prosecution atau penegakan hukum pilih kasih. Meski telah melunasi seluruh kewajiban kredit senilai Rp725,5 juta kepada Bank Sumut Cabang Sei Rampah, Selamet tetap diproses hingga berkekuatan hukum tetap. Padahal, pihak lain yang diduga terlibat dalam proses kredit tersebut lolos dari jerat hukum, yaitu:<br><br>- Notaris/PPAT penerbit akta jaminan.<br>- Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) penilai agunan.<br>- Pejabat Direksi dan Komite Kredit pusat Bank Sumut.<br><br>"Kami menuntut Kejagung melakukan eksaminasi independen atas kasus Selamet, menerbitkan surat perintah penyelidikan baru terhadap pihak-pihak yang kami sebutkan, serta mendukung upaya Peninjauan Kembali (PK) yang sedang ditempuh di Mahkamah Agung," jelas Dedi Suheri.<br><br><strong>5. Sanksi Nyata, Bukan Sekadar Mutasi</strong><br><br>Poin terakhir adalah tuntutan sanksi tegas tanpa kompromi.</p><p>"Jika terbukti bersalah meminta uang, Amriyata dan Aguinaldo Marbun harus diproses pidana korupsi sesuai Pasal 12 huruf e UU Tipikor, bukan sekadar sanksi disiplin. Kami juga menuntut pencopotan jabatan permanen tanpa opsi mutasi atau pensiun dini," ujarnya.<br><br>Selain itu, PBH PERADI meminta agar atasan langsung di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara turut diperiksa tanggung jawabnya, melibatkan PPATK untuk menelusuri aliran dana, serta menjamin keamanan saksi dan pelapor.<br><br>Dedi Suheri kembali mengingatkan pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin, "Jaksa nakal pasti ditindak," dan memberikan peringatan keras.<br><br>"Jika kasus ini tidak diproses secara pidana penuh dan hasilnya tidak diekspos, kami tidak akan diam. Kami akan membawa persoalan ini ke Komisi Kejaksaan RI, Komisi III DPR RI, hingga KPK," tandas Dedi Suheri mengakhiri pernyataan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/dedi-suheri-pbh-peradi-5-tuntutan-tegas-usai-kajari-serdang-bedagai-diamankan-kejagung_3frmcY8Z7m.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Listrik Bergantian Mati, Ini yang Sudah dan Akan Dilakukan PLN!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/listrik&#45;bergantian&#45;mati&#45;ini&#45;yang&#45;sudah&#45;dan&#45;akan&#45;dilakukan&#45;pln&#45;iTQNbeh7XB/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/listrik&#45;bergantian&#45;mati&#45;ini&#45;yang&#45;sudah&#45;dan&#45;akan&#45;dilakukan&#45;pln&#45;iTQNbeh7XB/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 18:21:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca kerusakan parah infrastruktur akibat cuaca ekstrem. Hingga Sabtu (6/6/2026) pukul 17.00 WIB, progres perbaikan menunjukkan capaian signifikan di mana pemasangan fondasi atau base plate untuk tiga unit Tower Emergency (TE) pada jalur transmisi SUTET 275 kV Galang–Simangkok telah berhasil diselesaikan sepenuhnya.Langkah ini menjadi tonggak strategis utama dalam upaya mengembalikan keandalan jaringan listrik wilayah Sumut. Seluruh material dan perlengkapan pendukung pembangunan menara darurat tersebut telah tiba di lokasi kejadian, meskipun harus berhadapan dengan kondisi medan yang cukup sulit dan menantang. Tahap selanjutnya, tim teknis akan segera melaksanakan pendirian struktur menara guna menggantikan fungsi infrastruktur transmisi yang rusak berat, sehingga penyaluran pasokan daya ke masyarakat dapat segera kembali normal.Di tengah keterbatasan akses dan kondisi lapangan yang berat, ratusan personel PLN tetap bersiaga penuh di setiap titik pemasangan. Pekerjaan dilakukan secara intensif, terkoordinasi, dan mengutamakan standar keselamatan kerja sebagai prioritas utama agar pembangunan berjalan aman dan tepat waktu.General Manager PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera (P3BS), Amiruddin, menjelaskan bahwa akselerasi pemulihan ini didukung oleh mobilisasi tenaga kerja lintas wilayah. Personel terbaik dikerahkan dari berbagai unit yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa Bagian Barat, hingga daerah lainnya, bekerja secara bergantian selama 24 jam non&#45;stop.&quot;Saat ini fokus utama kami adalah memastikan seluruh material dan peralatan Tower Emergency terpasang secepat mungkin, agar proses pemulihan sistem berjalan lebih cepat dari jadwal rencana. Seluruh personel terus bergerak sigap menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, tanpa sedikit pun mengabaikan aspek keselamatan dan kualitas kerja,&quot; tegas Amiruddin.Pihaknya menambahkan, PLN terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki serta mempererat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan instansi terkait demi memperlancar setiap proses di lapangan.&quot;Kami kerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya yang ada, serta berkoordinasi erat dengan berbagai pihak, semata&#45;mata untuk memastikan pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara bisa selesai lebih cepat dan maksimal,&quot; tambah Amiruddin.PLN kembali menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan, gangguan, dan pemadaman bergantian yang dirasakan pelanggan selama masa perbaikan berlangsung. Sebagai langkah pengamanan agar kerusakan jaringan tidak meluas, kebijakan manajemen beban masih diterapkan secara terukur di sejumlah wilayah terdampak. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan terkini dan jadwal pemulihan resmi melalui aplikasi PLN Mobile.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca kerusakan parah infrastruktur akibat cuaca ekstrem. Hingga Sabtu (6/6/2026) pukul 17.00 WIB, progres perbaikan menunjukkan capaian signifikan di mana pemasangan fondasi atau base plate untuk tiga unit Tower Emergency (TE) pada jalur transmisi SUTET 275 kV Galang–Simangkok telah berhasil diselesaikan sepenuhnya.<br><br>Langkah ini menjadi tonggak strategis utama dalam upaya mengembalikan keandalan jaringan listrik wilayah Sumut. Seluruh material dan perlengkapan pendukung pembangunan menara darurat tersebut telah tiba di lokasi kejadian, meskipun harus berhadapan dengan kondisi medan yang cukup sulit dan menantang. Tahap selanjutnya, tim teknis akan segera melaksanakan pendirian struktur menara guna menggantikan fungsi infrastruktur transmisi yang rusak berat, sehingga penyaluran pasokan daya ke masyarakat dapat segera kembali normal.<br><br>Di tengah keterbatasan akses dan kondisi lapangan yang berat, ratusan personel PLN tetap bersiaga penuh di setiap titik pemasangan. Pekerjaan dilakukan secara intensif, terkoordinasi, dan mengutamakan standar keselamatan kerja sebagai prioritas utama agar pembangunan berjalan aman dan tepat waktu.<br><br>General Manager PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera (P3BS), Amiruddin, menjelaskan bahwa akselerasi pemulihan ini didukung oleh mobilisasi tenaga kerja lintas wilayah. Personel terbaik dikerahkan dari berbagai unit yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa Bagian Barat, hingga daerah lainnya, bekerja secara bergantian selama 24 jam non-stop.<br><br>"Saat ini fokus utama kami adalah memastikan seluruh material dan peralatan Tower Emergency terpasang secepat mungkin, agar proses pemulihan sistem berjalan lebih cepat dari jadwal rencana. Seluruh personel terus bergerak sigap menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, tanpa sedikit pun mengabaikan aspek keselamatan dan kualitas kerja," tegas Amiruddin.<br><br>Pihaknya menambahkan, PLN terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki serta mempererat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan instansi terkait demi memperlancar setiap proses di lapangan.<br><br>"Kami kerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya yang ada, serta berkoordinasi erat dengan berbagai pihak, semata-mata untuk memastikan pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara bisa selesai lebih cepat dan maksimal," tambah Amiruddin.<br><br>PLN kembali menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan, gangguan, dan pemadaman bergantian yang dirasakan pelanggan selama masa perbaikan berlangsung. Sebagai langkah pengamanan agar kerusakan jaringan tidak meluas, kebijakan manajemen beban masih diterapkan secara terukur di sejumlah wilayah terdampak. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan terkini dan jadwal pemulihan resmi melalui aplikasi PLN Mobile.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/listrik-bergantian-mati-ini-yang-sudah-dan-akan-dilakukan-pln_mg3nzo4r1q.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gawat...Modus Pakai Kartu Nelayan, Diduga Gudang Penimbunan BBM Solar Subsidi Di Desa Regemuk, Ranto Panjang Bebas Beroperasi</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/gawatmodus&#45;pakai&#45;kartu&#45;nelayan&#45;diduga&#45;gudang&#45;penimbunan&#45;bbm&#45;solar&#45;subsidi&#45;di&#45;desa&#45;regemuk&#45;ranto&#45;panjang&#45;bebas&#45;beroperasi&#45;Sd2zzutN9Q/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/gawatmodus&#45;pakai&#45;kartu&#45;nelayan&#45;diduga&#45;gudang&#45;penimbunan&#45;bbm&#45;solar&#45;subsidi&#45;di&#45;desa&#45;regemuk&#45;ranto&#45;panjang&#45;bebas&#45;beroperasi&#45;Sd2zzutN9Q/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 16:40:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Dugaan gudang penimbunan BBM Subsidi ilegal jenis solar di Jalan Besar Desa Regemuk, Ranto Panjang, Kec Pantai Labu, Deli Serdang, Sumut bebas beroperasi terang &#45; terangan tanpa tersentuh oleh hukum.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>Dugaan gudang penimbunan BBM Subsidi ilegal jenis solar di Jalan Besar Desa Regemuk, Ranto Panjang, Kec Pantai Labu, Deli Serdang, Sumut bebas beroperasi terang - terangan tanpa tersentuh oleh hukum.</p><p>Hal tersebut terlihat saat tim awak media turun langsung, Jumat (05/06/2026) Siang disekitaran lokasi dari SPBUN hingga dilangsir masuk kedalam gudang menggunakan becak bermotor dan mobil box Putih serta kreta Pickup merek Viar.</p><p>"Tiap hari bang masuk langsiran ke gudang itu bang, ya abang lihat sendiri itu keluar masuk, bisa abang taksirkan kalau Satu harian dapat berton - ton banyak nya," ucap Ting narasumber yang tinggal tak jauh dari lokasi gudang saat dikonfirmasi tim awak media.</p><p>Diketahui, salah satu mafia yang disebut - sebut warga Inisial "RY" itu melangsir dan mengambil BBM jenis solar bermodus menggunakan kartu kecil dari nelayan.</p><p>"Kartu kecil kami pada diambilin dan dikumpulkan oleh salahsatu warga sini juga bang, iming - imingnya biar pengambilannya mudah tanpa harus ke SPBUN lagi untuk nelayan, jadi diwakilkan sama mereka bang", ucap salahsatu marga Hombing salahsatu Nelayan.</p><p>Hombing juga menjelaskan, dengan adanya kartu kecil buat nelayan pengambilan minyak harga normal dari SPBUN, namun malah lebih tinggi.</p><p>"Kami pikir harga sama kayak di SPBUN yakni Rp.6800 rupiah, ternyata kami membelinya harga Rp.8500 sampek Rp.9000 bang ke mereka", aku dirinya dihadapan tim awak media.</p><p>Dari kegiatan serta aktifitas dugaan penimbunan ilegal tersebut ielas adanya praktik kecurangan dan penyelewengan BBM jenis solar yang dilakukan oleh para mafia untuk para kalangan nelayan.</p><p>Hal tersebut telah diatur oleh Undang - undang Migas</p><p>UU Migas: Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja), dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar.<br>Pasal 56 KUHP: Pihak-pihak yang membantu atau memfasilitasi penyalahgunaan (seperti oknum petugas) dapat dijerat sebagai pembantu kejahatan.</p><p>Sementara diduga pemilik gudang solar subsidi tersebut berinisial RY saat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan belum membalas.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/gawatmodus-pakai-kartu-nelayan-diduga-gudang-penimbunan-bbm-solar-subsidi-di-desa-regemuk-ranto-panjang-bebas-beroperasi_U0HjMs7Ldn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bakaran Batu Ditutup, Judi Hidup Lagi di Bawah Hidung Polres Deli Serdang</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/bakaran&#45;batu&#45;ditutup&#45;judi&#45;hidup&#45;lagi&#45;di&#45;bawah&#45;hidung&#45;polres&#45;deli&#45;serdang&#45;mmGJ80hWXr/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/bakaran&#45;batu&#45;ditutup&#45;judi&#45;hidup&#45;lagi&#45;di&#45;bawah&#45;hidung&#45;polres&#45;deli&#45;serdang&#45;mmGJ80hWXr/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 10:38:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Praktik perjudian jenis tembak ikan dan rolet di wilayah Deli Serdang ternyata tidak hilang, melainkan hanya berpindah tempat. Kini, aktivitas haram tersebut diketahui beroperasi leluasa di Jalan Tengku Fachruddin, Lubuk Pakam, persisnya berdekatan dengan kawasan warung Pedagang Kaki Lima (PKL). Keberadaannya yang terbuka ini mempertanyakan keseriusan penegakan hukum, terlebih lokasi baru ini tidak jauh dari Markas Kepolisian Resor Deli Serdang.Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, tempat judi ini merupakan pindahan dari lokasi sebelumnya di Jalan Bakaran Batu yang beberapa bulan lalu sempat digerebek oleh pihak kepolisian. Meski sempat lumpuh sejenak, aktivitas tersebut kini bangkit kembali di bawah pengelolaan seorang berinisial Mul, di atas lahan milik seseorang yang akrab disapa Ahing.“Ini lokasi milik bang Ahing, pindahan dari Jalan Bakaran Batu setelah sana digerebek polisi beberapa bulan lalu. Sekarang pindah ke sini dan dikelola oleh si Mul,” ungkap salah satu warga bernama SR yang tinggal tak jauh dari lokasi, saat ditemui awak media, Jumat (05/06/2026).Pantauan langsung di lapangan memperlihatkan aktivitas di tempat tersebut berjalan sangat terorganisir. Di depan pintu gerbang berwarna hijau, tampak seorang pria kurus mengenakan topi hitam berjaga. Petugas jaga ini bertugas memantau setiap orang yang keluar masuk sekaligus mengatur parkir kendaraan, baik roda dua maupun roda empat yang memenuhi halaman lokasi. Hal ini menunjukkan bahwa operasi judi ini berjalan leluasa seolah tidak tersentuh hukum.Kehadiran tempat judi ini pun menimbulkan keresahan mendalam bagi warga sekitar. Keluhan bermunculan karena keberadaannya dianggap menjadi sumber masalah sosial, mulai dari pertengkaran rumah tangga hingga meningkatnya angka pencurian.“Bapak lihat sendiri kan betapa banyaknya motor terparkir rapi di dalam sana? Kami sangat resah. Sering terjadi keributan di lingkungan kami gara&#45;gara uang belanja habis untuk judi, bahkan barang&#45;barang di rumah banyak yang hilang dicuri warga demi menutupi kekalahan main di sini,” keluh Lin, warga setempat lainnya.Warga sangat menyayangkan kondisi ini, mengingat jarak lokasi perjudian dengan kantor Polres Deli Serdang tergolong sangat dekat. Hal ini memunculkan dugaan kuat di kalangan masyarakat bahwa pihak kepolisian seolah “menutup mata” dan membiarkan kejahatan tersebut berlangsung terus&#45;menerus di bawah hidung aparat.Sampai berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Pimpinan Kepolisian Resor Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M.Si, belum mendapatkan tanggapan. Pihak kepolisian memilih untuk bungkam dan belum memberikan penjelasan apa pun terkait dugaan pembiaran serta keluhan masyarakat atas keberadaan tempat judi tersebut.Masyarakat kini menagih kehadiran dan ketegasan aparat. Diperlukan tindakan nyata dan tegas dari Kapolres Deli Serdang untuk menertibkan lokasi, memproses hukum pemilik maupun pengelola, serta memulihkan rasa aman warga yang selama ini terganggu akibat maraknya aktivitas ilegal tersebut.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Praktik perjudian jenis tembak ikan dan rolet di wilayah Deli Serdang ternyata tidak hilang, melainkan hanya berpindah tempat. Kini, aktivitas haram tersebut diketahui beroperasi leluasa di Jalan Tengku Fachruddin, Lubuk Pakam, persisnya berdekatan dengan kawasan warung Pedagang Kaki Lima (PKL). Keberadaannya yang terbuka ini mempertanyakan keseriusan penegakan hukum, terlebih lokasi baru ini tidak jauh dari Markas Kepolisian Resor Deli Serdang.<br><br>Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, tempat judi ini merupakan pindahan dari lokasi sebelumnya di Jalan Bakaran Batu yang beberapa bulan lalu sempat digerebek oleh pihak kepolisian. Meski sempat lumpuh sejenak, aktivitas tersebut kini bangkit kembali di bawah pengelolaan seorang berinisial Mul, di atas lahan milik seseorang yang akrab disapa Ahing.<br><br>“Ini lokasi milik bang Ahing, pindahan dari Jalan Bakaran Batu setelah sana digerebek polisi beberapa bulan lalu. Sekarang pindah ke sini dan dikelola oleh si Mul,” ungkap salah satu warga bernama SR yang tinggal tak jauh dari lokasi, saat ditemui awak media, Jumat (05/06/2026).<br><br>Pantauan langsung di lapangan memperlihatkan aktivitas di tempat tersebut berjalan sangat terorganisir. Di depan pintu gerbang berwarna hijau, tampak seorang pria kurus mengenakan topi hitam berjaga. Petugas jaga ini bertugas memantau setiap orang yang keluar masuk sekaligus mengatur parkir kendaraan, baik roda dua maupun roda empat yang memenuhi halaman lokasi. Hal ini menunjukkan bahwa operasi judi ini berjalan leluasa seolah tidak tersentuh hukum.<br><br>Kehadiran tempat judi ini pun menimbulkan keresahan mendalam bagi warga sekitar. Keluhan bermunculan karena keberadaannya dianggap menjadi sumber masalah sosial, mulai dari pertengkaran rumah tangga hingga meningkatnya angka pencurian.<br><br>“Bapak lihat sendiri kan betapa banyaknya motor terparkir rapi di dalam sana? Kami sangat resah. Sering terjadi keributan di lingkungan kami gara-gara uang belanja habis untuk judi, bahkan barang-barang di rumah banyak yang hilang dicuri warga demi menutupi kekalahan main di sini,” keluh Lin, warga setempat lainnya.<br><br>Warga sangat menyayangkan kondisi ini, mengingat jarak lokasi perjudian dengan kantor Polres Deli Serdang tergolong sangat dekat. Hal ini memunculkan dugaan kuat di kalangan masyarakat bahwa pihak kepolisian seolah “menutup mata” dan membiarkan kejahatan tersebut berlangsung terus-menerus di bawah hidung aparat.<br><br>Sampai berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Pimpinan Kepolisian Resor Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M.Si, belum mendapatkan tanggapan. Pihak kepolisian memilih untuk bungkam dan belum memberikan penjelasan apa pun terkait dugaan pembiaran serta keluhan masyarakat atas keberadaan tempat judi tersebut.<br><br>Masyarakat kini menagih kehadiran dan ketegasan aparat. Diperlukan tindakan nyata dan tegas dari Kapolres Deli Serdang untuk menertibkan lokasi, memproses hukum pemilik maupun pengelola, serta memulihkan rasa aman warga yang selama ini terganggu akibat maraknya aktivitas ilegal tersebut.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/1780717711_d02728f63ee67d6678cb.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pertalite Subsidi Dikuras Mafia: Kanit Tipidter Polres Deli Serdang Diduga Bacot</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pertalite&#45;subsidi&#45;dikuras&#45;mafia&#45;kanit&#45;tipidter&#45;polres&#45;deli&#45;serdang&#45;diduga&#45;bacot&#45;xbbs0fc6PZ/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pertalite&#45;subsidi&#45;dikuras&#45;mafia&#45;kanit&#45;tipidter&#45;polres&#45;deli&#45;serdang&#45;diduga&#45;bacot&#45;xbbs0fc6PZ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 10:15:01 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Keseriusan Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Deli Serdang, AKP Jesko Siburian, dalam menangani dugaan pelangsiran BBM bersubsidi dipertanyakan publik. Pasalnya, janji tegas yang disampaikan untuk menindaklanjuti informasi penyimpangan penyaluran Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bandar Labuhan, Kode 14.2031142, wilayah Tanjung Morawa, hingga kini belum terwujud dalam bentuk tindakan nyata.Sebelumnya, AKP Jesko Siburian diketahui telah menyatakan komitmennya untuk menelusuri dan menindak tegas pihak&#45;pihak yang terlibat dalam praktik pelangsiran tersebut, tepat setelah adanya laporan dan data rinci yang diterima. Masyarakat berharap pernyataan itu segera diikuti langkah investigasi, pemeriksaan, hingga penjatuhan sanksi sesuai hukum, guna memastikan BBM bersubsidi benar&#45;benar dinikmati oleh warga yang berhak, bukan dikuras oleh oknum tertentu.Namun, seiring berjalannya waktu, pemantauan di lapangan serta konfirmasi yang dilakukan melalui pesan singkat kepada AKP Jesko Siburian tidak menunjukkan adanya perkembangan berarti. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai status penanganan kasus, kendala yang dihadapi, maupun langkah konkret apa saja yang sudah dijalani sejak janji tersebut diucapkan. Ketiadaan tindak lanjut ini seolah membiarkan praktik ilegal itu terus berlangsung.Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya mengaku kecewa berat. Ia sempat berharap besar setelah membaca berita bahwa aparat akan memberantas pelangsir, namun kenyataan di lapangan justru sebaliknya. SPBU Bandar Labuhan masih menjadi sasaran empuk pengurasan Pertalite bersubsidi.&quot;Saya pikir benar&#45;benar akan ditindak, ternyata hanya janji saja. Saya jadi pesimis melihat kinerja aparat penegak hukum ini. Pertalite subsidi itu hak rakyat, bukan untuk keuntungan sekelompok orang saja, tapi kenyataannya mereka bebas beroperasi,&quot; ungkap warga tersebut, Jumat (5/6/2026).Keluhan serupa disampaikan seorang warga berinisial D yang kerap harus antre panjang saat mengisi bahan bakar. Menurut pengamatannya, antrean panjang di SPBU tersebut justru didominasi oleh para pelangsir yang beroperasi dengan sangat leluasa.&quot;Setiap siang antrean selalu panjang, dan kebanyakan yang antre itu para pelangsir. Saya lihat mereka bolak&#45;balik datang, tiap 3 sampai 5 menit sekali kendaraan mereka mengisi Pertalite. Sangat merugikan kami warga biasa,&quot; keluhnya.Ketidaktegasan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini memicu kekhawatiran bahwa praktik yang merugikan keuangan negara dan hak masyarakat luas ini sengaja dibiarkan. Perlu diingat, penyalahgunaan, penimbunan, atau pengalihan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana berat yang diatur dalam peraturan ketenagalistrikan dan energi, dengan ancaman hukuman penjara hingga denda miliaran rupiah.Publik dan pemangku kepentingan berhak menuntut kepastian hukum. Komitmen lisan saja tidak cukup untuk menciptakan efek jera maupun menjaga integritas penyaluran energi milik negara. Diperlukan transparansi dan akuntabilitas nyata dari aparat penegak hukum agar setiap laporan yang masuk ditangani secara tuntas, profesional, dan tidak berhenti sekadar di janji manis.Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu kejelasan resmi dari Kanit Tipidter Polres Deli Serdang terkait nasib penanganan kasus di SPBU Bandar Labuhan. Kecepatan dan ketegasan tindakan yang diambil nantinya akan menjadi penentu kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian dalam mengawal aset negara demi kepentingan rakyat banyak.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Keseriusan Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Deli Serdang, AKP Jesko Siburian, dalam menangani dugaan pelangsiran BBM bersubsidi dipertanyakan publik. Pasalnya, janji tegas yang disampaikan untuk menindaklanjuti informasi penyimpangan penyaluran Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bandar Labuhan, Kode 14.2031142, wilayah Tanjung Morawa, hingga kini belum terwujud dalam bentuk tindakan nyata.<br><br>Sebelumnya, AKP Jesko Siburian diketahui telah menyatakan komitmennya untuk menelusuri dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam praktik pelangsiran tersebut, tepat setelah adanya laporan dan data rinci yang diterima. Masyarakat berharap pernyataan itu segera diikuti langkah investigasi, pemeriksaan, hingga penjatuhan sanksi sesuai hukum, guna memastikan BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh warga yang berhak, bukan dikuras oleh oknum tertentu.<br><br>Namun, seiring berjalannya waktu, pemantauan di lapangan serta konfirmasi yang dilakukan melalui pesan singkat kepada AKP Jesko Siburian tidak menunjukkan adanya perkembangan berarti. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai status penanganan kasus, kendala yang dihadapi, maupun langkah konkret apa saja yang sudah dijalani sejak janji tersebut diucapkan. Ketiadaan tindak lanjut ini seolah membiarkan praktik ilegal itu terus berlangsung.<br><br>Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya mengaku kecewa berat. Ia sempat berharap besar setelah membaca berita bahwa aparat akan memberantas pelangsir, namun kenyataan di lapangan justru sebaliknya. SPBU Bandar Labuhan masih menjadi sasaran empuk pengurasan Pertalite bersubsidi.<br><br>"Saya pikir benar-benar akan ditindak, ternyata hanya janji saja. Saya jadi pesimis melihat kinerja aparat penegak hukum ini. Pertalite subsidi itu hak rakyat, bukan untuk keuntungan sekelompok orang saja, tapi kenyataannya mereka bebas beroperasi," ungkap warga tersebut, Jumat (5/6/2026).<br><br>Keluhan serupa disampaikan seorang warga berinisial D yang kerap harus antre panjang saat mengisi bahan bakar. Menurut pengamatannya, antrean panjang di SPBU tersebut justru didominasi oleh para pelangsir yang beroperasi dengan sangat leluasa.<br><br>"Setiap siang antrean selalu panjang, dan kebanyakan yang antre itu para pelangsir. Saya lihat mereka bolak-balik datang, tiap 3 sampai 5 menit sekali kendaraan mereka mengisi Pertalite. Sangat merugikan kami warga biasa," keluhnya.<br><br>Ketidaktegasan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini memicu kekhawatiran bahwa praktik yang merugikan keuangan negara dan hak masyarakat luas ini sengaja dibiarkan. Perlu diingat, penyalahgunaan, penimbunan, atau pengalihan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana berat yang diatur dalam peraturan ketenagalistrikan dan energi, dengan ancaman hukuman penjara hingga denda miliaran rupiah.<br><br>Publik dan pemangku kepentingan berhak menuntut kepastian hukum. Komitmen lisan saja tidak cukup untuk menciptakan efek jera maupun menjaga integritas penyaluran energi milik negara. Diperlukan transparansi dan akuntabilitas nyata dari aparat penegak hukum agar setiap laporan yang masuk ditangani secara tuntas, profesional, dan tidak berhenti sekadar di janji manis.<br><br>Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu kejelasan resmi dari Kanit Tipidter Polres Deli Serdang terkait nasib penanganan kasus di SPBU Bandar Labuhan. Kecepatan dan ketegasan tindakan yang diambil nantinya akan menjadi penentu kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian dalam mengawal aset negara demi kepentingan rakyat banyak.</p><p><strong>[REDAKTUR: DEDI]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pertalite-subsidi-dikuras-mafia-kanit-tipidter-polres-deli-serdang-diduga-bacot_8G8a2CI7e4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Kerahkan Hercules &amp; Menara Darurat, Percepat Pulihkan Listrik Sumut</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;kerahkan&#45;hercules&#45;menara&#45;darurat&#45;percepat&#45;pulihkan&#45;listrik&#45;sumut&#45;5L3ocWL4bl/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;kerahkan&#45;hercules&#45;menara&#45;darurat&#45;percepat&#45;pulihkan&#45;listrik&#45;sumut&#45;5L3ocWL4bl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:09:28 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) terus bergerak cepat dan mengerahkan segala sumber daya untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara. Langkah ini diambil pasca terjadinya kerusakan parah pada infrastruktur transmisi akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (4/6) lalu.Berdasarkan data yang tercatat, sebanyak 9 menara transmisi roboh total dan 3 lainnya mengalami kerusakan berat akibat hujan lebat serta angin kencang. Kondisi ini memerlukan penanganan khusus dan intensif agar pasokan listrik bagi masyarakat Sumut dapat segera kembali normal.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>PT PLN (Persero) terus bergerak cepat dan mengerahkan segala sumber daya untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara. Langkah ini diambil pasca terjadinya kerusakan parah pada infrastruktur transmisi akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (4/6) lalu.<br><br>Berdasarkan data yang tercatat, sebanyak 9 menara transmisi roboh total dan 3 lainnya mengalami kerusakan berat akibat hujan lebat serta angin kencang. Kondisi ini memerlukan penanganan khusus dan intensif agar pasokan listrik bagi masyarakat Sumut dapat segera kembali normal.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780711958_37dcb68d277d2ab621b1.jpg"></figure><p><br><br>Sebagai langkah strategis percepatan perbaikan, PLN mendatangkan 4 set Tower Emergency (TE) atau menara darurat yang dikirimkan dari berbagai wilayah di Indonesia. Rinciannya meliputi 1 set dari Aceh, 1 set dari Sumatera Selatan, dan 2 set lagi dikirimkan langsung dari Jakarta.<br><br>Demi mempersingkat waktu pengiriman, dua unit Tower Emergency yang berasal dari Jakarta diangkut menggunakan pesawat Hercules. Peralatan tersebut telah tiba di wilayah Sumatera Utara hari ini, guna segera dimobilisasi ke lokasi kerusakan dan mendukung pekerjaan tim teknis di lapangan.<br><br>Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera, Yenti Elfina, menjelaskan bahwa mobilisasi peralatan dan tenaga kerja lintas wilayah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan jaringan yang terdampak.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780712009_1eae9b33e523ca0dfacf.jpg"></figure><p><br><br>“Kami bergerak sangat cepat dengan mengerahkan personel lintas unit serta seluruh sumber daya yang dibutuhkan. Hari ini pesawat Hercules pengangkut dua set Tower Emergency dari Jakarta sudah mendarat di Sumut. Dukungan peralatan ini sangat krusial agar pembangunan menara darurat dan pemulihan jalur transmisi bisa segera terlaksana,” ujar Yenti Elfina.<br><br>Saat ini, fokus utama tim PLN adalah mendirikan Tower Emergency pada jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV. Ratusan tenaga ahli dan teknisi telah bersiaga penuh di lokasi untuk memastikan proses pengangkutan material, konstruksi, hingga pengamanan lokasi berjalan lancar, dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja.<br><br>Berdasarkan rencana teknis yang telah disusun, pembangunan menara darurat ini ditargetkan rampung pada 14 Juni 2026, dengan catatan kondisi cuaca mendukung dan akses lokasi pekerjaan dapat dilalui dengan baik.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780712024_eac6c10052d8e16f3c1e.jpg"></figure><p><br><br>“Seluruh personel bekerja maksimal selama 24 jam non-stop dengan mengedepankan standar keselamatan dan kualitas pekerjaan. Kami optimistis target penyelesaian dapat tercapai, sehingga normalisasi sistem kelistrikan berjalan lebih cepat dan keandalan listrik bagi masyarakat segera pulih sepenuhnya,” tambah Yenti.<br><br>Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat, Pemerintah Daerah, serta pihak TNI/Polri yang telah membantu kelancaran proses ini. Yenti pun kembali memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga akibat gangguan ini.<br><br>“Kami memohon maaf atas gangguan yang terjadi. Saat ini kebijakan manajemen beban atau pengaturan pasokan listrik masih diterapkan secara terukur di sejumlah wilayah demi menjaga kestabilan sistem secara keseluruhan. Terima kasih atas pengertian dan dukungan semua pihak,” tutupnya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780712037_954af6f1c54dc59f0ef2.jpg"></figure><p><br><br>PLN mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu memantau perkembangan terkini dan informasi resmi mengenai pemulihan listrik Sumut melalui aplikasi PLN Mobile atau kanal komunikasi resmi PLN lainnya.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pln-kerahkan-hercules-menara-darurat-percepat-pulihkan-listrik-sumut_bnQb7jdiGh.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ternyata...Ini Penyebab Listrik Bergantian Mati di Sumut!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/ternyataini&#45;penyebab&#45;listrik&#45;bergantian&#45;mati&#45;di&#45;sumut&#45;5orNX6i4d3/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/ternyataini&#45;penyebab&#45;listrik&#45;bergantian&#45;mati&#45;di&#45;sumut&#45;5orNX6i4d3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 08:53:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) bergerak cepat mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Provinsi Sumatera Utara, pasca terjadinya kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem. Peristiwa robohnya menara transmisi terjadi pada Kamis (4/6) pukul 20.03 WIB, dipicu oleh hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.Akibat insiden tersebut, penyaluran pasokan daya menjadi terbatas dan berdampak pada ketersediaan listrik di berbagai daerah. Guna menjaga keandalan jaringan serta mencegah gangguan yang meluas hingga menyebabkan pemadaman total, PLN menerapkan kebijakan manajemen beban secara terukur dan bergantian bagi sebagian pelanggan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>PT PLN (Persero) bergerak cepat mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Provinsi Sumatera Utara, pasca terjadinya kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem. Peristiwa robohnya menara transmisi terjadi pada Kamis (4/6) pukul 20.03 WIB, dipicu oleh hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.<br><br>Akibat insiden tersebut, penyaluran pasokan daya menjadi terbatas dan berdampak pada ketersediaan listrik di berbagai daerah. Guna menjaga keandalan jaringan serta mencegah gangguan yang meluas hingga menyebabkan pemadaman total, PLN menerapkan kebijakan manajemen beban secara terukur dan bergantian bagi sebagian pelanggan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780710928_94b09f16f0d7929f954f.jpg"></figure><p><br><br>Pengaturan pemakaian daya ini berlaku untuk wilayah Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Langkat. Selama masa perbaikan berlangsung, pelanggan di daerah terdampak berpotensi mengalami pemadaman listrik sementara sebanyak 1 hingga 2 kali sehari, dengan durasi sekitar 3 jam pada setiap sesi pengaturan.<br><br>Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sumatera Utara, Efron Lumban Gaol, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk pengamanan sistem kelistrikan yang paling tepat dilakukan saat ini.<br><br>“Pengaturan pasokan listrik dilakukan secara terukur dan bergantian demi menjaga kestabilan sistem secara keseluruhan. Tim kami terus memantau kondisi jaringan secara real-time dan berupaya semaksimal mungkin agar dampak ketidaknyamanan bagi pelanggan dapat diminimalkan,” jelas Efron.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780710940_0bcfa5192b808681bada.jpg"></figure><p><br><br>Sebagai upaya percepatan pemulihan, tim teknis lintas unit dari PLN sedang bekerja keras memperbaiki jalur transmisi yang rusak. Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah pembangunan menara darurat (tower emergency) agar pasokan daya dapat segera dikembalikan ke kondisi normal secepatnya.<br><br>“Kami mewakili seluruh jajaran PLN menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan dan ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Seluruh personel telah dikerahkan dan bekerja siaga penuh agar pemulihan sistem kelistrikan Sumatera Utara dapat selesai lebih cepat dari perkiraan,” ungkap Efron Lumban Gaol.<br><br>Selain fokus pada perbaikan, PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan, terutama saat cuaca buruk masih berlangsung. Masyarakat dapat memantau perkembangan terkini kondisi kelistrikan serta melaporkan gangguan yang terjadi melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN di nomor 123.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/ternyataini-penyebab-listrik-bergantian-mati-di-sumut_grDtx218yN.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Deli Serdang Gandeng Kementerian HAM Selesaikan Persoalan Aset di Lahan HGU</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/pemkab&#45;deli&#45;serdang&#45;gandeng&#45;kementerian&#45;ham&#45;selesaikan&#45;persoalan&#45;aset&#45;di&#45;lahan&#45;hgu&#45;AX4vEw40o7/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/pemkab&#45;deli&#45;serdang&#45;gandeng&#45;kementerian&#45;ham&#45;selesaikan&#45;persoalan&#45;aset&#45;di&#45;lahan&#45;hgu&#45;AX4vEw40o7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 19:58:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO, Lubuk pakam – Upaya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperjuangkan kepastian hukum bagi aset&#45;aset publik yang berdiri di atas lahan HGU mendapat dukungan dari Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>, <strong>Lubuk pakam</strong> – Upaya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperjuangkan kepastian hukum bagi aset-aset publik yang berdiri di atas lahan HGU mendapat dukungan dari Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia.</p><p>Dukungan tersebut disampaikan Tenaga Ahli Menteri HAM RI, Muhammad Hasbi Simanjuntak, saat bertemu Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan di Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (3/6/2026), sebagai tindak lanjut atas surat yang telah disampaikan pemerintah daerah.</p><p>Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Deli Serdang memaparkan data aset daerah yang selama ini digunakan untuk kepentingan masyarakat namun berada di atas lahan HGU PTPN. Aset tersebut meliputi 75 gedung sekolah, delapan puskesmas, serta 468 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah.</p><p>Bupati Asri Ludin Tambunan menjelaskan, persoalan tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut keberlangsungan pelayanan publik yang selama puluhan tahun telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Keberadaan fasilitas-fasilitas tersebut tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat karena menjadi sarana utama dalam memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, hingga mendukung aktivitas ekonomi dan sosial.</p><p>"Kalau seluruh fasilitas umum yang ada di atas lahan tersebut dipersoalkan atau bahkan dikosongkan, maka dampaknya akan sangat besar terhadap masyarakat. Dampaknya bukan hanya pemerintah daerah, tetapi hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan, layanan kesehatan dan pelayanan publik," katanya.</p><p>Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya ingin memastikan aset-aset yang selama ini dibangun untuk kepentingan masyarakat memiliki kepastian hukum yang jelas.</p><p>Karena itu, Pemkab Deli Serdang berharap dapat ditemukan mekanisme penyelesaian yang memungkinkan lahan tempat berdirinya fasilitas-fasilitas publik tersebut ditata menjadi bagian dari aset pemerintah daerah, sehingga pengelolaan, pengembangan, dan pemanfaatannya bagi masyarakat dapat dilakukan secara lebih optimal.</p><p>Pemkab Deli Serdang berharap Kementerian HAM dapat memberikan dukungan melalui kajian dan rekomendasi yang menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam penyelesaian persoalan tersebut.</p><p>"Saya berharap Kementerian HAM dapat membantu memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi, terutama terhadap fasilitas-fasilitas publik yang selama ini telah dimanfaatkan untuk kepentingan umum," ujarnya.</p><p>Sementara itu, Kementerian HAM RI yang diwakili Tenaga Ahli, Muhammad Hasbi Simanjuntak mengatakan, kedatangannya ke Deli Serdang merupakan tindak lanjut arahan Menteri HAM setelah menerima laporan dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.</p><p>Menurutnya, Kementerian HAM memandang persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan status pertanahan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pelayanan publik dan perlindungan hak-hak masyarakat.</p><p>"Ada tiga hal yang menjadi perhatian kami. Pertama, keberlanjutan infrastruktur pelayanan publik. Kedua, dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Ketiga, potensi risiko sosial yang dapat terjadi apabila persoalan ini tidak segera diselesaikan," katanya.</p><p>Hasbi menjelaskan, keberadaan puluhan sekolah, fasilitas kesehatan, dan ratusan ruas jalan yang saat ini dimanfaatkan masyarakat harus menjadi pertimbangan penting dalam proses penyelesaian persoalan.</p><p>Meski tidak memiliki kewenangan menentukan status hukum kepemilikan tanah, Kementerian HAM, lanjutnya, dapat memberikan analisis dan rekomendasi berdasarkan perspektif hak asasi manusia.</p><p>"Kami kemari ingin mendapatkan informasi yang utuh mengenai sejarah dan perkembangan persoalan ini sehingga dapat dilakukan analisis terhadap potensi dampak yang mungkin terjadi. Hak atas pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik merupakan bagian penting yang harus menjadi perhatian," ujarnya.</p><p>Hasbi juga menilai persoalan yang dihadapi Deli Serdang memiliki karakteristik yang serupa dengan sejumlah daerah lain di Indonesia, sehingga penyelesaiannya dapat menjadi referensi bagi penanganan kasus serupa di masa mendatang.</p><p>“Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi terbaik yang memperhatikan kepastian hukum sekaligus menjamin perlindungan hak-hak masyarakat,” pungkasnya.</p><p>Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Hasbi Simanjuntak turut didampingi Kasubdit Pengaduan Kementerian HAM RI, Vella Okta Rini; Analis HAM Ahli Pertama, Rahmat Miftahul Rizki; Kabid Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Sondang Berliana; serta Analis Hukum, Zhanniza Erlian Angelita.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pemkab-deli-serdang-gandeng-kementerian-ham-selesaikan-persoalan-aset-di-lahan-hgu_jz0sNa9846.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Deli Serdang Lantik Dua Kepala Dinas Definitif Bersama 18 Pejabat</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;lantik&#45;dua&#45;kepala&#45;dinas&#45;definitif&#45;bersama&#45;18&#45;pejabat&#45;z9SHdz2Z8S/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;lantik&#45;dua&#45;kepala&#45;dinas&#45;definitif&#45;bersama&#45;18&#45;pejabat&#45;z9SHdz2Z8S/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:56:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO, Lubuk pakam – Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, melantik 20 pejabat di Aula Cendana Lantai II, Rabu (3/6/2026). Dua di antaranya merupakan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,</strong> <strong>Lubuk pakam </strong>– Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, melantik 20 pejabat di Aula Cendana Lantai II, Rabu (3/6/2026). Dua di antaranya merupakan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.</p><p>Keduanya yakni Anggiat P Sipayung sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan dr Alfian Zunaidi sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.</p><p>Bupati menyampaikan bahwa kehadiran kepala dinas definitif pada kedua perangkat daerah tersebut penting untuk memperkuat kepemimpinan organisasi sekaligus memastikan program-program strategis nasional yang menjadi tanggung jawab masing-masing dinas dapat berjalan lebih efektif dan terukur.</p><p>"Dua pejabat eselon II yang dilantik hari ini memimpin perangkat daerah yang menjalankan program strategis nasional. Karena itu, mereka tidak hanya bekerja untuk Kabupaten Deli Serdang, tetapi juga memberikan sumbangsih terhadap keberhasilan program nasional," tegasnya.</p><p>Selain itu, Bupati juga melantik tiga kepala UPT puskesmas, yakni Kepala UPT Puskesmas Tiga Juhar Kecamatan STM Hulu, Kepala UPT Puskesmas Sibolangit Kecamatan Sibolangit, dan Kepala UPT Puskesmas Karang Anyar Kecamatan Beringin. Pelantikan turut mencakup 15 kepala sekolah tingkat TK dan SD.</p><p>Bupati juga menyampaikan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan akan terus dilakukan sebagai bagian dari pembinaan aparatur sekaligus upaya meningkatkan kualitas kinerja perangkat daerah.</p><p>"Pelantikan akan terus dilaksanakan dalam rangka pembinaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Ini merupakan bagian dari upaya memastikan organisasi berjalan lebih efektif dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.</p><p>Kepada seluruh pejabat yang dilantik, Bupati berpesan agar segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab yang baru, meningkatkan kinerja, memperbaiki kualitas pelayanan, serta mendorong capaian indikator-indikator yang menjadi tolok ukur keberhasilan masing-masing instansi.</p><p>"Naikkan kinerjanya, perbaiki pelayanannya, dan tingkatkan capaian indikator penilaian yang sudah ditetapkan. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan orientasi pada hasil," pungkas Bupati.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/bupati-deli-serdang-lantik-dua-kepala-dinas-definitif-bersama-18-pejabat_mnqYjB8snc.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PORDI Gelar Turnamen Domino Sumut 2026: Anggota Brimob, Ipda Agus Gunawan Keluar Sebagai Juara</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/turnamen&#45;domino&#45;sumut&#45;2026&#45;anggota&#45;brimob&#45;ipda&#45;agus&#45;gunawan&#45;keluar&#45;sebagai&#45;juara&#45;IWEtm13Ml0/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/turnamen&#45;domino&#45;sumut&#45;2026&#45;anggota&#45;brimob&#45;ipda&#45;agus&#45;gunawan&#45;keluar&#45;sebagai&#45;juara&#45;IWEtm13Ml0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:13:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Permainan domino telah lama dikenal sebagai salah satu hiburan populer di tengah masyarakat Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan pada rentang tahun 1950 hingga 1960&#45;an. Seiring berjalannya waktu, permainan ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi dalam acara keluarga, festival, maupun pertemuan komunitas, tetapi juga diakui sebagai aktivitas yang menuntut ketajaman logika, strategi matang, dan pemikiran filosofis yang mendalam.Momen bersejarah bagi perkembangan domino di wilayah Sumatera Utara tercatat pada akhir pekan lalu, saat Pengurus Daerah Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sumut menggelar Turnamen Eksebisi Domino Tunggal Putra Antar Pengurus Se&#45;Sumut. Kompetisi bertajuk Sumut Domino Tournament 2026 ini berlangsung meriah di Jalan Haji Anif, Medan, pada tanggal 30 hingga 31 Mei 2026, dan menjadi kolaborasi perdana berskala besar antara PORDI dengan Higgs Games Island (HGI).Ketua PORDI Sumut, Zulhidayat, dalam keterangannya usai acara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis dalam memajukan domino sebagai cabang olahraga berprestasi.“Turnamen ini adalah momen penting yang patut kita rayakan, menandai kolaborasi besar pertama antara PORDI dan Higgs Games Island. Kompetisi ini menggunakan format gabungan antara sistem daring (online) dan luring (offline). Ke depannya, PORDI bersama mitra strategis kami, HGI, akan terus menyelenggarakan lebih banyak turnamen domino. Tujuannya tidak hanya untuk menyatukan para pemain di Sumatera Utara, tetapi juga untuk membawa olahraga ini ke panggung nasional hingga internasional,” tegas Zulhidayat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Permainan domino telah lama dikenal sebagai salah satu hiburan populer di tengah masyarakat Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan pada rentang tahun 1950 hingga 1960-an. Seiring berjalannya waktu, permainan ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi dalam acara keluarga, festival, maupun pertemuan komunitas, tetapi juga diakui sebagai aktivitas yang menuntut ketajaman logika, strategi matang, dan pemikiran filosofis yang mendalam.<br><br>Momen bersejarah bagi perkembangan domino di wilayah Sumatera Utara tercatat pada akhir pekan lalu, saat Pengurus Daerah Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sumut menggelar Turnamen Eksebisi Domino Tunggal Putra Antar Pengurus Se-Sumut. Kompetisi bertajuk Sumut Domino Tournament 2026 ini berlangsung meriah di Jalan Haji Anif, Medan, pada tanggal 30 hingga 31 Mei 2026, dan menjadi kolaborasi perdana berskala besar antara PORDI dengan Higgs Games Island (HGI).<br><br>Ketua PORDI Sumut, Zulhidayat, dalam keterangannya usai acara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis dalam memajukan domino sebagai cabang olahraga berprestasi.<br><br>“Turnamen ini adalah momen penting yang patut kita rayakan, menandai kolaborasi besar pertama antara PORDI dan Higgs Games Island. Kompetisi ini menggunakan format gabungan antara sistem daring (online) dan luring (offline). Ke depannya, PORDI bersama mitra strategis kami, HGI, akan terus menyelenggarakan lebih banyak turnamen domino. Tujuannya tidak hanya untuk menyatukan para pemain di Sumatera Utara, tetapi juga untuk membawa olahraga ini ke panggung nasional hingga internasional,” tegas Zulhidayat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780284004_67a3cdf476037b0686b1.jpg"></figure><p><br><br>Selama dua hari pelaksanaan, suasana di lokasi pertandingan terasa sangat hidup dan kompetitif. Area arena tidak pernah sepi dari pengunjung, mulai dari pagi hingga malam hari. Meja-meja pertandingan terus terisi oleh para peserta yang datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara, sementara penonton memadati sisi arena untuk menyaksikan aksi para pemain.<br><br>Antusiasme semakin memuncak saat babak-babak penentuan berlangsung. Sorak sorai penonton terdengar riuh setiap kali terjadi momen krusial di atas meja permainan. Di sinilah terlihat bahwa domino kini telah bergeser persepsi masyarakatnya: bukan lagi sekadar permainan santai, melainkan sebuah cabang olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi, kemampuan membaca pola permainan lawan, serta pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.<br><br>Penyelenggaraan turnamen ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Keberhasilan acara ini juga berkat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Satuan Narkoba Polrestabes Medan dan Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu, yang turut berperan dalam kelancaran kegiatan persahabatan antar pengurus PORDI se-Sumatera Utara tersebut. Zulhidayat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia pelaksana, serta para sponsor yang telah berkontribusi.<br><br>Salah satu momen puncak acara adalah penyerahan hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang. Untuk kategori Juara Umum 1, gelar berhasil diraih oleh Ipda Agus Gunawan dari satuan Brimob Polda Sumatera Utara yang menunjukkan performa luar biasa sepanjang kompetisi.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780284025_2a5a6bd6a2fae84f0a1e.jpg"></figure><p><br><br>Tidak berhenti pada penyelenggaraan turnamen, PORDI Sumut telah menyiapkan langkah strategis jangka panjang. Dalam waktu dekat, organisasi ini akan menyusun program pembinaan atlet secara berjenjang dan terstruktur. PORDI Sumut berkomitmen untuk menjangkau hingga ke 33 kabupaten/kota di wilayah Sumatera Utara demi menggali dan menemukan bibit-bibit atlet muda berpotensi.<br><br>“Ke depan, PORDI dan HGI berkomitmen mendorong domino sebagai cabang olahraga berprestasi yang sesungguhnya. Kami tengah menyusun program pembinaan atlet berbasis peningkatan strategi, kekuatan mental, dan pencarian bakat dari seluruh pelosok daerah. Jaringan turnamen juga akan kami perluas mulai dari tingkat lokal, daerah, hingga nasional. Target kami sangat jelas: membawa nama olahraga domino Indonesia bersinar di kancah internasional secara profesional,” pungkas Zulhidayat dengan penuh optimis.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/turnamen-domino-sumut-2026-anggota-brimob-ipda-agus-gunawan-keluar-sebagai-juara_sPKuzzCO52.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Highpass Bantah Tudingan Negatif: Semua Berjalan Sesuai Ketentuan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/highpass&#45;bantah&#45;tudingan&#45;negatif&#45;semua&#45;berjalan&#45;sesuai&#45;ketentuan&#45;7lFJolitmB/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/highpass&#45;bantah&#45;tudingan&#45;negatif&#45;semua&#45;berjalan&#45;sesuai&#45;ketentuan&#45;7lFJolitmB/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 30 May 2026 21:48:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Manajemen Tempat Hiburan Malam (THM) Highpass akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya berbagai tudingan serta poster penolakan dari sejumlah pihak. Tuduhan yang berkembang menyebutkan bahwa keberadaan dan operasional tempat hiburan tersebut dinilai meresahkan masyarakat serta dianggap mencederai moral lingkungan sekitar.Menanggapi isu yang berkembang tersebut, pihak manajemen Highpass dengan tegas membantah segala tuduhan yang dialamatkan kepada mereka. Mereka menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang berjalan di lokasi usahanya telah berlangsung sesuai dengan ketentuan, peraturan perundang&#45;undangan, dan norma yang berlaku. Hal ini mencakup aspek perizinan usaha yang sah, kepatuhan terhadap jam operasional yang ditetapkan, hingga penerapan sistem pengawasan internal yang ketat terhadap seluruh pengunjung yang datang.&quot;Kami menghormati aspirasi masyarakat, namun kami juga berharap informasi yang beredar tidak menggiring opini yang belum tentu benar. Highpass beroperasi secara legal dan selalu mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah,&quot; ujar perwakilan manajemen Highpass saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026).Salah satu isu yang sempat mengemuka dan menjadi sorotan adalah adanya informasi mengenai pengunjung yang didapati positif menggunakan narkoba saat dilakukannya razia oleh aparat penegak hukum. Terkait hal ini, pihak manajemen memberikan penjelasan tegas bahwa kasus tersebut murni merupakan tindakan dari oknum individu atau perseorangan, dan sama sekali tidak mencerminkan kebijakan, dukungan, maupun aktivitas yang difasilitasi oleh pengelola tempat hiburan.Bahkan, pihak Highpass mengaku justru selama ini menjadi mitra yang mendukung penuh langkah aparat kepolisian dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Mereka menegaskan selalu bersikap kooperatif dan terbuka setiap kali dilakukan pemeriksaan, pengawasan, maupun operasi razia di lokasi.&quot;Kami mendukung penuh upaya aparat dalam menciptakan lingkungan hiburan yang aman dan bersih dari narkoba. Jika ada pengunjung yang terbukti melanggar hukum, tentu itu menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan, dan kami tidak akan melindungi pihak yang salah,&quot; jelasnya.Selain isu narkoba, tudingan lain yang dibantah keras adalah anggapan bahwa keberadaan lokasi hiburan tersebut mengganggu rumah ibadah atau meresahkan ketertiban umum warga sekitar. Manajemen mengaku senantiasa menjaga komunikasi yang baik dengan warga lingkungan dan berupaya menjalankan usaha secara kondusif agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi sekitar.&quot;Kami tetap menghargai norma sosial dan lingkungan sekitar. Selama ini kami juga berupaya menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban, termasuk pengendalian suara agar tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat,&quot; tambahnya.Di akhir pernyataannya, manajemen berharap masyarakat dapat menyikapi berbagai informasi yang beredar di ruang publik dengan bijak, kritis, dan objektif. Publik diimbau untuk tidak langsung menyimpulkan sesuatu atau menghakimi tanpa didasari fakta yang jelas serta keputusan resmi dari pihak berwenang.&quot;Kami terbuka terhadap evaluasi dan masukan yang membangun. Namun kami juga berharap tidak ada penyebaran informasi yang bersifat menuduh atau dapat merugikan nama baik usaha kami tanpa dasar dan bukti yang jelas,&quot; tutup pihak manajemen Highpass.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Manajemen Tempat Hiburan Malam (THM) Highpass akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya berbagai tudingan serta poster penolakan dari sejumlah pihak. Tuduhan yang berkembang menyebutkan bahwa keberadaan dan operasional tempat hiburan tersebut dinilai meresahkan masyarakat serta dianggap mencederai moral lingkungan sekitar.<br><br>Menanggapi isu yang berkembang tersebut, pihak manajemen Highpass dengan tegas membantah segala tuduhan yang dialamatkan kepada mereka. Mereka menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang berjalan di lokasi usahanya telah berlangsung sesuai dengan ketentuan, peraturan perundang-undangan, dan norma yang berlaku. Hal ini mencakup aspek perizinan usaha yang sah, kepatuhan terhadap jam operasional yang ditetapkan, hingga penerapan sistem pengawasan internal yang ketat terhadap seluruh pengunjung yang datang.<br><br>"Kami menghormati aspirasi masyarakat, namun kami juga berharap informasi yang beredar tidak menggiring opini yang belum tentu benar. Highpass beroperasi secara legal dan selalu mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah," ujar perwakilan manajemen Highpass saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026).<br><br>Salah satu isu yang sempat mengemuka dan menjadi sorotan adalah adanya informasi mengenai pengunjung yang didapati positif menggunakan narkoba saat dilakukannya razia oleh aparat penegak hukum. Terkait hal ini, pihak manajemen memberikan penjelasan tegas bahwa kasus tersebut murni merupakan tindakan dari oknum individu atau perseorangan, dan sama sekali tidak mencerminkan kebijakan, dukungan, maupun aktivitas yang difasilitasi oleh pengelola tempat hiburan.<br><br>Bahkan, pihak Highpass mengaku justru selama ini menjadi mitra yang mendukung penuh langkah aparat kepolisian dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Mereka menegaskan selalu bersikap kooperatif dan terbuka setiap kali dilakukan pemeriksaan, pengawasan, maupun operasi razia di lokasi.<br><br>"Kami mendukung penuh upaya aparat dalam menciptakan lingkungan hiburan yang aman dan bersih dari narkoba. Jika ada pengunjung yang terbukti melanggar hukum, tentu itu menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan, dan kami tidak akan melindungi pihak yang salah," jelasnya.<br><br>Selain isu narkoba, tudingan lain yang dibantah keras adalah anggapan bahwa keberadaan lokasi hiburan tersebut mengganggu rumah ibadah atau meresahkan ketertiban umum warga sekitar. Manajemen mengaku senantiasa menjaga komunikasi yang baik dengan warga lingkungan dan berupaya menjalankan usaha secara kondusif agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi sekitar.<br><br>"Kami tetap menghargai norma sosial dan lingkungan sekitar. Selama ini kami juga berupaya menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban, termasuk pengendalian suara agar tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat," tambahnya.<br><br>Di akhir pernyataannya, manajemen berharap masyarakat dapat menyikapi berbagai informasi yang beredar di ruang publik dengan bijak, kritis, dan objektif. Publik diimbau untuk tidak langsung menyimpulkan sesuatu atau menghakimi tanpa didasari fakta yang jelas serta keputusan resmi dari pihak berwenang.<br><br>"Kami terbuka terhadap evaluasi dan masukan yang membangun. Namun kami juga berharap tidak ada penyebaran informasi yang bersifat menuduh atau dapat merugikan nama baik usaha kami tanpa dasar dan bukti yang jelas," tutup pihak manajemen Highpass.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/highpass-bantah-tudingan-negatif-semua-berjalan-sesuai-ketentuan_zQ5Sk2iI0o.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SPBU Bandar Labuhan Diduga Dikuasai Mafia: Kapolsek Tak Mampu, Kanit Tipidter Turun Tangan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/spbu&#45;bandar&#45;labuhan&#45;diduga&#45;dikuasai&#45;mafia&#45;kapolsek&#45;tak&#45;mampu&#45;kanit&#45;tipidter&#45;turun&#45;tangan&#45;w7dQgfOmnr/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/spbu&#45;bandar&#45;labuhan&#45;diduga&#45;dikuasai&#45;mafia&#45;kapolsek&#45;tak&#45;mampu&#45;kanit&#45;tipidter&#45;turun&#45;tangan&#45;w7dQgfOmnr/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 30 May 2026 15:32:46 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Viralnya praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bandar Labuhan, Tanjung Morawa dengan kode nomor 14.2031142, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari pihak kepolisian. Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Deli Serdang, AKP Jesko Siburian, berjanji akan menindaklanjuti informasi yang beredar luas di masyarakat tersebut.Seperti diketahui, praktik yang merugikan negara ini dilakukan oleh para pelangsir yang beroperasi di SPBU tersebut. Mereka diketahui menguras pasokan Pertalite yang seharusnya ditujukan bagi masyarakat umum, lalu mengumpulkannya di beberapa titik penampungan tersembunyi. BBM bersubsidi yang telah dikumpulkan itu kemudian didistribusikan kembali dengan harga yang lebih tinggi semata&#45;mata demi keuntungan pribadi dan kelompok, yang jelas&#45;jelas melanggar aturan penyaluran energi bersubsidi.Kasus ini sebenarnya sudah disinggung dan dikonfirmasi sebelumnya kepada Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik. Saat itu, ia dengan tegas menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dan berjanji akan mengoordinasikan penanganan kasus ini bersama unit ekonomi dan Tipidter. Namun, janji tegas tersebut ternyata hanya menjadi kata&#45;kata manis yang tak berbekas.Saat pihak awak media berusaha melakukan konfirmasi kembali untuk menanyakan perkembangan tindak lanjut yang dijanjikan, pemimpin kepolisian di wilayah hukum Tanjung Morawa itu justru tiba&#45;tiba bungkam dan tidak memberikan penjelasan apa pun. Sikap diam ini pun memicu pertanyaan besar di publik: apakah janji penindakan yang disampaikan sebelumnya hanya sekadar basa&#45;basi untuk meredam isu, atau memang ada hal lain yang membuat penegakan hukum terhenti di tengah jalan?Kini, harapan masyarakat kembali tertuju pada Kanit Tipidter Polres Deli Serdang, AKP Jesko Siburian. Menanggapi kabar yang mengemuka, ia menegaskan keseriusannya untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.&quot;Makasih infonya bang, akan kita tindak lanjut info tsb,&quot; tegas AKP Jesko Siburian singkat namun tegas saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026) lalu.Masyarakat kini menunggu pembuktian nyata dari pihak Polres Deli Serdang. Publik berharap kali ini janji penindakan tidak lagi berakhir menjadi angin lalu seperti yang terjadi sebelumnya, namun benar&#45;benar ditindak tegas hingga ke akar masalah demi menghentikan kebocoran dan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan hajat hidup orang banyak.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Viralnya praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bandar Labuhan, Tanjung Morawa dengan kode nomor 14.2031142, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari pihak kepolisian. Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Deli Serdang, AKP Jesko Siburian, berjanji akan menindaklanjuti informasi yang beredar luas di masyarakat tersebut.<br><br>Seperti diketahui, praktik yang merugikan negara ini dilakukan oleh para pelangsir yang beroperasi di SPBU tersebut. Mereka diketahui menguras pasokan Pertalite yang seharusnya ditujukan bagi masyarakat umum, lalu mengumpulkannya di beberapa titik penampungan tersembunyi. BBM bersubsidi yang telah dikumpulkan itu kemudian didistribusikan kembali dengan harga yang lebih tinggi semata-mata demi keuntungan pribadi dan kelompok, yang jelas-jelas melanggar aturan penyaluran energi bersubsidi.<br><br>Kasus ini sebenarnya sudah disinggung dan dikonfirmasi sebelumnya kepada Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik. Saat itu, ia dengan tegas menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dan berjanji akan mengoordinasikan penanganan kasus ini bersama unit ekonomi dan Tipidter. Namun, janji tegas tersebut ternyata hanya menjadi kata-kata manis yang tak berbekas.<br><br>Saat pihak awak media berusaha melakukan konfirmasi kembali untuk menanyakan perkembangan tindak lanjut yang dijanjikan, pemimpin kepolisian di wilayah hukum Tanjung Morawa itu justru tiba-tiba bungkam dan tidak memberikan penjelasan apa pun. Sikap diam ini pun memicu pertanyaan besar di publik: apakah janji penindakan yang disampaikan sebelumnya hanya sekadar basa-basi untuk meredam isu, atau memang ada hal lain yang membuat penegakan hukum terhenti di tengah jalan?<br><br>Kini, harapan masyarakat kembali tertuju pada Kanit Tipidter Polres Deli Serdang, AKP Jesko Siburian. Menanggapi kabar yang mengemuka, ia menegaskan keseriusannya untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.<br><br>"Makasih infonya bang, akan kita tindak lanjut info tsb," tegas AKP Jesko Siburian singkat namun tegas saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026) lalu.<br><br>Masyarakat kini menunggu pembuktian nyata dari pihak Polres Deli Serdang. Publik berharap kali ini janji penindakan tidak lagi berakhir menjadi angin lalu seperti yang terjadi sebelumnya, namun benar-benar ditindak tegas hingga ke akar masalah demi menghentikan kebocoran dan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan hajat hidup orang banyak.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/spbu-bandar-labuhan-diduga-dikuasai-mafia-kapolsek-tak-mampu-kanit-tipidter-turun-tangan_0H8pHz1I53.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Togel AJ Berkuasa Bertahun&#45;Tahun di 4 Kecamatan, Polrestabes Medan Tak Mampu Atau Tak Mau Bertindak?</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/togel&#45;aj&#45;berkuasa&#45;bertahun&#45;tahun&#45;di&#45;4&#45;kecamatan&#45;polrestabes&#45;medan&#45;tak&#45;mampu&#45;atau&#45;tak&#45;mau&#45;bertindak&#45;sH4gschpN0/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/togel&#45;aj&#45;berkuasa&#45;bertahun&#45;tahun&#45;di&#45;4&#45;kecamatan&#45;polrestabes&#45;medan&#45;tak&#45;mampu&#45;atau&#45;tak&#45;mau&#45;bertindak&#45;sH4gschpN0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 29 May 2026 12:27:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Fakta mengejutkan terungkap ke permukaan: sebuah jaringan judi togel bermerek AJ ternyata menjadi salah satu operasi perjudian terbesar di wilayah hukum Polrestabes Medan. Jaringan ini diketahui telah menguasai dan mendominasi aktivitas di empat kecamatan strategis, yakni Pancur Batu, Kutalimbaru, Tuntungan, dan Sunggal, termasuk kawasan Sei Mencirim. Yang paling memprihatinkan, praktik ilegal ini berjalan bebas dan tak tersentuh hukum selama bertahun&#45;tahun, seolah mendapatkan perlindungan tak tertulis.Keberadaan judi togel AJ ini bukanlah rahasia lagi bagi masyarakat setempat. Bahkan, lokasi operasinya sangat terbuka dan mudah ditemukan hampir setiap warung kopi di wilayah tersebut dijadikan basis kegiatan perjudian. Keterbukaan ini memicu gelombang pertanyaan keras dan kekecewaan publik terhadap kinerja dan efektivitas penegakan hukum yang dijalankan oleh Polrestabes Medan. Bagaimana mungkin kejahatan yang terang&#45;terangan ini dibiarkan tumbuh subur tanpa adanya tindakan tegas?Berdasarkan informasi yang dihimpun, jaringan besar ini dikendalikan oleh seorang tokoh yang dikenal luas dengan panggilan inisial &quot;King&quot; atau &quot;Raja&quot;. Di bawah kendalinya, aktivitas judi togel ini menyebar bak jamur di musim hujan, menancapkan pengaruhnya di hampir setiap sudut warung kopi di keempat kecamatan tersebut. Keberadaannya begitu nyata hingga dianggap sebagai bagian dari pemandangan sehari&#45;hari, sesuatu yang sangat ironis di tengah upaya pemberantasan kejahatan.Seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan kekesalannya. Menurutnya, judi togel AJ ini sudah beroperasi bertahun&#45;tahun dengan rasa aman yang berlebihan, seolah keberadaan aparat penegak hukum tidak ada artinya bagi mereka.“Mereka beroperasi dengan sangat bebas, tidak ada rasa takut sedikit pun. Kalau Abang datang ke warung kopi mana saja di keempat kecamatan itu, pasti akan sangat mudah menemukan tempat perjudiannya. Tidak sulit sama sekali untuk menemukannya, itu sudah seperti tempat umum,” ungkap warga tersebut dengan nada kecewa, Jumat (29/5/2026).Sistem operasi yang diterapkan pun sangat sederhana, terbuka, dan terorganisir dengan baik. Perjudian ini berjalan setiap hari tanpa henti. Masyarakat yang ingin ikut serta hanya perlu datang, memilih nomor keberuntungan, dan menyerahkan uang taruhan kepada petugas penulis angka yang sudah bersiap di setiap lokasi. Jika menang, pemasang cukup kembali ke tempat yang sama untuk mengambil uang kemenangan.“Caranya sangat gampang. Datang saja, sudah ada penulisnya yang siap menunggu. Cukup sebutkan nomor yang mau dibeli, serahkan uangnya, dan selesai. Kalau beruntung menang, kita ambil uangnya di tempat yang sama,” tambahnya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Fakta mengejutkan terungkap ke permukaan: sebuah jaringan judi togel bermerek AJ ternyata menjadi salah satu operasi perjudian terbesar di wilayah hukum Polrestabes Medan. Jaringan ini diketahui telah menguasai dan mendominasi aktivitas di empat kecamatan strategis, yakni Pancur Batu, Kutalimbaru, Tuntungan, dan Sunggal, termasuk kawasan Sei Mencirim. Yang paling memprihatinkan, praktik ilegal ini berjalan bebas dan tak tersentuh hukum selama bertahun-tahun, seolah mendapatkan perlindungan tak tertulis.<br><br>Keberadaan judi togel AJ ini bukanlah rahasia lagi bagi masyarakat setempat. Bahkan, lokasi operasinya sangat terbuka dan mudah ditemukan hampir setiap warung kopi di wilayah tersebut dijadikan basis kegiatan perjudian. Keterbukaan ini memicu gelombang pertanyaan keras dan kekecewaan publik terhadap kinerja dan efektivitas penegakan hukum yang dijalankan oleh Polrestabes Medan. Bagaimana mungkin kejahatan yang terang-terangan ini dibiarkan tumbuh subur tanpa adanya tindakan tegas?<br><br>Berdasarkan informasi yang dihimpun, jaringan besar ini dikendalikan oleh seorang tokoh yang dikenal luas dengan panggilan inisial "King" atau "Raja". Di bawah kendalinya, aktivitas judi togel ini menyebar bak jamur di musim hujan, menancapkan pengaruhnya di hampir setiap sudut warung kopi di keempat kecamatan tersebut. Keberadaannya begitu nyata hingga dianggap sebagai bagian dari pemandangan sehari-hari, sesuatu yang sangat ironis di tengah upaya pemberantasan kejahatan.<br><br>Seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan kekesalannya. Menurutnya, judi togel AJ ini sudah beroperasi bertahun-tahun dengan rasa aman yang berlebihan, seolah keberadaan aparat penegak hukum tidak ada artinya bagi mereka.<br><br>“Mereka beroperasi dengan sangat bebas, tidak ada rasa takut sedikit pun. Kalau Abang datang ke warung kopi mana saja di keempat kecamatan itu, pasti akan sangat mudah menemukan tempat perjudiannya. Tidak sulit sama sekali untuk menemukannya, itu sudah seperti tempat umum,” ungkap warga tersebut dengan nada kecewa, Jumat (29/5/2026).<br><br>Sistem operasi yang diterapkan pun sangat sederhana, terbuka, dan terorganisir dengan baik. Perjudian ini berjalan setiap hari tanpa henti. Masyarakat yang ingin ikut serta hanya perlu datang, memilih nomor keberuntungan, dan menyerahkan uang taruhan kepada petugas penulis angka yang sudah bersiap di setiap lokasi. Jika menang, pemasang cukup kembali ke tempat yang sama untuk mengambil uang kemenangan.<br><br>“Caranya sangat gampang. Datang saja, sudah ada penulisnya yang siap menunggu. Cukup sebutkan nomor yang mau dibeli, serahkan uangnya, dan selesai. Kalau beruntung menang, kita ambil uangnya di tempat yang sama,” tambahnya.</p><p>Saat dikonfirmasi via WhatsApp Kapolrestabes Medan, Kombes pol Jean Calvijn Simanjuntak hingga berita ini diterbitkan belum membalas.<br><br>Kondisi ini menjadi cermin pahit bagi kinerja kepolisian setempat. Ketika kejahatan terorganisir beroperasi secara terang-benderang, mudah ditemukan, dan berlangsung bertahun-tahun tanpa gangguan, maka timbul pertanyaan mendasar: di manakah fungsi pengawasan dan penegakan hukum? Apakah ini tanda ketidakmampuan, kelalaian, atau hal lain yang lebih buruk lagi?<br><br>Masyarakat berhak menuntut kejelasan dan tindakan nyata. Keberadaan judi togel AJ yang menguasai 4 kecamatan ini bukan sekadar masalah keamanan, melainkan soal wibawa hukum yang sedang dipertaruhkan. Publik menantikan langkah tegas Polrestabes Medan untuk membuktikan bahwa hukum tetap berlaku sama bagi semua, tanpa terkecuali, dan membebani wilayah hukumnya dari jerat kejahatan yang merugikan masyarakat ini.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/togel-aj-berkuasa-bertahun-tahun-di-4-kecamatan-polrestabes-medan-tak-mampu-atau-tak-mau-bertindak_6Ti1EgBTnL.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jelang Idul Adha, Listrik Sumut Dijamin Aman</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/jelang&#45;idul&#45;adha&#45;listrik&#45;sumut&#45;dijamin&#45;aman&#45;23nWbcIjy3/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/jelang&#45;idul&#45;adha&#45;listrik&#45;sumut&#45;dijamin&#45;aman&#45;23nWbcIjy3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 28 May 2026 10:23:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan seluruh sistem kelistrikan di wilayah Sumut berada dalam kondisi aman, andal, dan terkendali. Kesiapan ini disampaikan langsung kepada Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam pertemuan resmi di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (26/5/2026).General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir Salman, didampingi jajaran manajemen, melaporkan kondisi kelistrikan pasca gangguan sistem yang sempat terjadi pada Jumat (22/5/2026) lalu. Ia menegaskan bahwa berbagai langkah pemulihan, evaluasi mendalam, hingga penguatan jaringan telah dilakukan secara menyeluruh. Hal ini dilakukan demi menjamin keandalan layanan, terutama saat momen hari besar keagamaan dan agenda strategis daerah.“Kami laporkan, alhamdulillah kondisi kelistrikan Sumatera Utara saat ini sudah aman dan stabil. PLN memastikan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan Idul Adha sudah dalam kondisi siap. Seluruh personel telah disiagakan, posko siaga sudah aktif beroperasi, dan titik&#45;titik krusial mendapatkan perhatian khusus,” ujar Mundhakir Salman di hadapan Gubernur.Menurutnya, pasokan listrik bukan sekadar soal teknis, melainkan infrastruktur vital yang menunjang rasa aman masyarakat, kenyamanan beribadah, kelancaran aktivitas ekonomi, serta pelayanan publik.Untuk mengamankan pasokan listrik selama perayaan Idul Adha, PLN UID Sumatera Utara telah menyiagakan total 3.318 personel yang tersebar di 384 posko siaga di seluruh kabupaten dan kota. Tak hanya itu, pengamanan berlapis juga diterapkan pada 321 masjid dan lokasi ibadah prioritas, lengkap dengan penempatan genset sebagai langkah antisipasi agar ibadah kurban dan shalat Ied dapat berjalan lancar tanpa gangguan.“Personel dan peralatan kami sudah siap siaga. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk,” tambahnya.Selain kesiapan menghadapi Idul Adha, PLN juga melaporkan kesiapan penuh dalam mendukung penyelenggaraan ASEAN U&#45;19 Boys’ Championship 2026. Turnamen sepak bola tingkat internasional ini akan berlangsung di Sumatera Utara pada 1 hingga 13 Juni 2026, dengan pertandingan berpusat di Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Madya 1.PLN telah menyiapkan skema pengamanan kelistrikan khusus di setiap lokasi pertandingan, termasuk penyediaan peralatan pendukung seperti Genset dan UPS (Uninterruptible Power Supply). Tujuannya agar seluruh rangkaian pertandingan, seremoni pembukaan/penutupan, hingga penyiaran televisi dapat berjalan tanpa hambatan.“Bagi PLN, keandalan listrik adalah bagian dari wajah pelayanan daerah. Saat Sumatera Utara menjadi tuan rumah agenda internasional, kami hadir memastikan energi yang menopang kegiatan tersebut tersedia andal dan stabil,” tegas Mundhakir.Merespons laporan tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan agar insiden gangguan sistem yang terjadi beberapa hari lalu menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat mitigasi dan langkah antisipasi ke depan. Ia mengingatkan, kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik terus meningkat, sehingga keandalan sistem menjadi syarat mutlak.“Kejadian kemarin harus menjadi pelajaran penting. Kami berharap hal serupa tidak terulang kembali. Pemerintah Provinsi terus mendukung langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan, karena listrik yang andal adalah fondasi utama pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bobby.Di akhir pertemuan, PLN UID Sumatera Utara menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemprov Sumut, aparat keamanan, pengelola rumah ibadah, panitia acara, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kerja sama tersebut, PLN optimis perayaan Idul Adha 1447 H dan penyelenggaraan agenda olahraga internasional akan berjalan aman, lancar, dan membawa manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan seluruh sistem kelistrikan di wilayah Sumut berada dalam kondisi aman, andal, dan terkendali. Kesiapan ini disampaikan langsung kepada Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam pertemuan resmi di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (26/5/2026).<br><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir Salman, didampingi jajaran manajemen, melaporkan kondisi kelistrikan pasca gangguan sistem yang sempat terjadi pada Jumat (22/5/2026) lalu. Ia menegaskan bahwa berbagai langkah pemulihan, evaluasi mendalam, hingga penguatan jaringan telah dilakukan secara menyeluruh. Hal ini dilakukan demi menjamin keandalan layanan, terutama saat momen hari besar keagamaan dan agenda strategis daerah.<br><br>“Kami laporkan, alhamdulillah kondisi kelistrikan Sumatera Utara saat ini sudah aman dan stabil. PLN memastikan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan Idul Adha sudah dalam kondisi siap. Seluruh personel telah disiagakan, posko siaga sudah aktif beroperasi, dan titik-titik krusial mendapatkan perhatian khusus,” ujar Mundhakir Salman di hadapan Gubernur.<br><br>Menurutnya, pasokan listrik bukan sekadar soal teknis, melainkan infrastruktur vital yang menunjang rasa aman masyarakat, kenyamanan beribadah, kelancaran aktivitas ekonomi, serta pelayanan publik.<br><br>Untuk mengamankan pasokan listrik selama perayaan Idul Adha, PLN UID Sumatera Utara telah menyiagakan total 3.318 personel yang tersebar di 384 posko siaga di seluruh kabupaten dan kota. Tak hanya itu, pengamanan berlapis juga diterapkan pada 321 masjid dan lokasi ibadah prioritas, lengkap dengan penempatan genset sebagai langkah antisipasi agar ibadah kurban dan shalat Ied dapat berjalan lancar tanpa gangguan.<br><br>“Personel dan peralatan kami sudah siap siaga. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk,” tambahnya.<br><br>Selain kesiapan menghadapi Idul Adha, PLN juga melaporkan kesiapan penuh dalam mendukung penyelenggaraan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026. Turnamen sepak bola tingkat internasional ini akan berlangsung di Sumatera Utara pada 1 hingga 13 Juni 2026, dengan pertandingan berpusat di Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Madya 1.<br><br>PLN telah menyiapkan skema pengamanan kelistrikan khusus di setiap lokasi pertandingan, termasuk penyediaan peralatan pendukung seperti Genset dan UPS (Uninterruptible Power Supply). Tujuannya agar seluruh rangkaian pertandingan, seremoni pembukaan/penutupan, hingga penyiaran televisi dapat berjalan tanpa hambatan.<br><br>“Bagi PLN, keandalan listrik adalah bagian dari wajah pelayanan daerah. Saat Sumatera Utara menjadi tuan rumah agenda internasional, kami hadir memastikan energi yang menopang kegiatan tersebut tersedia andal dan stabil,” tegas Mundhakir.<br><br>Merespons laporan tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan agar insiden gangguan sistem yang terjadi beberapa hari lalu menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat mitigasi dan langkah antisipasi ke depan. Ia mengingatkan, kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik terus meningkat, sehingga keandalan sistem menjadi syarat mutlak.<br><br>“Kejadian kemarin harus menjadi pelajaran penting. Kami berharap hal serupa tidak terulang kembali. Pemerintah Provinsi terus mendukung langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan, karena listrik yang andal adalah fondasi utama pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bobby.<br><br>Di akhir pertemuan, PLN UID Sumatera Utara menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemprov Sumut, aparat keamanan, pengelola rumah ibadah, panitia acara, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kerja sama tersebut, PLN optimis perayaan Idul Adha 1447 H dan penyelenggaraan agenda olahraga internasional akan berjalan aman, lancar, dan membawa manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/jelang-idul-adha-listrik-sumut-dijamin-aman_07hjdSSk8L.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Janji Tegas Tinggal Janji, Diduga Tak Bernyali: Kapolsek Tanjung Morawa Biarkan Pertalite di SPBU 14.2031142 Dikuras Mafia</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/janji&#45;tegas&#45;tinggal&#45;janji&#45;diduga&#45;tak&#45;bernyali&#45;kapolsek&#45;tanjung&#45;morawa&#45;biarkan&#45;pertalite&#45;di&#45;spbu&#45;142031142&#45;dikuras&#45;mafia&#45;xtpb1PyOEq/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/janji&#45;tegas&#45;tinggal&#45;janji&#45;diduga&#45;tak&#45;bernyali&#45;kapolsek&#45;tanjung&#45;morawa&#45;biarkan&#45;pertalite&#45;di&#45;spbu&#45;142031142&#45;dikuras&#45;mafia&#45;xtpb1PyOEq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 28 May 2026 09:41:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Gawat, pernyataan tegas Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H Damanik terkait rencana penindakan terhadap dugaan penyelewengan BBM bersubsidi di salah satu SPBU kawasan Bandar Labuhan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, justru kini dipertanyakan. Pasalnya, setelah beberapa hari lalu berjanji akan menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Unit Ekonomi Badan Tipiter Polresta Deli Serdang, pihak kepolisian setempat kini justru diam seribu bahasa. Hal ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran terhadap praktik penyelewengan Pertalite yang terjadi secara terang&#45;terangan.SPBU yang menjadi sorotan publik tersebut memiliki kode 14.2031142 dan berlokasi di kawasan Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa. Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas penyelewengan ini berlangsung sangat mencolok, di mana terlihat belasan pelangsir beroperasi menggunakan kendaraan dengan tangki berkapasitas besar seperti sepeda motor jenis Verza, Thunder, hingga becak bermotor. Para pelangsir ini terlihat bolak&#45;balik membeli dan mengumpulkan BBM bersubsidi tersebut di beberapa lokasi gudang yang telah ditentukan.Fakta ini sempat dilaporkan dan dikonfirmasi kepada pihak kepolisian setempat, namun respons yang diberikan tidak sesuai harapan. Sempat &amp;nbsp;berjanji namun saat dimintai keterangan kembali terkait janji menindaklanjuti keberadaan para pelangsir yang mengumpulkan Pertalite subsidi di sejumlah titik gudang, Kapolsek Tanjung Morawa sama sekali tidak memberikan jawaban. Sikap ini semakin memperkuat indikasi adanya pembiaran dari pihak berwenang terhadap praktik ilegal yang merugikan negara ini.Salah satu warga sekitar yang enggan identitasnya dipublikasikan mengungkapkan bahwa aktivitas pengurasan Pertalite di SPBU kode 14.2031142 berlangsung sepanjang hari, mulai pagi hingga malam. Menurutnya, jadwal operasi para pelangsir ini sudah teratur dan diketahui banyak warga, namun dibiarkan saja.&quot;Mereka mulai mengisi bensin dari jam 09.00 WIB pagi sampai pukul 16.00 WIB, lalu dilanjutkan lagi sekitar pukul 19.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Jadi saat jam sibuk, seperti pagi hari orang mau berangkat kerja atau sore setelah pulang kerja, mereka justru berhenti beroperasi,&quot; ungkap warga tersebut, Kamis (28/5/2026).Warga itu pun mengaku heran, mengapa pihak pengelola SPBU membiarkan praktik tersebut terus berlanjut tanpa ada upaya pembatasan. Pasalnya, para pelangsir terlihat sangat sering melakukan pengisian ulang dalam waktu yang sangat singkat.&quot;Aku heran kenapa dikasih izin ya para pelangsir itu. Paling lama mereka kembali lagi ke SPBU untuk isi bensin itu cuma selang 5 menit sekali. Kalau Abang datang dan duduk sebentar di sana, pasti akan melihat mereka hilir mudik mengisi Pertalite pakai motor besar seperti Thunder, Verza, dan sejenisnya yang tangkinya besar&#45;besar,&quot; tambahnya.Ia juga menilai, sebetulnya sangat mudah bagi pihak kepolisian untuk memberantas praktik ini, karena pola dan lokasi operasi para pelangsir sudah sangat jelas dan terbuka. Namun, jika hal ini tidak segera ditindak, maka dugaan adanya pembiaran demi kepentingan tertentu sulit untuk dibantah.&quot;Kalau mau diberantas, polisi pasti sangat mudah menangkap mereka karena mereka berulang kali lewat dan mengisi di SPBU itu. Lain ceritanya kalau memang ada pembiaran di balik semua ini,&quot; tegas warga tersebut.Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi lebih lanjut dari Kapolsek Tanjung Morawa maupun pihak manajemen SPBU terkait dugaan penyelewengan dan pembiaran yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat ini.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO </strong>– Gawat, pernyataan tegas Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H Damanik terkait rencana penindakan terhadap dugaan penyelewengan BBM bersubsidi di salah satu SPBU kawasan Bandar Labuhan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, justru kini dipertanyakan. Pasalnya, setelah beberapa hari lalu berjanji akan menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Unit Ekonomi Badan Tipiter Polresta Deli Serdang, pihak kepolisian setempat kini justru diam seribu bahasa. Hal ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran terhadap praktik penyelewengan Pertalite yang terjadi secara terang-terangan.<br><br>SPBU yang menjadi sorotan publik tersebut memiliki kode 14.2031142 dan berlokasi di kawasan Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa. Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas penyelewengan ini berlangsung sangat mencolok, di mana terlihat belasan pelangsir beroperasi menggunakan kendaraan dengan tangki berkapasitas besar seperti sepeda motor jenis Verza, Thunder, hingga becak bermotor. Para pelangsir ini terlihat bolak-balik membeli dan mengumpulkan BBM bersubsidi tersebut di beberapa lokasi gudang yang telah ditentukan.<br><br>Fakta ini sempat dilaporkan dan dikonfirmasi kepada pihak kepolisian setempat, namun respons yang diberikan tidak sesuai harapan. Sempat &nbsp;berjanji namun saat dimintai keterangan kembali terkait janji menindaklanjuti keberadaan para pelangsir yang mengumpulkan Pertalite subsidi di sejumlah titik gudang, Kapolsek Tanjung Morawa sama sekali tidak memberikan jawaban. Sikap ini semakin memperkuat indikasi adanya pembiaran dari pihak berwenang terhadap praktik ilegal yang merugikan negara ini.<br><br>Salah satu warga sekitar yang enggan identitasnya dipublikasikan mengungkapkan bahwa aktivitas pengurasan Pertalite di SPBU kode 14.2031142 berlangsung sepanjang hari, mulai pagi hingga malam. Menurutnya, jadwal operasi para pelangsir ini sudah teratur dan diketahui banyak warga, namun dibiarkan saja.<br><br>"Mereka mulai mengisi bensin dari jam 09.00 WIB pagi sampai pukul 16.00 WIB, lalu dilanjutkan lagi sekitar pukul 19.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Jadi saat jam sibuk, seperti pagi hari orang mau berangkat kerja atau sore setelah pulang kerja, mereka justru berhenti beroperasi," ungkap warga tersebut, Kamis (28/5/2026).<br><br>Warga itu pun mengaku heran, mengapa pihak pengelola SPBU membiarkan praktik tersebut terus berlanjut tanpa ada upaya pembatasan. Pasalnya, para pelangsir terlihat sangat sering melakukan pengisian ulang dalam waktu yang sangat singkat.<br><br>"Aku heran kenapa dikasih izin ya para pelangsir itu. Paling lama mereka kembali lagi ke SPBU untuk isi bensin itu cuma selang 5 menit sekali. Kalau Abang datang dan duduk sebentar di sana, pasti akan melihat mereka hilir mudik mengisi Pertalite pakai motor besar seperti Thunder, Verza, dan sejenisnya yang tangkinya besar-besar," tambahnya.<br><br>Ia juga menilai, sebetulnya sangat mudah bagi pihak kepolisian untuk memberantas praktik ini, karena pola dan lokasi operasi para pelangsir sudah sangat jelas dan terbuka. Namun, jika hal ini tidak segera ditindak, maka dugaan adanya pembiaran demi kepentingan tertentu sulit untuk dibantah.<br><br>"Kalau mau diberantas, polisi pasti sangat mudah menangkap mereka karena mereka berulang kali lewat dan mengisi di SPBU itu. Lain ceritanya kalau memang ada pembiaran di balik semua ini," tegas warga tersebut.<br><br>Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi lebih lanjut dari Kapolsek Tanjung Morawa maupun pihak manajemen SPBU terkait dugaan penyelewengan dan pembiaran yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat ini.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/janji-tegas-tinggal-janji-diduga-tak-bernyali-kapolsek-tanjung-morawa-biarkan-pertalite-di-spbu-142031142-dikuras-mafia_t7RLir3944.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Lapor Pak Kapolda, Di Tembung Judi Togel Dekat Pos Polisi dan Masjid Buka Lagi: Polsek Medan Tembung Tak Berani Tindak</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/lapor&#45;pak&#45;kapolda&#45;di&#45;tembung&#45;judi&#45;togel&#45;dekat&#45;pos&#45;polisi&#45;dan&#45;masjid&#45;buka&#45;lagi&#45;polsek&#45;medan&#45;tembung&#45;tak&#45;berani&#45;tindak&#45;dk204qGKnS/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/lapor&#45;pak&#45;kapolda&#45;di&#45;tembung&#45;judi&#45;togel&#45;dekat&#45;pos&#45;polisi&#45;dan&#45;masjid&#45;buka&#45;lagi&#45;polsek&#45;medan&#45;tembung&#45;tak&#45;berani&#45;tindak&#45;dk204qGKnS/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 26 May 2026 11:38:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Praktik perjudian jenis togel yang beroperasi secara terbuka di kawasan Jalan Medan&#45;batangkuis, Kabupaten Deli Serdang, kembali beraktivitas. Kondisi ini memicu kekecewaan sekaligus pertanyaan besar di kalangan masyarakat, mengingat lokasi tersebut sempat bersih dari aktivitas ilegal ini beberapa waktu lalu.Warga setempat mengaku terkejut dan mempertanyakan kinerja aparat kepolisian, khususnya jajaran Polsek Medan Tembung. Pasalnya, praktik yang sempat tutup sementara itu kini kembali berjalan lancar seolah tidak pernah ada tindakan penertiban. Masyarakat menilai hal ini menjadi indikasi kuat bahwa penindakan terhadap praktik perjudian di wilayah tersebut tidak berjalan konsisten, bahkan muncul dugaan aparat tidak berani bertindak tegas.Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan keluhannya, bahwa lokasi perjudian ini beroperasi di sebuah warung kopi, persis di pinggir jalan utama kawasan tersebut.&quot;Judi togel itu pernah tutup beberapa hari saja, tapi sekarang sudah buka kembali. Entah bagaimana ceritanya, padahal sudah diketahui warga, kok bisa kembali beroperasi dengan leluasa,&quot; ungkap warga tersebut dengan nada kecewa, Selasa (26/5/2026).Kritik warga semakin tajam mengingat lokasi tempat perjudian itu beroperasi berada di titik yang sangat strategis dan terbuka. Bahkan, jaraknya tidak jauh dari Pos Pengamanan Polisi yang berada di persimpangan Jalan Bustamam – Jalan arah Medan&#45;Batangkuis. Selain itu, lokasi tersebut juga berdekatan dengan Masjid, seharusnya menjadi wilayah yang bebas dari aktivitas melanggar hukum.&quot;Coba lihat sendiri, lokasi judi itu tak jauh dari pos polisi di simpang Bustamam ke arah Batangkuis. Jaraknya juga dekat sekali dengan Masjid. Saya dan warga lain heran, kenapa aktivitas ini dibiarkan buka kembali? Ke mana peran dan pengawasan polisi di sini? Apakah tidak ada petugas yang berpatroli atau sengaja dibiarkan saja?,&quot; tegasnya, mempertanyakan efektivitas pengamanan wilayah.Kehadiran kembali praktik judi togel ini dinilai masyarakat sebagai bukti lemahnya penegakan hukum di wilayah hukum Polsek Medan Tembung. Warga khawatir jika hal ini terus dibiarkan, maka praktik perjudian akan semakin merajalela dan sulit diberantas, serta merusak tatanan sosial dan keamanan lingkungan.Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi telah berupaya mengonfirmasi hal ini kepada Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, untuk meminta penjelasan dan klarifikasi terkait dugaannya ketidaktegasan aparat maupun langkah penindakan yang akan diambil. Namun, hingga batas waktu penerbitan berita, pihak yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau tanggapan apa pun atas pertanyaan yang disampaikan.Masyarakat berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas, menutup permanen lokasi tersebut, dan menindak pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku agar rasa aman dan tertib hukum di wilayah Tembung dapat kembali terwujud.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Praktik perjudian jenis togel yang beroperasi secara terbuka di kawasan Jalan Medan-batangkuis, Kabupaten Deli Serdang, kembali beraktivitas. Kondisi ini memicu kekecewaan sekaligus pertanyaan besar di kalangan masyarakat, mengingat lokasi tersebut sempat bersih dari aktivitas ilegal ini beberapa waktu lalu.<br><br>Warga setempat mengaku terkejut dan mempertanyakan kinerja aparat kepolisian, khususnya jajaran Polsek Medan Tembung. Pasalnya, praktik yang sempat tutup sementara itu kini kembali berjalan lancar seolah tidak pernah ada tindakan penertiban. Masyarakat menilai hal ini menjadi indikasi kuat bahwa penindakan terhadap praktik perjudian di wilayah tersebut tidak berjalan konsisten, bahkan muncul dugaan aparat tidak berani bertindak tegas.<br><br>Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan keluhannya, bahwa lokasi perjudian ini beroperasi di sebuah warung kopi, persis di pinggir jalan utama kawasan tersebut.<br><br>"Judi togel itu pernah tutup beberapa hari saja, tapi sekarang sudah buka kembali. Entah bagaimana ceritanya, padahal sudah diketahui warga, kok bisa kembali beroperasi dengan leluasa," ungkap warga tersebut dengan nada kecewa, Selasa (26/5/2026).<br><br>Kritik warga semakin tajam mengingat lokasi tempat perjudian itu beroperasi berada di titik yang sangat strategis dan terbuka. Bahkan, jaraknya tidak jauh dari Pos Pengamanan Polisi yang berada di persimpangan Jalan Bustamam – Jalan arah Medan-Batangkuis. Selain itu, lokasi tersebut juga berdekatan dengan Masjid, seharusnya menjadi wilayah yang bebas dari aktivitas melanggar hukum.<br><br>"Coba lihat sendiri, lokasi judi itu tak jauh dari pos polisi di simpang Bustamam ke arah Batangkuis. Jaraknya juga dekat sekali dengan Masjid. Saya dan warga lain heran, kenapa aktivitas ini dibiarkan buka kembali? Ke mana peran dan pengawasan polisi di sini? Apakah tidak ada petugas yang berpatroli atau sengaja dibiarkan saja?," tegasnya, mempertanyakan efektivitas pengamanan wilayah.<br><br>Kehadiran kembali praktik judi togel ini dinilai masyarakat sebagai bukti lemahnya penegakan hukum di wilayah hukum Polsek Medan Tembung. Warga khawatir jika hal ini terus dibiarkan, maka praktik perjudian akan semakin merajalela dan sulit diberantas, serta merusak tatanan sosial dan keamanan lingkungan.<br><br>Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi telah berupaya mengonfirmasi hal ini kepada Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, untuk meminta penjelasan dan klarifikasi terkait dugaannya ketidaktegasan aparat maupun langkah penindakan yang akan diambil. Namun, hingga batas waktu penerbitan berita, pihak yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau tanggapan apa pun atas pertanyaan yang disampaikan.<br><br>Masyarakat berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas, menutup permanen lokasi tersebut, dan menindak pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku agar rasa aman dan tertib hukum di wilayah Tembung dapat kembali terwujud.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/lapor-pak-kapolda-di-tembung-judi-togel-dekat-pos-polisi-dan-masjid-buka-lagi-polsek-medan-tembung-tak-berani-tindak_97v8tR7847.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ratusan Umat Buddha Rayakan Waisak 2570 TB di Candi Bahal I Padang Lawas Utara, Polisi Perketat Pengamanan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/ratusan&#45;umat&#45;buddha&#45;rayakan&#45;waisak&#45;2570&#45;tb&#45;di&#45;candi&#45;bahal&#45;i&#45;padang&#45;lawas&#45;utara&#45;polisi&#45;perketat&#45;pengamanan&#45;wA58byoklP/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/ratusan&#45;umat&#45;buddha&#45;rayakan&#45;waisak&#45;2570&#45;tb&#45;di&#45;candi&#45;bahal&#45;i&#45;padang&#45;lawas&#45;utara&#45;polisi&#45;perketat&#45;pengamanan&#45;wA58byoklP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 19:03:22 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abdul Malik Rotonga]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Sebanyak ratusan umat Buddha yang berasal dari berbagai wilayah di Sumatera Utara berkumpul untuk merayakan peringatan Tri Suci Waisak 2570 Tahun Buddhisme (TB) Tahun 2026. Perayaan sakral ini dilaksanakan di kawasan Candi Bahal I, Desa Bahal, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, pada Minggu (24/5/2026).Guna menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan seluruh rangkaian acara keagamaan tersebut, pihak kepolisian menerjunkan personel dari Polres Tapanuli Selatan untuk melakukan pengamanan ketat di lokasi. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pintu masuk kawasan candi hingga ke titik&#45;titik pusat aktivitas umat yang sedang beribadah.Kapolsek Padang Bolak, AKP Abdul Hakim, menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk pelayanan publik dan tanggung jawab untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan jauh dari gangguan.&quot;Kami hadir di lokasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada saudara&#45;saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah. Ini adalah tugas kami dalam menjaga ketertiban umum,&quot; ujar AKP Abdul Hakim di sela&#45;sela pemantauan.Menurut keterangannya, personel kepolisian telah bersiaga penuh sejak pagi hari. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, mulai dari gangguan keamanan hingga mengatur kepadatan arus pengunjung yang memadati kawasan situs bersejarah tersebut.Lebih lanjut ia menegaskan bahwa pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan pendekatan yang humanis dan santun. Hal ini dilakukan agar keberadaan petugas tidak mengganggu kekhusyukan serta ketenangan umat Buddha yang mengikuti seluruh rangkaian prosesi ibadah.&quot;Pengamanan kami lakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Kami ingin keamanan terjaga, namun kekhusyukan ibadah umat tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh terganggu,&quot; tegasnya.Selain bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, petugas kepolisian juga turut membantu melancarkan arus masuk peserta serta memantau setiap aktivitas yang berlangsung di sekitar kawasan candi. Tujuannya agar situasi lingkungan tetap aman, tertib, dan terkendali sepanjang acara berlangsung.Dalam rangkaian perayaan Tri Suci Waisak kali ini, Bhante Bhadrasagara Sthavira menyampaikan pesan mendalam terkait makna peringatan Waisak. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya menanamkan nilai&#45;nilai cinta kasih, kedamaian, serta keseimbangan batin dalam menjalani kehidupan bermasyarakat sehari&#45;hari.AKP Abdul Hakim juga menilai bahwa perayaan Waisak di Candi Bahal I ini memiliki makna yang sangat luas. Kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi momentum berharga untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, serta toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara.&quot;Kami melihat kegiatan ini bukan hanya sebagai perayaan keagamaan semata, tetapi juga momentum yang sangat baik untuk memperkuat kebersamaan dan toleransi antarwarga. Hal ini sangat positif bagi kerukunan kita semua,&quot; tambahnya.Berjalan hingga selesai, seluruh rangkaian perayaan Tri Suci Waisak 2570 TB di Candi Bahal I berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi setinggi&#45;tingginya atas kerja sama yang baik dari panitia penyelenggara, seluruh umat Buddha, masyarakat sekitar, serta dukungan pemerintah daerah yang turut andil menjaga kondusivitas selama acara berlangsung.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Sebanyak ratusan umat Buddha yang berasal dari berbagai wilayah di Sumatera Utara berkumpul untuk merayakan peringatan Tri Suci Waisak 2570 Tahun Buddhisme (TB) Tahun 2026. Perayaan sakral ini dilaksanakan di kawasan Candi Bahal I, Desa Bahal, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, pada Minggu (24/5/2026).<br><br>Guna menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan seluruh rangkaian acara keagamaan tersebut, pihak kepolisian menerjunkan personel dari Polres Tapanuli Selatan untuk melakukan pengamanan ketat di lokasi. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pintu masuk kawasan candi hingga ke titik-titik pusat aktivitas umat yang sedang beribadah.<br><br>Kapolsek Padang Bolak, AKP Abdul Hakim, menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk pelayanan publik dan tanggung jawab untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan jauh dari gangguan.<br><br>"Kami hadir di lokasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah. Ini adalah tugas kami dalam menjaga ketertiban umum," ujar AKP Abdul Hakim di sela-sela pemantauan.<br><br>Menurut keterangannya, personel kepolisian telah bersiaga penuh sejak pagi hari. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, mulai dari gangguan keamanan hingga mengatur kepadatan arus pengunjung yang memadati kawasan situs bersejarah tersebut.<br><br>Lebih lanjut ia menegaskan bahwa pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan pendekatan yang humanis dan santun. Hal ini dilakukan agar keberadaan petugas tidak mengganggu kekhusyukan serta ketenangan umat Buddha yang mengikuti seluruh rangkaian prosesi ibadah.<br><br>"Pengamanan kami lakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Kami ingin keamanan terjaga, namun kekhusyukan ibadah umat tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh terganggu," tegasnya.<br><br>Selain bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, petugas kepolisian juga turut membantu melancarkan arus masuk peserta serta memantau setiap aktivitas yang berlangsung di sekitar kawasan candi. Tujuannya agar situasi lingkungan tetap aman, tertib, dan terkendali sepanjang acara berlangsung.<br><br>Dalam rangkaian perayaan Tri Suci Waisak kali ini, Bhante Bhadrasagara Sthavira menyampaikan pesan mendalam terkait makna peringatan Waisak. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, serta keseimbangan batin dalam menjalani kehidupan bermasyarakat sehari-hari.<br><br>AKP Abdul Hakim juga menilai bahwa perayaan Waisak di Candi Bahal I ini memiliki makna yang sangat luas. Kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi momentum berharga untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, serta toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara.<br><br>"Kami melihat kegiatan ini bukan hanya sebagai perayaan keagamaan semata, tetapi juga momentum yang sangat baik untuk memperkuat kebersamaan dan toleransi antarwarga. Hal ini sangat positif bagi kerukunan kita semua," tambahnya.<br><br>Berjalan hingga selesai, seluruh rangkaian perayaan Tri Suci Waisak 2570 TB di Candi Bahal I berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama yang baik dari panitia penyelenggara, seluruh umat Buddha, masyarakat sekitar, serta dukungan pemerintah daerah yang turut andil menjaga kondusivitas selama acara berlangsung.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/ratusan-umat-buddha-rayakan-waisak-2570-tb-di-candi-bahal-i-padang-lawas-utara-polisi-perketat-pengamanan_pxZbnl61Zg.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polisi Tangkap Terduga Penyalahguna Sabu di Halongonan, Lima Paket Sabu Disita</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/polisi&#45;tangkap&#45;terduga&#45;penyalahguna&#45;sabu&#45;di&#45;halongonan&#45;lima&#45;paket&#45;sabu&#45;disita&#45;jJtKQOGsKh/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/polisi&#45;tangkap&#45;terduga&#45;penyalahguna&#45;sabu&#45;di&#45;halongonan&#45;lima&#45;paket&#45;sabu&#45;disita&#45;jJtKQOGsKh/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 17:30:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abdul Malik Rotonga]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Selatan berhasil menangkap seorang pria berinisial AAH (36), yang diduga kuat terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan ini dilakukan di wilayah Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara.Operasi penangkapan berlangsung pada Selasa malam, 19 Mei 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, tepatnya di pinggir jalan Kecamatan Halongonan. Langkah tegas ini diambil setelah pihak kepolisian menerima laporan dan informasi dari masyarakat mengenai maraknya peredaran barang haram di wilayah Desa Sipaho.Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, melalui Kasat Reserse Narkoba, AKP Philip Antonio Purba, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil tindak lanjut yang cermat atas laporan warga, yang kemudian diperdalam melalui penyelidikan langsung di lapangan.&quot;Kita mengamankan seorang laki&#45;laki yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika tersebut,&quot; ungkap AKP Philip Antonio Purba kepada wartawan pada Minggu, 24 Mei 2026.Saat proses penggeledahan dilakukan, petugas kepolisian menemukan satu kotak rokok yang berisi lima bungkus plastik klip kecil. Isi bungkusan tersebut diduga kuat berupa sabu yang dibalut menggunakan kertas timah rokok, dan barang tersebut disembunyikan di dalam saku celana depan sebelah kanan milik terduga pelaku.Dari penimbangan awal, total barang bukti berupa sabu yang disita memiliki berat sekitar 0,50 gram. Selain narkotika jenis sabu, tim penyidik juga turut mengamankan barang bukti pendukung lainnya, antara lain:&#45; Beberapa plastik klip kosong;&#45; Uang tunai sebesar Rp120.000;&#45; Satu unit telepon genggam berwarna biru;&#45; Satu sendok sabu yang terbuat dari pipet.Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AAH mengakui seluruh barang bukti berupa sabu tersebut adalah miliknya sendiri. Di hadapan penyidik, ia mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang identitasnya saat ini masih sedang didalami, dengan harga pembelian sebesar Rp200.000.&quot;Informasi mengenai siapa penyedia barang tersebut masih sedang kami dalami. Penyidik juga terus melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap jaringan maupun sumber asal barang haram tersebut,&quot; tegas Philip Antonio Purba.Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku AAH telah diamankan di Markas Polres Tapanuli Selatan untuk menjalani serangkaian proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus melakukan pengembangan kasus guna membongkar kemungkinan adanya jaringan besar peredaran narkotika yang beroperasi di wilayah Halongonan dan sekitarnya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Selatan berhasil menangkap seorang pria berinisial AAH (36), yang diduga kuat terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan ini dilakukan di wilayah Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara.<br><br>Operasi penangkapan berlangsung pada Selasa malam, 19 Mei 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, tepatnya di pinggir jalan Kecamatan Halongonan. Langkah tegas ini diambil setelah pihak kepolisian menerima laporan dan informasi dari masyarakat mengenai maraknya peredaran barang haram di wilayah Desa Sipaho.<br><br>Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, melalui Kasat Reserse Narkoba, AKP Philip Antonio Purba, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil tindak lanjut yang cermat atas laporan warga, yang kemudian diperdalam melalui penyelidikan langsung di lapangan.<br><br>"Kita mengamankan seorang laki-laki yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika tersebut," ungkap AKP Philip Antonio Purba kepada wartawan pada Minggu, 24 Mei 2026.<br><br>Saat proses penggeledahan dilakukan, petugas kepolisian menemukan satu kotak rokok yang berisi lima bungkus plastik klip kecil. Isi bungkusan tersebut diduga kuat berupa sabu yang dibalut menggunakan kertas timah rokok, dan barang tersebut disembunyikan di dalam saku celana depan sebelah kanan milik terduga pelaku.<br><br>Dari penimbangan awal, total barang bukti berupa sabu yang disita memiliki berat sekitar 0,50 gram. Selain narkotika jenis sabu, tim penyidik juga turut mengamankan barang bukti pendukung lainnya, antara lain:<br><br>- Beberapa plastik klip kosong;<br>- Uang tunai sebesar Rp120.000;<br>- Satu unit telepon genggam berwarna biru;<br>- Satu sendok sabu yang terbuat dari pipet.<br><br>Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AAH mengakui seluruh barang bukti berupa sabu tersebut adalah miliknya sendiri. Di hadapan penyidik, ia mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang identitasnya saat ini masih sedang didalami, dengan harga pembelian sebesar Rp200.000.<br><br>"Informasi mengenai siapa penyedia barang tersebut masih sedang kami dalami. Penyidik juga terus melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap jaringan maupun sumber asal barang haram tersebut," tegas Philip Antonio Purba.<br><br>Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku AAH telah diamankan di Markas Polres Tapanuli Selatan untuk menjalani serangkaian proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus melakukan pengembangan kasus guna membongkar kemungkinan adanya jaringan besar peredaran narkotika yang beroperasi di wilayah Halongonan dan sekitarnya.</p><p><strong>[Redaktur: Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/polisi-tangkap-terduga-penyalahguna-sabu-di-halongonan-lima-paket-sabu-disita_hv3Pg63a17.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pandangan Umum Fraksi Atas Delapan Ranperda Dalam Rapat Paripurna DPRD Deli Serdang</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/pandangan&#45;umum&#45;fraksi&#45;atas&#45;delapan&#45;ranperda&#45;dalam&#45;rapat&#45;paripurna&#45;dprd&#45;deli&#45;serdang&#45;rpthoqwJn9/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/pandangan&#45;umum&#45;fraksi&#45;atas&#45;delapan&#45;ranperda&#45;dalam&#45;rapat&#45;paripurna&#45;dprd&#45;deli&#45;serdang&#45;rpthoqwJn9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 16:44:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam &#45; Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menyampaikan tanggapan sekaligus jawaban Bupati Deli Serdang terhadap pandangan umum fraksi&#45;fraksi DPRD atas delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Rapat Paripurna DPRD Deli Serdang, Senin (25/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Lubuk pakam</strong> - Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menyampaikan tanggapan sekaligus jawaban Bupati Deli Serdang terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Rapat Paripurna DPRD Deli Serdang, Senin (25/5/2026).</p><p>Delapan Ranperda yang dibahas meliputi Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah di Kabupaten Deli Serdang, Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Deli Serdang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi, Persetujuan Bangunan Gedung, Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Deli Serdang Nomor 1 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Deli Serdang Tahun 2021–2041, Penyerahan Modal kepada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Deli, Pemekaran Kecamatan Percut Sei Tuan, serta Pemekaran Kecamatan Sunggal dan Pembentukan Kecamatan Sunggal Selatan serta Penggabungan Bagian Kecamatan Pancur Batu ke dalam Kecamatan Sunggal Selatan.</p><p>Membacakan sambutan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD atas berbagai saran, kritik, masukan, dan pertanyaan yang disampaikan terhadap delapan Ranperda tersebut.</p><p>“Bagi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, pandangan fraksi-fraksi bukan sekadar catatan formal, melainkan cerminan kepedulian, pengawasan, dan komitmen bersama dalam membangun Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan,” ujarnya.</p><p>Dalam jawaban terhadap Fraksi Gerindra, Pemkab Deli Serdang menjelaskan sejumlah langkah strategis terkait pengelolaan aset daerah, mulai dari pengamanan administrasi, fisik, hingga kepastian hukum kepemilikan aset. Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan aset melalui sistem penatausahaan yang lebih tertib dan terintegrasi.</p><p>Terkait Ranperda perubahan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemkab menegaskan penyesuaian tarif pajak dilakukan secara bertahap, tepat sasaran, serta tetap memperhatikan kemampuan masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan berbagai kebijakan perlindungan sosial, seperti pembebasan pajak bagi masyarakat miskin, pengurangan pajak bagi pensiunan dan purnawirawan, hingga pemberian insentif fiskal.</p><p>Sementara itu, terkait penyertaan modal kepada Perumda Tirta Deli, Pemkab menyebut indikator kinerja utama yang menjadi tolok ukur mencakup cakupan layanan, kontinuitas distribusi, dan kualitas air bersih. Penyertaan modal tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana air minum di sejumlah kecamatan di Deli Serdang.</p><p>Pada Ranperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, Pemkab menegaskan komitmennya untuk melaksanakan program secara transparan, proporsional, dan tepat sasaran dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah.</p><p>Pemerintah juga memastikan distribusi bantuan dilakukan secara adil, termasuk memberi perhatian pada pesantren di wilayah pinggiran dan terpencil.<br>Menanggapi Ranperda perubahan RTRW Kabupaten Deli Serdang Tahun 2021–2041, Pemkab menyoroti pentingnya pengendalian alih fungsi lahan demi menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Sejumlah kawasan seperti lahan pertanian pangan berkelanjutan, kawasan hutan, dan lahan baku sawah akan menjadi dasar analisis dalam revisi RTRW.</p><p>Sedangkan terkait rencana pemekaran Kecamatan Percut Sei Tuan dan Kecamatan Sunggal, Pemkab menyebut program tersebut telah menjadi prioritas sesuai visi dan misi pembangunan daerah. Pemerintah juga memastikan dukungan anggaran dilakukan secara bertahap, termasuk pembangunan kantor camat dan penyediaan sarana pelayanan publik.</p><p>“Untuk kebutuhan aparatur, tidak diperlukan rekrutmen besar-besaran karena ASN eksisting akan didistribusikan secara proporsional antara kecamatan induk dan kecamatan baru,” jelasnya.</p><p>Selain menjawab Fraksi Gerindra dan PDI Perjuangan secara rinci, Pemkab Deli Serdang juga menyampaikan apresiasi atas dukungan, saran, dan masukan dari Fraksi Golkar, NasDem, PKS, Demokrat, Persatuan Pembangunan Bintang Indonesia, serta Fraksi PAN-Hanura.</p><p>Pemkab Deli Serdang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan pembahasan lanjutan terhadap seluruh Ranperda yang diajukan.</p><p>“Pemkab Deli Serdang siap menjelaskan lebih lanjut pada rapat-rapat berikutnya. Tidak ada niat untuk menutup diri, justru kami ingin membangun komunikasi yang lebih baik dan lebih produktif,” tutupnya.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pandangan-umum-fraksi-atas-delapan-ranperda-dalam-rapat-paripurna-dprd-deli-serdang_CDg8Nyv9V7.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Deli Serdang Lantik 53 Pejabat, Tekankan Kinerja dan Pelayanan Cepat untuk Masyarakat</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;lantik&#45;53&#45;pejabat&#45;tekankan&#45;kinerja&#45;dan&#45;pelayanan&#45;cepat&#45;untuk&#45;masyarakat&#45;78q6q7bFv3/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;lantik&#45;53&#45;pejabat&#45;tekankan&#45;kinerja&#45;dan&#45;pelayanan&#45;cepat&#45;untuk&#45;masyarakat&#45;78q6q7bFv3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 14:04:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam &#45; Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan melantik 53 pejabat administrator, pengawas, fungsional, dan kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Kecamatan Lubuk Pakam, Senin (25/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Lubuk pakam - </strong>Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan melantik 53 pejabat administrator, pengawas, fungsional, dan kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Kecamatan Lubuk Pakam, Senin (25/5/2026).</p><p>Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan kinerja birokrasi sekaligus penguatan pelayanan publik di berbagai sektor strategis.</p><p>Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang akan terus dievaluasi berdasarkan capaian kerja.</p><p>“Jabatan yang Saudara emban hari ini bukan sekadar prosesi pelantikan atau rotasi jabatan semata, tetapi amanah negara untuk mendukung pencapaian visi Presiden, Gubernur, serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Bupati.</p><p>Menurutnya, dinamika mutasi dan pelantikan di Kabupaten Deli Serdang dilakukan untuk memastikan organisasi pemerintahan bergerak lebih cepat, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta usulan pimpinan perangkat daerah.</p><p>Ia menegaskan, evaluasi terhadap pejabat akan dilakukan secara berkala dan objektif dengan tolok ukur utama berupa kinerja.</p><p>“Dalam enam bulan akan dilakukan evaluasi. Jika tidak mencapai target, maka akan dilakukan rotasi bahkan demosi,” tegasnya.</p><p>Bupati juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk membangun pola kerja yang cepat, responsif, dan berintegritas. Tidak boleh ada ruang bagi aparatur yang memperlambat pelayanan maupun menyalahgunakan kewenangan.</p><p>Khusus kepada pejabat di Dinas Cipta Karya, Bupati meminta agar kualitas pelayanan terus diperbaiki, terutama dalam proses penerbitan izin, sehingga masyarakat tidak lagi menghadapi keterlambatan pelayanan maupun praktik pungutan liar.</p><p>“Jadikan Dinas Cipta Karya sebagai salah satu dinas dengan kinerja terbaik di Kabupaten Deli Serdang,” katanya.</p><p>Sementara kepada para kepala puskesmas yang baru dilantik, Bupati menekankan pentingnya penguatan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk mendukung program cek kesehatan gratis, penanganan tuberkulosis, percepatan penurunan stunting, dan berbagai program kesehatan lainnya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti pentingnya pelayanan publik yang semakin mudah dan humanis di seluruh sektor, mulai dari pendidikan, administrasi kependudukan hingga pelayanan perpajakan daerah.</p><p>“Masyarakat sudah bersyukur mau membayar pajak, jangan lagi dipersulit. Tugas kita adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.</p><p>Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak dimaknai sebagai simbol kebanggaan semata, melainkan tanggung jawab besar yang harus dibuktikan melalui hasil kerja nyata.</p><p>“Selamat bertugas, kerjalah yang baik, jangan aneh-aneh, jangan merugikan negara dan jangan mempersulit masyarakat. Mudah-mudahan enam bulan ke depan kita bertemu lagi dengan hasil kinerja yang lebih baik,” tutupnya.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bupati-deli-serdang-lantik-53-pejabat-tekankan-kinerja-dan-pelayanan-cepat-untuk-masyarakat_5nSXMs33i1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PT Angkasa Pura Aviasi Berikan Bantuan 14 Ekor Hewan Kurban Kepada Pemkap Deliserdang</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/serba&#45;serbi/2026&#45;pt&#45;angkasa&#45;pura&#45;aviasi&#45;berikan&#45;bantuan&#45;14&#45;ekor&#45;hewan&#45;kurban&#45;kepada&#45;pemkap&#45;deliserdang&#45;wg8sT8WM3n/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/serba&#45;serbi/2026&#45;pt&#45;angkasa&#45;pura&#45;aviasi&#45;berikan&#45;bantuan&#45;14&#45;ekor&#45;hewan&#45;kurban&#45;kepada&#45;pemkap&#45;deliserdang&#45;wg8sT8WM3n/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 13:28:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Beringin &#45; Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menerima 14 ekor bantuan hewan kurban dari PT Angkasa Pura Aviasi pada momentum Iduladha 1447 H/2026 M. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat di sekitar kawasan operasional Bandara Internasional Kualanamu.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Beringin</strong> - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menerima 14 ekor bantuan hewan kurban dari PT Angkasa Pura Aviasi pada momentum Iduladha 1447 H/2026 M. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat di sekitar kawasan operasional Bandara Internasional Kualanamu.</p><p>Penyerahan bantuan dirangkaikan dengan pelaksanaan Security Campaign di Ruang Simalem & Pusuk Buhit, Lantai I Gedung PT Angkasa Pura Aviasi, Bandara Internasional Kualanamu, Senin (25/5/2026)yang dihadiri Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Drs Zainal Abidin Hutagalung.</p><p>Zainal menyampaikan apresiasi atas konsistensi PT Angkasa Pura Aviasi dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan di Kabupaten Deli Serdang.</p><p>“Atas nama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, kami mengapresiasi kontribusi PT Angkasa Pura Aviasi yang terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Bantuan hewan kurban ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan baik antara perusahaan dengan lingkungan sekitar,” ujar Zainal.</p><p>Ia menilai, semangat berbagi pada momentum Iduladha menjadi nilai penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama, terlebih melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.</p><p>Adapun hewan kurban tersebut nantinya akan diserahkan ke Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sebanyak satu ekor sapi, Kecamatan Pantai Labu, Batang Kuis, dan Lubuk Pakam masing-masing satu ekor sapi. Kemudian enam ekor kambing etawa diperuntukkan ke Kecamatan Beringin sebanyak enam ekor dan empat ekor sisanya diberikan kepada Kecamatan Tanjung Morawa.</p><p>Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.</p><p>Selain penyaluran bantuan hewan kurban, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Security Campaign sebagai upaya meningkatkan pemahaman bersama terkait pentingnya keamanan dan keselamatan di area bandara yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk masyarakat sekitar.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/2026-pt-angkasa-pura-aviasi-berikan-bantuan-14-ekor-hewan-kurban-kepada-pemkap-deliserdang_NFr0787tT1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Marak Pelangsiran Pertalite di SPBU Bandar Labuhan Tanjung Morawa, Kapolsek: Kami Akan Tindaklanjuti dan Koordinasi</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/marak&#45;pelangsiran&#45;pertalite&#45;di&#45;spbu&#45;bandar&#45;labuhan&#45;tanjung&#45;morawa&#45;kapolsek&#45;kami&#45;akan&#45;tindaklanjuti&#45;dan&#45;koordinasi&#45;5lOGM19bFZ/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/marak&#45;pelangsiran&#45;pertalite&#45;di&#45;spbu&#45;bandar&#45;labuhan&#45;tanjung&#45;morawa&#45;kapolsek&#45;kami&#45;akan&#45;tindaklanjuti&#45;dan&#45;koordinasi&#45;5lOGM19bFZ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 22 May 2026 18:06:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, diduga masih berlangsung secara masif dan terorganisir. Modus operandi yang digunakan pun dinilai semakin memprihatinkan karena memanfaatkan sepeda motor hingga becak motor untuk mengangkut BBM subsidi tersebut ke tempat penampungan ilegal.Fenomena ini menjadi sorotan tajam publik setelah beredar luas di media sosial dan mengundang kritik keras, mengingat Pertalite merupakan barang bersubsidi yang seharusnya ditujukan bagi masyarakat umum dan pengguna kendaraan kecil, bukan untuk diperdagangkan kembali diduga secara ilegal demi keuntungan pribadi.Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, terlihat jelas aktivitas yang sangat mencurigakan. Puluhan pengendara sepeda motor dengan jenis besar seperti Honda Thunder, Honda Verza, dan sejumlah jenis motor lainnya, serta pengemudi becak motor, terlihat sangat gesit dan berulang kali bolak&#45;balik mengambil pasokan Pertalite di SPBU tersebut. Alih&#45;alih digunakan untuk kebutuhan pribadi, BBM yang dibeli dalam jumlah besar itu langsung dibawa ke lokasi penampungan yang tidak diketahui izin usahanya, yang diduga kuat akan dijual kembali dengan harga lebih tinggi.Praktik ini dinilai sangat merugikan keuangan negara dan sekaligus mencekik masyarakat kecil yang kesulitan mendapatkan akses BBM bersubsidi karena stok habis diserok oleh para pelangsir. Publik pun mempertanyakan penegakan hukum di lapangan, mengapa praktik yang terang&#45;terangan terjadi ini dibiarkan berlangsung lama tanpa ada tindakan tegas yang berarti.Merespons kegelisahan dan laporan masyarakat yang terus bergema, Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik, akhirnya buka suara. Saat dikonfirmasi terkait maraknya pelangsiran yang telah menjadi berita viral ini, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.&quot;Terima kasih informasinya Pak, kami tindaklanjuti dan koordinasikan dengan Unit Ekonomi dan Unit Tipidter Polresta Deli Serdang,&quot; tegas AKP Jonni H Damanik, beberapa waktu lalu.Masyarakat berharap, koordinasi dan tindak lanjut yang disampaikan Kapolsek Tanjung Morawa bukan sekadar janji di atas kertas. Hal ini diperlukan langkah tegas, pemeriksaan mendalam, hingga pengungkapan jaringan di balik praktik ini agar penyaluran Pertalite benar&#45;benar tepat sasaran dan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Ketiadaan tindakan nyata dikhawatirkan akan membuat para pelaku semakin berani dan menganggap bahwa pelanggaran terhadap aturan penyaluran BBM ini adalah hal yang biasa dan bebas dari sanksi hukum.Kini, mata publik tertuju pada langkah konkret Polsek Tanjung Morawa dan Polresta Deli Serdang. Apakah pelangsiran Pertalite di SPBU Bandar Labuhan ini akan segera diberantas, atau justru terus berlanjut karena lemahnya pengawasan di lapangan?]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, diduga masih berlangsung secara masif dan terorganisir. Modus operandi yang digunakan pun dinilai semakin memprihatinkan karena memanfaatkan sepeda motor hingga becak motor untuk mengangkut BBM subsidi tersebut ke tempat penampungan ilegal.<br><br>Fenomena ini menjadi sorotan tajam publik setelah beredar luas di media sosial dan mengundang kritik keras, mengingat Pertalite merupakan barang bersubsidi yang seharusnya ditujukan bagi masyarakat umum dan pengguna kendaraan kecil, bukan untuk diperdagangkan kembali diduga secara ilegal demi keuntungan pribadi.<br><br>Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, terlihat jelas aktivitas yang sangat mencurigakan. Puluhan pengendara sepeda motor dengan jenis besar seperti Honda Thunder, Honda Verza, dan sejumlah jenis motor lainnya, serta pengemudi becak motor, terlihat sangat gesit dan berulang kali bolak-balik mengambil pasokan Pertalite di SPBU tersebut. Alih-alih digunakan untuk kebutuhan pribadi, BBM yang dibeli dalam jumlah besar itu langsung dibawa ke lokasi penampungan yang tidak diketahui izin usahanya, yang diduga kuat akan dijual kembali dengan harga lebih tinggi.<br><br>Praktik ini dinilai sangat merugikan keuangan negara dan sekaligus mencekik masyarakat kecil yang kesulitan mendapatkan akses BBM bersubsidi karena stok habis diserok oleh para pelangsir. Publik pun mempertanyakan penegakan hukum di lapangan, mengapa praktik yang terang-terangan terjadi ini dibiarkan berlangsung lama tanpa ada tindakan tegas yang berarti.<br><br>Merespons kegelisahan dan laporan masyarakat yang terus bergema, Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik, akhirnya buka suara. Saat dikonfirmasi terkait maraknya pelangsiran yang telah menjadi berita viral ini, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.<br><br>"Terima kasih informasinya Pak, kami tindaklanjuti dan koordinasikan dengan Unit Ekonomi dan Unit Tipidter Polresta Deli Serdang," tegas AKP Jonni H Damanik, beberapa waktu lalu.<br><br>Masyarakat berharap, koordinasi dan tindak lanjut yang disampaikan Kapolsek Tanjung Morawa bukan sekadar janji di atas kertas. Hal ini diperlukan langkah tegas, pemeriksaan mendalam, hingga pengungkapan jaringan di balik praktik ini agar penyaluran Pertalite benar-benar tepat sasaran dan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Ketiadaan tindakan nyata dikhawatirkan akan membuat para pelaku semakin berani dan menganggap bahwa pelanggaran terhadap aturan penyaluran BBM ini adalah hal yang biasa dan bebas dari sanksi hukum.<br><br>Kini, mata publik tertuju pada langkah konkret Polsek Tanjung Morawa dan Polresta Deli Serdang. Apakah pelangsiran Pertalite di SPBU Bandar Labuhan ini akan segera diberantas, atau justru terus berlanjut karena lemahnya pengawasan di lapangan?</p><p><strong>[REDAKTUR: DEDI]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/marak-pelangsiran-pertalite-di-spbu-bandar-labuhan-tanjung-morawa-kapolsek-kami-akan-tindaklanjuti-dan-koordinasi_5B0LKFJOvz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Peringati Harkitnas ke&#45;118, Wabup Deli Serdang Ajak Jaga Tunas Bangsa dan Perkuat Persatuan</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/peringati&#45;harkitnas&#45;ke&#45;118&#45;wabup&#45;deli&#45;serdang&#45;ajak&#45;jaga&#45;tunas&#45;bangsa&#45;dan&#45;perkuat&#45;persatuan&#45;mwa0AiKHIi/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/peringati&#45;harkitnas&#45;ke&#45;118&#45;wabup&#45;deli&#45;serdang&#45;ajak&#45;jaga&#45;tunas&#45;bangsa&#45;dan&#45;perkuat&#45;persatuan&#45;mwa0AiKHIi/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 20 May 2026 15:31:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam – Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke&#45;118 tingkat Kabupaten Deli Serdang di Alun&#45;alun, Rabu (20/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Lubuk pakam –</strong> Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kabupaten Deli Serdang di Alun-alun, Rabu (20/5/2026).</p><p>Dalam amanatnya Lom Lom membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid. Disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk mengenang lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional, persatuan, dan perjuangan menuju bangsa yang merdeka dan bermartabat.</p><p>“Peristiwa tersebut merupakan fajar kebangkitan bangsa, ketika kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan demi perjuangan menuju kedaulatan bangsa yang bermartabat,” ujarnya.</p><p>Semangat kebangkitan nasional disebutkan juga harus terus relevan dengan perkembangan zaman. Jika dahulu perjuangan berfokus pada merebut kedaulatan wilayah, maka saat ini tantangan bangsa bergeser pada penguatan kedaulatan informasi dan transformasi digital.</p><p>Dengan tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga dan mempersiapkan generasi muda sebagai pondasi masa depan bangsa yang mandiri dan berdaya saing.</p><p>Pemerintah, lanjut amanat tersebut, terus menjalankan berbagai program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan kualitas guru dan pemberian beasiswa, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.</p><p>Selain itu, pemerintah juga memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan mampu mendukung akses masyarakat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, kebutuhan pokok, dan layanan ekonomi dasar lainnya.</p><p>Dalam bidang digital, pemerintah telah memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Kebijakan tersebut mengatur penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan tumbuh kembang anak.</p><p>Menutup amanatnya, Menteri Komunikasi dan Digital mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalakan semangat Boedi Oetomo melalui penguatan solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, dan pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama.</p><p>“Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” tutup amanat tersebut.</p><p>Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan surat perintah tugas kepada 31 personel yang ditugaskan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), penyerahan SK pensiun kepada 9 pegawai, pemberhentian 1 pegawai, serta pembebasan dari jabatan kepada 2 pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/peringati-harkitnas-ke-118-wabup-deli-serdang-ajak-jaga-tunas-bangsa-dan-perkuat-persatuan_pXsawewvt0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Penataan Kabel Optik di Lubuk Pakam Terus Berjalan, 3 Kilometer Telah Tertata</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/penataan&#45;kabel&#45;optik&#45;di&#45;lubuk&#45;pakam&#45;terus&#45;berjalan&#45;3&#45;kilometer&#45;telah&#45;tertata&#45;AgZzrDBeB2/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/penataan&#45;kabel&#45;optik&#45;di&#45;lubuk&#45;pakam&#45;terus&#45;berjalan&#45;3&#45;kilometer&#45;telah&#45;tertata&#45;AgZzrDBeB2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 19:45:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam &#45; Penataan kabel udara di Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, terus menunjukkan progres signifikan. Dari total sekitar 4 kilometer jaringan yang ditata, sekitar 3 kilometer di antaranya telah rampung.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Lubuk pakam </strong>- Penataan kabel udara di Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, terus menunjukkan progres signifikan. Dari total sekitar 4 kilometer jaringan yang ditata, sekitar 3 kilometer di antaranya telah rampung.</p><p>Progres tersebut dibahas dalam audiensi Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo bersama Koordinator Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Sumatera Utara, Jimmy Aswin Siregar beserta jajaran di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (19/5/2026).</p><p>Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa penataan kabel udara menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan wajah Kota Lubuk Pakam yang lebih rapi, tertata, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik selaras dengan gerakan ASRI yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto sekaligus persiapan Kabupaten Deli Serdang dalam menyambut agenda Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juli 2026.</p><p>“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena bisa duduk bersama memikirkan pelayanan kepada masyarakat. Jaringan telekomunikasi merupakan salah satu sektor penting dalam mendukung perkembangan daerah,” ujar Wakil Bupati.</p><p>Selain itu, Wakil Bupati turut menekankan pentingnya tertib administrasi dan perizinan dalam setiap pemasangan jaringan kabel, baik di atas maupun di bawah tanah, agar memiliki legalitas yang jelas serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.</p><p>“Kami ingin seluruh pemasangan kabel, baik di atas maupun di bawah tanah, memiliki izin yang jelas dan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.</p><p>Sementara itu, Koordinator Wilayah Apjatel Sumatera Utara, Jimmy Aswin Siregar mengatakan, pekerjaan dilaksanakan secara bertahap agar layanan internet masyarakat tetap berjalan normal selama proses pemindahan jaringan. Proses galian dan pemasangan pipa ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.</p><p>Setelah proses galian rampung, Jimmy mengatakan pekerjaan akan dilanjutkan dengan penarikan kabel serta proses cut over atau pemindahan layanan pelanggan dari jaringan udara ke jaringan bawah tanah secara bertahap oleh masing-masing provider.</p><p>“Pekerjaan ini sudah berjalan selama 27 hari kerja. Dari total sekitar 4 kilometer, sekitar 3 kilometer sudah selesai dan tinggal kurang lebih 1 kilometer lagi yang dalam tahap penyelesaian. Setelah seluruh proses selesai, baru bisa dilaksanakan seremoni pemotongan kabel bersama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang,” ujarnya.</p><p>Dalam pelaksanaannya, Apjatel menurunkan sekitar 48 tenaga kerja inti dengan total sekitar 60 pekerja lapangan setiap harinya. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan kegiatan APKASI di Deli Serdang.</p><p>Adapun ruas jalan yang menjadi lokasi penataan meliputi Jalan Sutomo sepanjang sekitar 500 meter, Jalan Diponegoro sekitar 700 meter, Jalan Thamrin sekitar 698 meter, Jalan Sudirman sekitar 1,19 kilometer, serta Jalan Ahmad Yani sekitar 955 meter.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/penataan-kabel-optik-di-lubuk-pakam-terus-berjalan-3-kilometer-telah-tertata_cDbbwebn4P.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menuju Pilkades Serentak 2026, Deli Serdang Deklarasikan Pemilu Desa yang Damai</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/menuju&#45;pilkades&#45;serentak&#45;2026&#45;deli&#45;serdang&#45;deklarasikan&#45;pemilu&#45;desa&#45;yang&#45;damai&#45;3zzFYC8kqd/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/menuju&#45;pilkades&#45;serentak&#45;2026&#45;deli&#45;serdang&#45;deklarasikan&#45;pemilu&#45;desa&#45;yang&#45;damai&#45;3zzFYC8kqd/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 18:03:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menggelar Deklarasi Damai Calon Kepala Desa pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang II tahun 2026 di Balairung Kabupaten Deli Serdang, Selasa (19/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Lubuk pakam</strong> — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menggelar Deklarasi Damai Calon Kepala Desa pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang II tahun 2026 di Balairung Kabupaten Deli Serdang, Selasa (19/5/2026).</p><p>Sebanyak 212 calon kepala desa dari 76 desa di 19 kecamatan yang akan melaksanakan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2026 hadir dalam kegiatan tersebut.</p><p>Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menegaskan bahwa Pilkades bukan sekadar kontestasi memilih pemimpin desa, tetapi juga momentum menjaga persatuan dan kedewasaan demokrasi di tengah masyarakat.</p><p>Ia mengajak seluruh calon kepala desa untuk menyampaikan visi dan misi secara santun serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan pembangunan desa.</p><p>“Mari kita dukung Pilkades ini dengan norma, etika, dan semangat persaudaraan. Beda pilihan boleh, tetapi setelah Pilkades selesai kita semua tetap bersaudara,” ujarnya.</p><p>Wakil Bupati juga memastikan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Forkopimda akan bersikap netral dan mengawal seluruh tahapan Pilkades secara adil, jujur, dan transparan.</p><p>“Tidak ada keberpihakan kepada pihak mana pun. Pemerintah hadir sebagai fasilitator agar Pilkades berjalan sukses dan demokratis,” tegasnya.</p><p>Ia turut memberikan motivasi kepada seluruh calon kepala desa dengan menyebut seluruh peserta sejatinya telah menjadi pemenang karena berhasil melewati tahapan seleksi dan administrasi.</p><p>“Bapak dan Ibu yang hadir di sini sesungguhnya sudah termasuk kategori menang. Namun karena jabatan kepala desa hanya satu, maka masyarakatlah yang menentukan pilihan,” ucapnya.</p><p>Sementara itu, Kapolrestabes Deli Serdang, Kombes Pol. Hendria Lesmana, menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses Pilkades berlangsung.</p><p>Ia menyebutkan, dari 76 desa yang melaksanakan Pilkades, sebanyak 50 desa berada di wilayah hukum Polrestabes Deli Serdang, 20 desa di wilayah hukum Polrestabes Medan, tiga desa di wilayah hukum Belawan, dan satu desa di wilayah hukum Polres Binjai.</p><p>Karena itu, menurutnya, diperlukan sinergi seluruh pihak untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.</p><p>“Hindari provokasi, berita hoaks, politik uang, maupun intimidasi. Kepolisian akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.</p><p>Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Deli Serdang, Dra Anita Magdalena Br Situmorang, dalam laporannya menjelaskan, pelaksanaan Pilkades tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026. Menurutnya, deklarasi damai menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga proses Pilkades tetap aman, tertib, dan kondusif.</p><p>“Deklarasi damai ini merupakan komitmen bersama agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/menuju-pilkades-serentak-2026-deli-serdang-deklarasikan-pemilu-desa-yang-damai_kotZnZl00T.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SPBU Bandar Labuhan Tanjung Morawa Diduga Selewengkan Pertalite Subsidi ke Mafia BBM</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/spbu&#45;bandar&#45;labuhan&#45;tanjung&#45;morawa&#45;diduga&#45;selewengkan&#45;pertalite&#45;subsidi&#45;ke&#45;mafia&#45;bbm&#45;88zw21ugtW/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/spbu&#45;bandar&#45;labuhan&#45;tanjung&#45;morawa&#45;diduga&#45;selewengkan&#45;pertalite&#45;subsidi&#45;ke&#45;mafia&#45;bbm&#45;88zw21ugtW/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 16:08:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – SPBU dengan kode 14.2031142 yang berlokasi di kawasan Bandar Labuhan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, diduga kuat terlibat dalam praktik penyelewengan BBM bersubsidi. Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, ribuan liter Pertalite diduga dialirkan ke jaringan mafia BBM dengan memanfaatkan sepeda motor dan becak bermotor (Betor), pada Senin pagi, 18 Mei 2026.Pantauan langsung di lokasi menunjukkan aktivitas yang mencurigakan. Belasan kendaraan, di antaranya sepeda motor jenis Honda Verza dan Suzuki Thunder yang dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar, serta sejumlah Betor, terlihat keluar&#45;masuk area SPBU. Kendaraan&#45;kendaraan tersebut diketahui tidak mengangkut bahan bakar untuk kebutuhan pribadi, melainkan melangsir Pertalite dalam jumlah banyak ke sejumlah gudang penampungan yang berjarak tidak jauh dari lokasi pengisian.Berdasarkan pengamatan, ada setidaknya empat titik gudang yang menjadi tujuan pengumpulan BBM hasil langsiran. Kendaraan tersebut terlihat berpencar ke lokasi yang berbeda hanya dalam hitungan menit setelah meninggalkan SPBU.&quot;Sudah biasa terjadi di sini, lancar tanpa hambatan. Ada banyak gudang di sekitar sini, ada yang di samping kanan&#45;kiri, masuk gang dekat kebun pisang, juga ada di lorong dekat SPBU. Kondisinya aman saja. Ada belasan kendaraan yang beroperasi, beraktivitas dari pagi sampai sore,&quot; ungkap Cok, warga sekitar yang enggan disebutkan identitas lengkapnya, kepada tim awak media.Setelah melakukan investigasi di lapangan, awak media berusaha mengonfirmasi hal ini kepada pengelola SPBU. Namun, Melva yang mengaku operator berdalih pihak yang bertanggung jawab atau pengawas tidak berada di tempat saat itu.&quot;Pengawasnya tidak ada, biasanya jam segini pergi, baru kembali sekitar jam 4 sore. Saya masih baru bekerja di sini. Kalau pengawasnya bernama Pak Bobi, staf dari Pertamina. Saat ini SPBU ini juga sedang dalam tahap rehabilitasi dan perbaikan,&quot; jelas Melva, salah satu operator yang bertugas di lokasi.Perlu diketahui, praktik penyelewengan BBM bersubsidi, penimbunan, maupun penjualan di luar ketentuan hukum merupakan tindak pidana. Hal ini diatur dalam Pasal 55 Undang&#45;Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang telah diperbarui melalui Undang&#45;Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Pelaku, baik oknum pengelola SPBU maupun pihak yang terlibat dalam penyaluran ilegal, terancam hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda mencapai Rp60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Deli Serdang belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi terkait dugaan penyelewengan ini saat dihubungin via WhatsApp.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>SPBU dengan kode 14.2031142 yang berlokasi di kawasan Bandar Labuhan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, diduga kuat terlibat dalam praktik penyelewengan BBM bersubsidi. Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, ribuan liter Pertalite diduga dialirkan ke jaringan mafia BBM dengan memanfaatkan sepeda motor dan becak bermotor (Betor), pada Senin pagi, 18 Mei 2026.<br><br>Pantauan langsung di lokasi menunjukkan aktivitas yang mencurigakan. Belasan kendaraan, di antaranya sepeda motor jenis Honda Verza dan Suzuki Thunder yang dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar, serta sejumlah Betor, terlihat keluar-masuk area SPBU. Kendaraan-kendaraan tersebut diketahui tidak mengangkut bahan bakar untuk kebutuhan pribadi, melainkan melangsir Pertalite dalam jumlah banyak ke sejumlah gudang penampungan yang berjarak tidak jauh dari lokasi pengisian.<br><br>Berdasarkan pengamatan, ada setidaknya empat titik gudang yang menjadi tujuan pengumpulan BBM hasil langsiran. Kendaraan tersebut terlihat berpencar ke lokasi yang berbeda hanya dalam hitungan menit setelah meninggalkan SPBU.<br><br>"Sudah biasa terjadi di sini, lancar tanpa hambatan. Ada banyak gudang di sekitar sini, ada yang di samping kanan-kiri, masuk gang dekat kebun pisang, juga ada di lorong dekat SPBU. Kondisinya aman saja. Ada belasan kendaraan yang beroperasi, beraktivitas dari pagi sampai sore," ungkap Cok, warga sekitar yang enggan disebutkan identitas lengkapnya, kepada tim awak media.<br><br>Setelah melakukan investigasi di lapangan, awak media berusaha mengonfirmasi hal ini kepada pengelola SPBU. Namun, Melva yang mengaku operator berdalih pihak yang bertanggung jawab atau pengawas tidak berada di tempat saat itu.<br><br>"Pengawasnya tidak ada, biasanya jam segini pergi, baru kembali sekitar jam 4 sore. Saya masih baru bekerja di sini. Kalau pengawasnya bernama Pak Bobi, staf dari Pertamina. Saat ini SPBU ini juga sedang dalam tahap rehabilitasi dan perbaikan," jelas Melva, salah satu operator yang bertugas di lokasi.<br><br>Perlu diketahui, praktik penyelewengan BBM bersubsidi, penimbunan, maupun penjualan di luar ketentuan hukum merupakan tindak pidana. Hal ini diatur dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Pelaku, baik oknum pengelola SPBU maupun pihak yang terlibat dalam penyaluran ilegal, terancam hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda mencapai Rp60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).<br><br>Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Deli Serdang belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi terkait dugaan penyelewengan ini saat dihubungin via WhatsApp.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/spbu-bandar-labuhan-tanjung-morawa-diduga-selewengkan-pertalite-subsidi-ke-mafia-bbm_jPo7p4Gbk5.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Siswa Siswi Terbaik Deli Serdang Ikuti Seleksi Paskibraka Sumut</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/siswa&#45;siswi&#45;terbaik&#45;deli&#45;serdang&#45;ikuti&#45;seleksi&#45;paskibraka&#45;sumut&#45;5lvbQ80ZHh/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/siswa&#45;siswi&#45;terbaik&#45;deli&#45;serdang&#45;ikuti&#45;seleksi&#45;paskibraka&#45;sumut&#45;5lvbQ80ZHh/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 18 May 2026 23:48:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam &#45; Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS menerima audiensi empat siswa terbaik Kabupaten Deli Serdang yang akan mengikuti Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (18/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Lubuk pakam -</strong> Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS menerima audiensi empat siswa terbaik Kabupaten Deli Serdang yang akan mengikuti Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (18/5/2026).</p><p>Audiensi ini menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kepada para pelajar yang akan membawa nama daerah di tingkat provinsi.</p><p>Empat siswa yang akan mengikuti seleksi pada 19-21 Mei 2026 di Medan yakni Marshel Rafael Pehulisa Bukit dari SMA Swasta RK Deli Murni Bandar Baru Kecamatan Sibolangit, Choky Christian Silitonga dari SMA Negeri 1 Lubuk Pakam, Beatrix Gloria Sembiring dari SMA Swasta Methodist-AN Pancur Batu, serta Yael Ignatia Ronauli Basa Sidabutar dari SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.</p><p>Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa bangga kepada para siswa yang berhasil lolos seleksi tingkat Kabupaten Deli Serdang. Menurutnya, kesempatan menjadi calon Paskibraka bukan hanya soal prestasi, tetapi juga proses membentuk disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.</p><p>“Hari ini kita berkumpul untuk memberikan motivasi dan arahan bagi adik-adik yang akan mengikuti seleksi di tingkat provinsi maupun nasional. Kami berharap kalian bisa memberikan yang terbaik untuk diri sendiri, sekolah, dan Kabupaten Deli Serdang,” ujar Wakil Bupati.</p><p>Ia juga berpesan agar para peserta menjaga kesehatan, rajin berlatih, disiplin, dan tetap percaya diri selama mengikuti tahapan seleksi sekaligus berharap para peserta mampu melanjutkan prestasi senior sebelumnya yang telah mengharumkan nama Deli Serdang di tingkat nasional.</p><p>Kehadiran Kristine Andeska Br Ginting dari SMA Negeri 1 Pancur Batu, anggota Paskibraka nasional tahun 2025 yang akan bertugas pada upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 tingkat nasional, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para calon Paskibraka tahun ini.</p><p>“Selamat berjuang, terus semangat, dan tetap optimis. Semoga kalian bisa menjadi putra-putri terbaik yang mengharumkan nama Deli Serdang dan Sumatera Utara,” tutupnya.</p><p>Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Deli Serdang, Kurnia Boloni Sinaga menjelaskan, apabila para siswa lolos di tingkat provinsi, mereka akan kembali mengikuti seleksi tingkat nasional.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/siswa-siswi-terbaik-deli-serdang-ikuti-seleksi-paskibraka-sumut_Q2twxn7u3E.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Optimalisasi Kebersihan: DLH Kabupaten Gelar Aksi Besar&#45;besaran Bersihkan Ruas Jalan Strategis di Balige</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/optimalisasi&#45;kebersihan&#45;dlh&#45;kabupaten&#45;gelar&#45;aksi&#45;besar&#45;besaran&#45;bersihkan&#45;ruas&#45;jalan&#45;strategis&#45;di&#45;balige&#45;gu8nsCui83/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/optimalisasi&#45;kebersihan&#45;dlh&#45;kabupaten&#45;gelar&#45;aksi&#45;besar&#45;besaran&#45;bersihkan&#45;ruas&#45;jalan&#45;strategis&#45;di&#45;balige&#45;gu8nsCui83/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 16 May 2026 14:33:29 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Johan Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Guna mewujudkan lingkungan yang bersih, indah, nyaman, dan sehat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten kembali menunjukkan komitmen nyata melalui aksi pembersihan menyeluruh. Kegiatan gotong royong massal ini dilaksanakan pada Senin (15/05/2026), dengan fokus utama pada penataan dan pembersihan sejumlah ruas jalan strategis yang berada di wilayah Kecamatan Balige.Dimulai pukul 09.30 WIB, kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan. Puluhan personel DLH diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pembersihan secara menyeluruh. Tidak hanya mengumpulkan dan mengangkut tumpukan sampah, tim juga melakukan pemangkasan rumput liar yang menutupi bahu jalan serta merapikan vegetasi dan tanaman di sepanjang pinggir jalan. Langkah ini diambil agar tampilan lingkungan menjadi lebih asri, rapi, dan memberikan pemandangan yang indah serta aman bagi setiap pengguna jalan yang melintas.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Guna mewujudkan lingkungan yang bersih, indah, nyaman, dan sehat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten kembali menunjukkan komitmen nyata melalui aksi pembersihan menyeluruh. Kegiatan gotong royong massal ini dilaksanakan pada Senin (15/05/2026), dengan fokus utama pada penataan dan pembersihan sejumlah ruas jalan strategis yang berada di wilayah Kecamatan Balige.<br><br>Dimulai pukul 09.30 WIB, kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan. Puluhan personel DLH diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pembersihan secara menyeluruh. Tidak hanya mengumpulkan dan mengangkut tumpukan sampah, tim juga melakukan pemangkasan rumput liar yang menutupi bahu jalan serta merapikan vegetasi dan tanaman di sepanjang pinggir jalan. Langkah ini diambil agar tampilan lingkungan menjadi lebih asri, rapi, dan memberikan pemandangan yang indah serta aman bagi setiap pengguna jalan yang melintas.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778916931_975b5b84025c765c0f33.jpg"></figure><p><br>Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Raja Ipan Sinurat, yang turun langsung memantau jalannya kegiatan, menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas rutin semata, melainkan wujud pelayanan publik yang nyata. Menurutnya, tingkat kebersihan lingkungan merupakan cerminan utama dari kualitas pengelolaan daerah serta tingkat kesadaran masyarakat setempat.<br><br>"Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau petugas kebersihan saja. Melalui kegiatan gotong royong ini, kami tidak hanya membersihkan sampah secara fisik, tetapi juga ingin menyampaikan pesan moral serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut peduli dan menjaga lingkungan tempat tinggalnya," tegas Raja Ipan Sinurat.<br><br>Lebih lanjut ia menjelaskan, penataan ruas jalan yang bersih dan rapi memiliki dampak positif yang sangat luas. Selain memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan, lingkungan yang indah dan bersih juga menjadi aset strategis. Hal ini dinilai sangat penting untuk mendukung potensi pariwisata yang besar dimiliki oleh wilayah Balige. Dengan lingkungan yang tertata baik, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan berkunjung, yang pada akhirnya akan memberikan dampak bergema bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778916947_e93b662279551102376b.jpg"></figure><p><br><br>"Kami berharap, dengan suasana lingkungan yang bersih, tertata rapi, dan asri ini, masyarakat bisa merasa nyaman dan bangga tinggal di sini. Begitu juga para wisatawan, diharapkan betah berlama-lama berkunjung dan kembali lagi di kemudian hari," tambahnya.<br><br>DLH Kabupaten juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemeliharaan rutin dan menggelar kegiatan serupa secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan demi menjaga kebersihan lingkungan serta mewujudkan wilayah yang sehat, indah, dan nyaman untuk ditinggali dalam jangka panjang.<br><br><strong>[Redaktur: Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/optimalisasi-kebersihan-dlh-kabupaten-gelar-aksi-besar-besaran-bersihkan-ruas-jalan-strategis-di-balige_01zbWk2XHl.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dugaan Kriminalisasi &amp; Rekayasa Kasus Polsek Perdagangan: Kuasa Hukum Tempuh Jalur Pidana, Desak PTDH Oknum Nakal</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/dugaan&#45;kriminalisasi&#45;rekayasa&#45;kasus&#45;polsek&#45;perdagangan&#45;kuasa&#45;hukum&#45;tempuh&#45;jalur&#45;pidana&#45;desak&#45;ptdh&#45;oknum&#45;nakal&#45;4w1UCjsVM6/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/dugaan&#45;kriminalisasi&#45;rekayasa&#45;kasus&#45;polsek&#45;perdagangan&#45;kuasa&#45;hukum&#45;tempuh&#45;jalur&#45;pidana&#45;desak&#45;ptdh&#45;oknum&#45;nakal&#45;4w1UCjsVM6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 13 May 2026 08:15:22 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Skandal dugaan pelanggaran hukum berat yang melibatkan oknum kepolisian di lingkungan Polsek Perdagangan kini memasuki babak baru yang serius. Tidak hanya berhenti pada penanganan etik di meja Divisi Propam, kuasa hukum dari Sumantri alias Manto yang ditangani DSP Law Firm menegaskan akan menyeret kasus dugaan manipulasi administrasi sistematis ini ke ranah pidana. Langkah tegas ini diambil demi menegakkan asas equality before the law — setiap warga negara, termasuk aparat penegak hukum, memiliki kedudukan yang sama dan setara di mata hukum.Dugaan Pidana di Balik Rekayasa dan Pelanggaran EtikKuasa hukum pelapor, Dedi Suheri, S.H., menegaskan persoalan ini bukan sekadar pelanggaran disiplin atau kode etik profesi semata, melainkan mengandung unsur tindak pidana yang direncanakan dan dilakukan secara terstruktur.“Sudah sangat tidak sepadan jika rekayasa sistematis ini hanya diselesaikan lewat jalur etik. Kami menemukan bukti kuat adanya dugaan tindak pidana, mulai dari proses antedating atau pemalsuan tanggal dokumen, hingga pemalsuan surat resmi yang dilakukan oleh oknum polisi nakal,” tegas Dedi Suheri dalam keterangan resminya.Dugaan kriminalisasi dan rekayasa kasus ini terungkap jelas sejak tahap awal proses penyidikan, dengan sejumlah pelanggaran prosedur hukum yang fatal:&#45; Pihak Polsek Perdagangan diduga sengaja menyembunyikan Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka yang wajib diserahkan kepada pihak terkait.&#45; Hak prosedural diabaikan: Kuasa hukum sudah berulang kali meminta dokumen penetapan tersebut secara resmi, namun selalu dijawab dengan alasan surat sudah dikirim ke keluarga — padahal fakta di lapangan, surat itu tidak pernah diterima oleh siapa pun.&#45; Pelapor hingga saat ini tidak pernah menerima surat panggilan resmi untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka.&#45; Puncak dugaan rekayasa: Penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diduga dimanipulasi tanggalnya (backdate). Langkah ini diduga sengaja dilakukan semata&#45;mata untuk membebaskan pihak kepolisian dari pengujian materiil dalam sidang Praperadilan, sehingga hak konstitusional warga negara gugur begitu saja.“Bagaimana mungkin masyarakat masih bisa percaya pada Kepolisian sebagai pengayom dan pelindung, jika instrumen hukum seperti DPO direkayasa sedemikian rupa hanya untuk menggugurkan hak konstitusional warga di persidangan? Ini sangat mencederai rasa keadilan,” tandas Dedi Suheri.Desakan Tegas: Proses Hukum &amp; PTDH Bagi Oknum TerlibatMenanggapi indikasi pelanggaran berat dan ketidakprofesionalan ini, pihak kuasa hukum mendesak Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara bertindak tegas sesuai semangat reformasi birokrasi dan penegakan hukum Polri. Pihak pelapor menuntut seluruh oknum yang terlibat dalam skema rekayasa tiga lapis ini diproses tanpa pandang bulu, tidak ada perlindungan sekecil apa pun.“Kami ingin kasus ini menjadi pelajaran pahit, agar tidak ada lagi oknum polisi yang berani bertindak sewenang&#45;wenang, memanipulasi dokumen, atau melakukan kriminalisasi. Jika nanti terbukti sah secara hukum bahwa mereka merekayasa kasus dan memalsukan bukti, maka sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) adalah harga mati. Ini satu&#45;satunya cara memberi efek jera dan menjaga sisa martabat institusi Polri,” pungkas Dedi.DSP Law Firm tetap berpegang teguh pada asas praduga tak bersalah hingga ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap. Pihaknya berkomitmen mengawal kasus ini tuntas, baik lewat jalur etik maupun pidana, demi memulihkan nama baik dan menjamin keadilan mutlak bagi kliennya, Sumantri alias Manto.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Skandal dugaan pelanggaran hukum berat yang melibatkan oknum kepolisian di lingkungan Polsek Perdagangan kini memasuki babak baru yang serius. Tidak hanya berhenti pada penanganan etik di meja Divisi Propam, kuasa hukum dari Sumantri alias Manto yang ditangani DSP Law Firm menegaskan akan menyeret kasus dugaan manipulasi administrasi sistematis ini ke ranah pidana. Langkah tegas ini diambil demi menegakkan asas equality before the law — setiap warga negara, termasuk aparat penegak hukum, memiliki kedudukan yang sama dan setara di mata hukum.<br><br><strong>Dugaan Pidana di Balik Rekayasa dan Pelanggaran Etik</strong><br><br>Kuasa hukum pelapor, Dedi Suheri, S.H., menegaskan persoalan ini bukan sekadar pelanggaran disiplin atau kode etik profesi semata, melainkan mengandung unsur tindak pidana yang direncanakan dan dilakukan secara terstruktur.<br><br>“Sudah sangat tidak sepadan jika rekayasa sistematis ini hanya diselesaikan lewat jalur etik. Kami menemukan bukti kuat adanya dugaan tindak pidana, mulai dari proses antedating atau pemalsuan tanggal dokumen, hingga pemalsuan surat resmi yang dilakukan oleh oknum polisi nakal,” tegas Dedi Suheri dalam keterangan resminya.<br><br>Dugaan kriminalisasi dan rekayasa kasus ini terungkap jelas sejak tahap awal proses penyidikan, dengan sejumlah pelanggaran prosedur hukum yang fatal:<br><br>- Pihak Polsek Perdagangan diduga sengaja menyembunyikan Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka yang wajib diserahkan kepada pihak terkait.<br>- Hak prosedural diabaikan: Kuasa hukum sudah berulang kali meminta dokumen penetapan tersebut secara resmi, namun selalu dijawab dengan alasan surat sudah dikirim ke keluarga — padahal fakta di lapangan, surat itu tidak pernah diterima oleh siapa pun.<br>- Pelapor hingga saat ini tidak pernah menerima surat panggilan resmi untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka.<br>- Puncak dugaan rekayasa: Penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diduga dimanipulasi tanggalnya (backdate). Langkah ini diduga sengaja dilakukan semata-mata untuk membebaskan pihak kepolisian dari pengujian materiil dalam sidang Praperadilan, sehingga hak konstitusional warga negara gugur begitu saja.<br><br>“Bagaimana mungkin masyarakat masih bisa percaya pada Kepolisian sebagai pengayom dan pelindung, jika instrumen hukum seperti DPO direkayasa sedemikian rupa hanya untuk menggugurkan hak konstitusional warga di persidangan? Ini sangat mencederai rasa keadilan,” tandas Dedi Suheri.<br><br><strong>Desakan Tegas: Proses Hukum & PTDH Bagi Oknum Terlibat</strong><br><br>Menanggapi indikasi pelanggaran berat dan ketidakprofesionalan ini, pihak kuasa hukum mendesak Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara bertindak tegas sesuai semangat reformasi birokrasi dan penegakan hukum Polri. Pihak pelapor menuntut seluruh oknum yang terlibat dalam skema rekayasa tiga lapis ini diproses tanpa pandang bulu, tidak ada perlindungan sekecil apa pun.<br><br>“Kami ingin kasus ini menjadi pelajaran pahit, agar tidak ada lagi oknum polisi yang berani bertindak sewenang-wenang, memanipulasi dokumen, atau melakukan kriminalisasi. Jika nanti terbukti sah secara hukum bahwa mereka merekayasa kasus dan memalsukan bukti, maka sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) adalah harga mati. Ini satu-satunya cara memberi efek jera dan menjaga sisa martabat institusi Polri,” pungkas Dedi.<br><br>DSP Law Firm tetap berpegang teguh pada asas praduga tak bersalah hingga ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap. Pihaknya berkomitmen mengawal kasus ini tuntas, baik lewat jalur etik maupun pidana, demi memulihkan nama baik dan menjamin keadilan mutlak bagi kliennya, Sumantri alias Manto.</p><p>Saat dikonfirmasi Kapolsek Perdagangan Iptu Patar Banjar Nahor mengatakan kasus ini sudah ditangani Paminal.</p><p>"Sudah ditangani paminal ya pak," tutupnya.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dugaan-kriminalisasi-rekayasa-kasus-polsek-perdagangan-kuasa-hukum-tempuh-jalur-pidana-desak-ptdh-oknum-nakal_24wyy85K6r.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kombespol Jean Calvijn Simanjuntak Berjanji Muluk, Bos Kartel Narkoba Jermal 15 Tak Kunjung Ditangkap</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/kombespol&#45;jean&#45;calvijn&#45;simanjuntak&#45;berjanji&#45;muluk&#45;bos&#45;kartel&#45;narkoba&#45;tak&#45;kunjung&#45;ditangkap&#45;mSRlqDuC25/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/kombespol&#45;jean&#45;calvijn&#45;simanjuntak&#45;berjanji&#45;muluk&#45;bos&#45;kartel&#45;narkoba&#45;tak&#45;kunjung&#45;ditangkap&#45;mSRlqDuC25/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 14:36:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tim]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Sudah genap 215 hari Kombespol Jean Calvijn Simanjuntak duduk nyaman di kursi Kapolrestabes Medan. Dulu dia berteriak lantang, akan memburu habis, membumihanguskan kartel narkoba Jermal 15 beserta bosnya. Bahkan beberapa bulan lalu, pasukannya digerakkan habis&#45;habisan: gerebek sana&#45;sini terus menerus lebih dari seminggu penuh, heboh di media, tampil di kamera, seolah mau membereskan semuanya sampai ke akar&#45;akarnya.Tapi apa hasilnya? KOSONG TOTAL!Kampung&#45;kampung kecil digerebek, pengedar kelas cacing ditangkap, barang bukti seadanya disita, lalu dipamerkan ke publik seolah sukses besar. Sementara sasaran utamanya? Kartel Jermal 15 dan sang bosnya? Masih berkuasa, masih santai, masih jadi raja di wilayahnya sendiri. Bahkan kabar panasnya: beberapa bulan lagi diduga Kombespol Jean akan pindah tugas, meninggalkan Medan sebelum janji besarnya selesai ditepati. Dia mau pergi begitu saja, meninggalkan masalah besar yang dia sendiri yang buat janjinya?Fakta memalukan ini membuat Praktisi Hukum Eka Putra ZN meledak dengan kritik yang paling tajam, paling pedas, dan tak ada ampun sama sekali. Dia tak ragu menuding apa yang dilakukan Kapolrestabes Medan selama ini adalah sandiwara murahan, pencitraan busuk, dan pelarian dari tanggung jawab!“215 hari dia menjabat! Punya waktu berbulan&#45;bulan, pernah mengerahkan pasukan gerebek berturut&#45;turut lebih dari tujuh hari! Kalau mau serius, dalam 3 hari saja Jermal 15 sudah rata dengan tanah! Tapi apa kenyataannya? Yang ditangkap cuma anak buah kecil, pengedar eceran, yang tak punya kuasa. Yang besar, yang jadi otak, yang dia sendiri janjikan akan diburu? dibiarkan aman sentosa! Itu namanya bukan kerja, itu namanya main main dengan hukum dan perasaan rakyat!,” seru Eka dengan suara meninggi, Selasa (12/5/2026).Eka menyatakan keras bahwa operasi gerebek seminggu penuh dulu itu murni aksi pencitraan saja! Cuma mau terlihat sibuk, terlihat kerja keras di depan kamera, biar dibilang berprestasi, padahal hati kecilnya tidak berani atau tidak mau menyentuh Jermal 15.“Semua orang tahu! Jermal 15 itu lokasinya jelas, orangnya dikenal, jalurnya terang benderang. Jelas sekali kartel itu diduga sudah dilindungi, sudah diamankan sudah dijanjikan keselamatannya! Kombespol Jean ini bukan penegak hukum, dia cuma aktor kelas dua yang pandai berpidato tapi tak punya nyali!” tuding Eka tanpa ragu.Kabar bahwa Kombespol Jean akan segera pindah tugas dalam waktu dekat membuat kemarahan Eka makin memuncak. Dia menyebut langkah ini sebagai lari dari tanggungjawab!.“Dengar ya! Dia berjanji di depan publik, dia yang bilang akan membereskan Jermal 15. Sekarang kita lihat, kerjanya nol, kartelnya makin kuat, lalu dia mau pergi begitu saja? ini namanya pengecoh! namanya penipuan jabatan!. Mau kabur ke tempat lain, cari jabatan baru, tinggalkan masalah di sini yang belum selesai? Dia pantas dicatat sebagai Kapolrestabes Medan paling gagal dan paling munafik yang pernah ada?,” seru Eka dengan tegas.Eka menegaskan, kalau sampai Kombespol Jean pergi sebelum menangkap pemimpin kartel dan membongkar habis Jermal 15, maka selamanya nama dia akan tercatat sebagai pemimpin yang cuma pandai janji, pandai foto, tapi hasilnya sampah.“Rakyat Medan bukan orang bodoh! Kami lihat semuanya: banyak operasi, hasil nol di sasaran utama, lalu mau pindah tugas? Mundur saja sekarang juga!, jangan menunggu waktu habis! Jangan merasa berprestasi padahal cuman pandai gombal!, Kartel narkoba menertawakan dia, rakyat kecewa berat, institusi kepolisian dicemarkan nama baiknya gara&#45;gara pemimpin macam ini!” tegas Eka Putra ZN mengakhiri komentarnya dengan nada penuh kekecewaan dan kemarahan.Hingga berita ini diturunkan, Polrestabes Medan Kombespol Jean Calvijn Simanjuntak diam seribu bahasa, bersiap pindah tugas, sementara di Jermal 15, bos kartel dan kroninya tertawa puas, menang telak atas janji kosong Kapolrestabes Medan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Sudah genap 215 hari Kombespol Jean Calvijn Simanjuntak duduk nyaman di kursi Kapolrestabes Medan. Dulu dia berteriak lantang, akan memburu habis, membumihanguskan kartel narkoba Jermal 15 beserta bosnya. Bahkan beberapa bulan lalu, pasukannya digerakkan habis-habisan: gerebek sana-sini terus menerus lebih dari seminggu penuh, heboh di media, tampil di kamera, seolah mau membereskan semuanya sampai ke akar-akarnya.<br><br><strong>Tapi apa hasilnya? KOSONG TOTAL!</strong><br><br>Kampung-kampung kecil digerebek, pengedar kelas cacing ditangkap, barang bukti seadanya disita, lalu dipamerkan ke publik seolah sukses besar. Sementara sasaran utamanya? Kartel Jermal 15 dan sang bosnya? Masih berkuasa, masih santai, masih jadi raja di wilayahnya sendiri. Bahkan kabar panasnya: beberapa bulan lagi diduga Kombespol Jean akan pindah tugas, meninggalkan Medan sebelum janji besarnya selesai ditepati. Dia mau pergi begitu saja, meninggalkan masalah besar yang dia sendiri yang buat janjinya?<br><br>Fakta memalukan ini membuat Praktisi Hukum Eka Putra ZN meledak dengan kritik yang paling tajam, paling pedas, dan tak ada ampun sama sekali. Dia tak ragu menuding apa yang dilakukan Kapolrestabes Medan selama ini adalah sandiwara murahan, pencitraan busuk, dan pelarian dari tanggung jawab!<br><br>“215 hari dia menjabat! Punya waktu berbulan-bulan, pernah mengerahkan pasukan gerebek berturut-turut lebih dari tujuh hari! Kalau mau serius, dalam 3 hari saja Jermal 15 sudah rata dengan tanah! Tapi apa kenyataannya? Yang ditangkap cuma anak buah kecil, pengedar eceran, yang tak punya kuasa. Yang besar, yang jadi otak, yang dia sendiri janjikan akan diburu? dibiarkan aman sentosa! Itu namanya bukan kerja, itu namanya main main dengan hukum dan perasaan rakyat!,” seru Eka dengan suara meninggi, Selasa (12/5/2026).<br><br>Eka menyatakan keras bahwa operasi gerebek seminggu penuh dulu itu murni aksi pencitraan saja! Cuma mau terlihat sibuk, terlihat kerja keras di depan kamera, biar dibilang berprestasi, padahal hati kecilnya tidak berani atau tidak mau menyentuh Jermal 15.<br><br>“Semua orang tahu! Jermal 15 itu lokasinya jelas, orangnya dikenal, jalurnya terang benderang. Jelas sekali kartel itu diduga sudah dilindungi, sudah diamankan sudah dijanjikan keselamatannya! Kombespol Jean ini bukan penegak hukum, dia cuma aktor kelas dua yang pandai berpidato tapi tak punya nyali!” tuding Eka tanpa ragu.<br><br>Kabar bahwa Kombespol Jean akan segera pindah tugas dalam waktu dekat membuat kemarahan Eka makin memuncak. Dia menyebut langkah ini sebagai lari dari tanggungjawab!.<br><br>“Dengar ya! Dia berjanji di depan publik, dia yang bilang akan membereskan Jermal 15. Sekarang kita lihat, kerjanya nol, kartelnya makin kuat, lalu dia mau pergi begitu saja? ini namanya pengecoh! namanya penipuan jabatan!. Mau kabur ke tempat lain, cari jabatan baru, tinggalkan masalah di sini yang belum selesai? Dia pantas dicatat sebagai Kapolrestabes Medan paling gagal dan paling munafik yang pernah ada?,” seru Eka dengan tegas.<br><br>Eka menegaskan, kalau sampai Kombespol Jean pergi sebelum menangkap pemimpin kartel dan membongkar habis Jermal 15, maka selamanya nama dia akan tercatat sebagai pemimpin yang cuma pandai janji, pandai foto, tapi hasilnya sampah.<br><br>“Rakyat Medan bukan orang bodoh! Kami lihat semuanya: banyak operasi, hasil nol di sasaran utama, lalu mau pindah tugas? Mundur saja sekarang juga!, jangan menunggu waktu habis! Jangan merasa berprestasi padahal cuman pandai gombal!, Kartel narkoba menertawakan dia, rakyat kecewa berat, institusi kepolisian dicemarkan nama baiknya gara-gara pemimpin macam ini!” tegas Eka Putra ZN mengakhiri komentarnya dengan nada penuh kekecewaan dan kemarahan.<br><br>Hingga berita ini diturunkan, Polrestabes Medan Kombespol Jean Calvijn Simanjuntak diam seribu bahasa, bersiap pindah tugas, sementara di Jermal 15, bos kartel dan kroninya tertawa puas, menang telak atas janji kosong Kapolrestabes Medan.</p><p><strong>[Redaktur:Tim]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/kombespol-jean-calvijn-simanjuntak-berjanji-muluk-bos-kartel-narkoba-tak-kunjung-ditangkap_9SwJ9R9FA1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polresta Deliserdang Mengungkap 89 Kg Sabu Sepanjang Tahun 2026</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/polresta&#45;deliserdang&#45;mengungkap&#45;89&#45;kg&#45;sabu&#45;sepanjang&#45;tahun&#45;2026&#45;NkWZYYnSK8/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/polresta&#45;deliserdang&#45;mengungkap&#45;89&#45;kg&#45;sabu&#45;sepanjang&#45;tahun&#45;2026&#45;NkWZYYnSK8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 13:02:42 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Deliserdang– Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan mengapresiasi keberhasilan Polresta Deli Serdang mengungkap 89 kilogram sabu sepanjang tahun 2026, sekaligus menegaskan sanksi berat hingga pemecatan bagi ASN yang terlibat narkoba.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Deliserdang</strong>– Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan mengapresiasi keberhasilan Polresta Deli Serdang mengungkap 89 kilogram sabu sepanjang tahun 2026, sekaligus menegaskan sanksi berat hingga pemecatan bagi ASN yang terlibat narkoba.</p><p>Apresiasi dan penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba hasil pengungkapan kasus Polresta Deli Serdang di Aula Mapolresta Deli Serdang, Selasa (12/5/2026). Dalam kegiatan itu, dimusnahkan barang bukti berupa sabu seberat 54,3 kilogram, ekstasi sebanyak 8.581 butir, liquid catridge VAPE (etomidate) sebanyak 3.175 buah, dan happy water sebanyak 330 saset.</p><p>“Saya sampaikan terima kasih atas kerja keras Pak Kapolres dan jajaran. Pengungkapan ini menunjukkan komitmen Polresta dalam menindaklanjuti kasus penyalahgunaan narkoba,” katanya.</p><p>Ia mengatakan, narkoba menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus dilawan bersama melalui tindakan nyata serta penegakan hukum yang tegas. Begitupun dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat narkoba di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang.</p><p>“Kami tegaskan, apabila ada ASN yang terlibat narkoba, termasuk vape narkoba, akan diberikan sanksi berat hingga PTDH. Tidak ada toleransi,” tegas Bupati.</p><p>Pemerintah Kabupaten Deli Serdang akan terus memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.</p><p>Kegiatan pemusnahan barang bukti ini menjadi bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkoba.</p><p>“Kami dari Pemkab Deli Serdang terus memberikan dukungan penuh bersama seluruh jajaran kepada Polres maupun BNNK. Kami titipkan masyarakat kami untuk mendapat pengawalan, khususnya dari bahaya narkoba. Kita berharap ke depan Deli Serdang tidak lagi masuk dalam peringkat kabupaten darurat narkoba,” tambahnya lagi.</p><p>Sementara itu, Kapolresta Deli Serdang, Hendria Lesmana menjelaskan, sejak Januari hingga April 2026 pihaknya berhasil mengungkap 150 kasus narkoba dengan total 187 tersangka.</p><p>Dari pengungkapan tersebut, Polresta Deli Serdang mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 89,8 kilogram, ganja 4,4 kilogram, ekstasi sebanyak 9.660 butir, liquid cartridge VAPE sebanyak 3.249 buah, serta happy water sebanyak 350 saset.</p><p>Salah satu pengungkapan terbesar dilakukan di Tol Lubuk Pakam dengan barang bukti sabu seberat 54 kilogram.</p><p>“Dari pengungkapan ini, kami memperkirakan telah menyelamatkan 358.430 jiwa warga Kabupaten Deli Serdang,” ujar Kapolresta.</p><p>Dari pengakuan tersangka, lanjutnya, sebagian besar narkoba tersebut direncanakan untuk diedarkan di wilayah Deli Serdang, khususnya Lubuk Pakam.</p><p>“Sebelumnya pada 5 Maret, kami juga telah melakukan pemusnahan barang bukti yaitu sabu sebanyak 34,3 kg, ganja sebanyak 4,4 kg, dan ekstasi 450 butir,” terangnya.<br>&nbsp;<br>Sebelum dilakukan pemusnahan menggunakan insinerator, dilakukan uji lab terhadap barang bukti yang dipaparkan. Kemudian dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p><p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/polresta-deliserdang-mengungkap-89-kg-sabu-sepanjang-tahun-2026_qz4wu26tP3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Berkah Air Bersih: PLN Penuhi Kebutuhan Warga Kalangan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/berkah&#45;air&#45;bersih&#45;pln&#45;penuhi&#45;kebutuhan&#45;warga&#45;kalangan&#45;1JW7K5zr4r/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/berkah&#45;air&#45;bersih&#45;pln&#45;penuhi&#45;kebutuhan&#45;warga&#45;kalangan&#45;1JW7K5zr4r/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 12:01:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Rasa syukur dan bahagia mendalam dirasakan jamaah Masjid Al Hikmah Kalangan, Kabupaten Tapanuli Tengah, beserta anak&#45;anak Panti Asuhan Namira, Pandan. Kebutuhan air bersih untuk berwudu, menjaga kebersihan masjid, hingga aktivitas sehari&#45;hari masyarakat sekitar kini terpenuhi dengan mudah, berkat bantuan instalasi sumur dan sarana air bersih dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).Selama ini, masyarakat dan jamaah di wilayah Kalangan membutuhkan fasilitas air bersih yang lebih memadai untuk mendukung ibadah dan kebutuhan dasar. Kini, kehadiran instalasi sumur dan jaringan air bersih tersebut menjadi kabar baik sekaligus solusi nyata. Manfaat utamanya langsung dirasakan jamaah Masjid Al Hikmah Kalangan, yang kini bisa menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan fasilitas masjid tetap terjaga kebersihannya.Tak hanya di kawasan masjid, manfaat program TJSL PLN ini juga menjangkau anak&#45;anak serta pengurus Panti Asuhan Namira (Pandan), masyarakat sekitar Gudang PLN UP3 Sibolga di Jalan Oswal Siahaan, Kelurahan Aek Kolang, Kecamatan Pandan, hingga warga di kawasan Mess UP Pandan. Bantuan ini menjadi bukti kepedulian PLN dalam memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari keperluan berwudu, mandi, mencuci, memasak, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menciptakan ruang ibadah dan tempat tinggal yang sehat, nyaman, serta layak huni.Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Hikmah Kalangan, Saribudi Waruhu, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan dari PLN Sumut. Menurutnya, fasilitas air bersih ini sangat berarti bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar.“Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas bantuan instalasi sumur dan sarana air bersih ini. Jamaah sangat senang dan lega, karena sekarang kebutuhan air bersih di masjid jadi jauh lebih mudah terpenuhi. Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk berwudu, membersihkan seluruh area masjid, dan menunjang aktivitas ibadah maupun kegiatan warga sehari&#45;hari. Semoga kebaikan ini membawa manfaat yang makin luas dan berkah bagi semua pihak,” ujar Saribudi.Lebih lanjut ia menyampaikan, keberadaan sarana ini tidak hanya mendukung aktivitas keagamaan, tapi juga memberi kenyamanan hidup bagi masyarakat sekitar. Ia berharap fasilitas ini bisa dijaga dan dipelihara bersama, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menjelaskan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran PLN di tengah masyarakat. Pihaknya berkomitmen tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas, tetapi juga terus berupaya menjawab kebutuhan sosial warga secara berkelanjutan.Penyediaan sarana air bersih ini juga sejalan dengan semangat PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Menurut Mundhakir, konsep keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui transisi energi bersih, tetapi juga lewat langkah kepedulian sosial yang memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat.“Bagi PLN, keberlanjutan artinya memastikan energi, lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat bisa tumbuh dan berkembang bersama. Transisi energi bukan hanya dimaknai sebagai perubahan menuju energi yang lebih bersih, tapi juga upaya membangun masa depan yang lebih sehat, inklusif, dan berdaya. Lewat bantuan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung energi kebaikan dari PLN,” tambah Mundhakir.Melalui kegiatan ini, PLN UID Sumatera Utara terus memperkuat peran sosialnya, menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, dan berkomitmen menjadi bagian dari solusi atas beragam kebutuhan dasar masyarakat di Sumatera Utara.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Rasa syukur dan bahagia mendalam dirasakan jamaah Masjid Al Hikmah Kalangan, Kabupaten Tapanuli Tengah, beserta anak-anak Panti Asuhan Namira, Pandan. Kebutuhan air bersih untuk berwudu, menjaga kebersihan masjid, hingga aktivitas sehari-hari masyarakat sekitar kini terpenuhi dengan mudah, berkat bantuan instalasi sumur dan sarana air bersih dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).<br><br>Selama ini, masyarakat dan jamaah di wilayah Kalangan membutuhkan fasilitas air bersih yang lebih memadai untuk mendukung ibadah dan kebutuhan dasar. Kini, kehadiran instalasi sumur dan jaringan air bersih tersebut menjadi kabar baik sekaligus solusi nyata. Manfaat utamanya langsung dirasakan jamaah Masjid Al Hikmah Kalangan, yang kini bisa menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan fasilitas masjid tetap terjaga kebersihannya.<br><br>Tak hanya di kawasan masjid, manfaat program TJSL PLN ini juga menjangkau anak-anak serta pengurus Panti Asuhan Namira (Pandan), masyarakat sekitar Gudang PLN UP3 Sibolga di Jalan Oswal Siahaan, Kelurahan Aek Kolang, Kecamatan Pandan, hingga warga di kawasan Mess UP Pandan. Bantuan ini menjadi bukti kepedulian PLN dalam memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari keperluan berwudu, mandi, mencuci, memasak, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menciptakan ruang ibadah dan tempat tinggal yang sehat, nyaman, serta layak huni.<br><br>Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Hikmah Kalangan, Saribudi Waruhu, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan dari PLN Sumut. Menurutnya, fasilitas air bersih ini sangat berarti bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar.<br><br>“Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas bantuan instalasi sumur dan sarana air bersih ini. Jamaah sangat senang dan lega, karena sekarang kebutuhan air bersih di masjid jadi jauh lebih mudah terpenuhi. Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk berwudu, membersihkan seluruh area masjid, dan menunjang aktivitas ibadah maupun kegiatan warga sehari-hari. Semoga kebaikan ini membawa manfaat yang makin luas dan berkah bagi semua pihak,” ujar Saribudi.<br><br>Lebih lanjut ia menyampaikan, keberadaan sarana ini tidak hanya mendukung aktivitas keagamaan, tapi juga memberi kenyamanan hidup bagi masyarakat sekitar. Ia berharap fasilitas ini bisa dijaga dan dipelihara bersama, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.<br><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menjelaskan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran PLN di tengah masyarakat. Pihaknya berkomitmen tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas, tetapi juga terus berupaya menjawab kebutuhan sosial warga secara berkelanjutan.<br><br>Penyediaan sarana air bersih ini juga sejalan dengan semangat PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Menurut Mundhakir, konsep keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui transisi energi bersih, tetapi juga lewat langkah kepedulian sosial yang memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat.<br><br>“Bagi PLN, keberlanjutan artinya memastikan energi, lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat bisa tumbuh dan berkembang bersama. Transisi energi bukan hanya dimaknai sebagai perubahan menuju energi yang lebih bersih, tapi juga upaya membangun masa depan yang lebih sehat, inklusif, dan berdaya. Lewat bantuan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung energi kebaikan dari PLN,” tambah Mundhakir.<br><br>Melalui kegiatan ini, PLN UID Sumatera Utara terus memperkuat peran sosialnya, menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, dan berkomitmen menjadi bagian dari solusi atas beragam kebutuhan dasar masyarakat di Sumatera Utara.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/berkah-air-bersih-pln-penuhi-kebutuhan-warga-kalangan_7dXh4Jhl0N.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Light Up The Dream: PLN Bawa Terang ke Rumah Ibu Atik</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/light&#45;up&#45;the&#45;dream&#45;pln&#45;bawa&#45;terang&#45;ke&#45;rumah&#45;ibu&#45;atik&#45;x42Bxc86I4/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/light&#45;up&#45;the&#45;dream&#45;pln&#45;bawa&#45;terang&#45;ke&#45;rumah&#45;ibu&#45;atik&#45;x42Bxc86I4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 11 May 2026 10:45:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Rasa haru dan kebahagiaan mendalam terpancar dari wajah Ibu Atik saat rumahnya resmi tersambung aliran listrik melalui program unggulan sosial Light Up The Dream (LUTD) yang diselenggarakan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar, Minggu (10/5/2026).Bagi Ibu Atik, penyalaan listrik secara cuma&#45;cuma ini bukan sekadar membuat huniannya menjadi terang benderang. Lebih dari itu, kehadiran akses kelistrikan menjadi awal harapan baru bagi seluruh anggota keluarga untuk menjalani berbagai aktivitas sehari&#45;hari dengan lebih nyaman, aman, dan layak, sesuai standar kebutuhan dasar manusia.“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih banyak kepada PLN. Sekarang rumah kami sudah terang, tidak lagi gelap saat malam hari. Bantuan ini sangat besar artinya bagi kehidupan kami sekeluarga,” ungkap Ibu Atik dengan nada suara yang penuh haru dan rasa syukur.Program Light Up The Dream adalah inisiatif sosial berkelanjutan dari PLN yang menyasar masyarakat prasejahtera yang belum memiliki akses listrik yang layak atau sama sekali belum tersambung jaringan kelistrikan. Seluruh kegiatan dan bantuan dalam program ini bersumber dari donasi sukarela para pegawai PLN, sebagai wujud nyata kepedulian insan PLN untuk hadir dan bermanfaat bagi masyarakat luas.Tak hanya menyambungkan aliran listrik di kediaman Ibu Atik, dalam kesempatan yang sama PLN UP3 Pematangsiantar juga menyalurkan paket bantuan sembako kepada 10 warga penerima manfaat lainnya. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus mempererat ikatan kebersamaan dan kedekatan antara PLN dengan warga di wilayah Sumatera Utara.Kegiatan sosial yang penuh makna ini turut dihadiri langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, jajaran Senior Manager serta Manager PLN UP3 Pematangsiantar, dan Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara, Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, S.H., M.H.Dalam sambutannya, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara, Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, menyampaikan apresiasi dan dukungan tinggi atas langkah nyata yang dilakukan PLN. Ia menilai kehadiran program ini sangat relevan karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat yang paling mendesak.“Kami sangat mengapresiasi langkah PLN yang turun langsung ke tengah masyarakat untuk membantu, khususnya warga yang membutuhkan akses listrik. Program seperti ini sangat baik dan bermanfaat, karena saat ini listrik bukan lagi sekadar sarana penerangan, melainkan kebutuhan pokok yang mendukung pendidikan, kegiatan ekonomi, hingga kenyamanan kehidupan keluarga,” ujar Timbul.Ia berharap program sosial ini dapat terus berjalan berkelanjutan dan jangkauannya diperluas ke lebih banyak daerah, agar semakin banyak masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara yang dapat merasakan manfaat dan kebaikan yang disalurkan PLN.“Kami berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Pihak DPRD tentu akan selalu mendukung setiap program pemerintah maupun perusahaan yang memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.Suasana haru dan hangat turut mewarnai prosesi penyalaan listrik di rumah Ibu Atik. Kehadiran PLN melalui program Light Up The Dream menjadi bukti nyata bahwa energi listrik tidak hanya berfungsi menerangi ruangan dan hunian, tetapi juga mampu menghidupkan kembali asa, harapan, serta memperkuat semangat kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat.Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen utama PLN, yaitu menghadirkan akses energi yang berkeadilan dan memberikan manfaat langsung bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, peran PLN tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga mencakup kepedulian sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.“Program ini adalah wujud nyata semangat kami untuk menerangi seluruh pelosok negeri. Berkat kepedulian dan kontribusi seluruh insan PLN, kami berharap aliran listrik ini dapat menjadi jalan pembuka bagi tumbuhnya harapan, peningkatan produktivitas, serta kehidupan yang lebih baik dan layak bagi masyarakat Sumatera Utara,” tutup Mundhakir.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Rasa haru dan kebahagiaan mendalam terpancar dari wajah Ibu Atik saat rumahnya resmi tersambung aliran listrik melalui program unggulan sosial Light Up The Dream (LUTD) yang diselenggarakan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar, Minggu (10/5/2026).<br><br>Bagi Ibu Atik, penyalaan listrik secara cuma-cuma ini bukan sekadar membuat huniannya menjadi terang benderang. Lebih dari itu, kehadiran akses kelistrikan menjadi awal harapan baru bagi seluruh anggota keluarga untuk menjalani berbagai aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman, aman, dan layak, sesuai standar kebutuhan dasar manusia.<br><br>“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih banyak kepada PLN. Sekarang rumah kami sudah terang, tidak lagi gelap saat malam hari. Bantuan ini sangat besar artinya bagi kehidupan kami sekeluarga,” ungkap Ibu Atik dengan nada suara yang penuh haru dan rasa syukur.<br><br>Program Light Up The Dream adalah inisiatif sosial berkelanjutan dari PLN yang menyasar masyarakat prasejahtera yang belum memiliki akses listrik yang layak atau sama sekali belum tersambung jaringan kelistrikan. Seluruh kegiatan dan bantuan dalam program ini bersumber dari donasi sukarela para pegawai PLN, sebagai wujud nyata kepedulian insan PLN untuk hadir dan bermanfaat bagi masyarakat luas.<br><br>Tak hanya menyambungkan aliran listrik di kediaman Ibu Atik, dalam kesempatan yang sama PLN UP3 Pematangsiantar juga menyalurkan paket bantuan sembako kepada 10 warga penerima manfaat lainnya. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus mempererat ikatan kebersamaan dan kedekatan antara PLN dengan warga di wilayah Sumatera Utara.<br><br>Kegiatan sosial yang penuh makna ini turut dihadiri langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, jajaran Senior Manager serta Manager PLN UP3 Pematangsiantar, dan Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara, Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, S.H., M.H.<br><br>Dalam sambutannya, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara, Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, menyampaikan apresiasi dan dukungan tinggi atas langkah nyata yang dilakukan PLN. Ia menilai kehadiran program ini sangat relevan karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat yang paling mendesak.<br><br>“Kami sangat mengapresiasi langkah PLN yang turun langsung ke tengah masyarakat untuk membantu, khususnya warga yang membutuhkan akses listrik. Program seperti ini sangat baik dan bermanfaat, karena saat ini listrik bukan lagi sekadar sarana penerangan, melainkan kebutuhan pokok yang mendukung pendidikan, kegiatan ekonomi, hingga kenyamanan kehidupan keluarga,” ujar Timbul.<br><br>Ia berharap program sosial ini dapat terus berjalan berkelanjutan dan jangkauannya diperluas ke lebih banyak daerah, agar semakin banyak masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara yang dapat merasakan manfaat dan kebaikan yang disalurkan PLN.<br><br>“Kami berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Pihak DPRD tentu akan selalu mendukung setiap program pemerintah maupun perusahaan yang memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.<br><br>Suasana haru dan hangat turut mewarnai prosesi penyalaan listrik di rumah Ibu Atik. Kehadiran PLN melalui program Light Up The Dream menjadi bukti nyata bahwa energi listrik tidak hanya berfungsi menerangi ruangan dan hunian, tetapi juga mampu menghidupkan kembali asa, harapan, serta memperkuat semangat kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat.<br><br>Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen utama PLN, yaitu menghadirkan akses energi yang berkeadilan dan memberikan manfaat langsung bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, peran PLN tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga mencakup kepedulian sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.<br><br>“Program ini adalah wujud nyata semangat kami untuk menerangi seluruh pelosok negeri. Berkat kepedulian dan kontribusi seluruh insan PLN, kami berharap aliran listrik ini dapat menjadi jalan pembuka bagi tumbuhnya harapan, peningkatan produktivitas, serta kehidupan yang lebih baik dan layak bagi masyarakat Sumatera Utara,” tutup Mundhakir.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/1778471436_401269d767fb9a45795f.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wakil Bupati Deli Serdang Lepas Jemaah Haji Kloter 15 Menuju Tanah Suci</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/wakil&#45;bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;lepas&#45;jemaah&#45;haji&#45;kloter&#45;15&#45;menuju&#45;tanah&#45;suci&#45;s6x8c29A01/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/wakil&#45;bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;lepas&#45;jemaah&#45;haji&#45;kloter&#45;15&#45;menuju&#45;tanah&#45;suci&#45;s6x8c29A01/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 21:36:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Medan &#45; Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, melepas keberangkatan jemaah calon haji kelompok terbang (Kloter) 15 Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Medan, Jumat sore (8/5/2026). Jemaah diberangkatkan menuju Bandara Internasional Kualanamu sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG.WAHANANEWS.CO</strong>,<strong>Medan -</strong> Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, melepas keberangkatan jemaah calon haji kelompok terbang (Kloter) 15 Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Medan, Jumat sore (8/5/2026). Jemaah diberangkatkan menuju Bandara Internasional Kualanamu sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.</p><p>Kehadiran Wakil Bupati menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam memastikan para jemaah berangkat dalam kondisi sehat, aman, dan siap menjalankan ibadah haji.</p><p>Pada kesempatan itu, turut diberangkatkan Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, yang bertugas sebagai petugas haji.</p><p>Prosesi pelepasan dihadiri Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara selaku Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, jajaran panitia penyelenggara ibadah haji, petugas kloter, serta keluarga jamaah.</p><p>Dalam arahannya, Zulkifli Sitorus mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik Indonesia selama berada di Tanah Suci. Ia juga meminta jemaah mematuhi seluruh aturan yang berlaku serta fokus menjalankan ibadah dengan khusyuk.</p><p>“Jaga sikap, jaga kebersamaan, dan hindari hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah. Semoga seluruh jamaah diberi kelancaran dan kembali menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.</p><p>Sebagai simbol pelepasan, Wakil Bupati menyerahkan Pataka Merah Putih kepada Ketua Kloter. Ia juga mendoakan seluruh jemaah senantiasa diberi kesehatan, kemudahan dalam menjalankan rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun masyarakat Deli Serdang.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/wakil-bupati-deli-serdang-lepas-jemaah-haji-kloter-15-menuju-tanah-suci_Tos0RpT24I.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Deli Serdang Minta PLN Tidak Memasang Listrik di Bangunan Tanpa Izin</title>
                <link>https://deliserdang.wahananews.co/utama/bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;minta&#45;pln&#45;tak&#45;pasang&#45;listrik&#45;di&#45;bangunan&#45;tanpa&#45;izin&#45;imO6RBuoOl/0</link>
                <comments>https://deliserdang.wahananews.co/utama/bupati&#45;deli&#45;serdang&#45;minta&#45;pln&#45;tak&#45;pasang&#45;listrik&#45;di&#45;bangunan&#45;tanpa&#45;izin&#45;imO6RBuoOl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 17:52:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[RAFLES MS]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DELISERDANG,WAHANANEWS,CO.Lubuk pakam &#45; Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, meminta PLN lebih selektif dalam memberikan sambungan listrik guna mencegah munculnya persoalan sosial, bangunan liar, hingga konflik agraria di wilayah Deli Serdang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELISERDANG,WAHANANEWS,CO.Lubuk pakam </strong>- Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, meminta PLN lebih selektif dalam memberikan sambungan listrik guna mencegah munculnya persoalan sosial, bangunan liar, hingga konflik agraria di wilayah Deli Serdang.</p><p>Penegasan itu disampaikan saat pertemuan bersama Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Lubuk Pakam di Kantor PLN UP3 Lubuk Pakam, Jumat (8/5/2026).</p><p>Bupati menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan PLN dalam mendukung pembangunan daerah yang tertata, aman, dan berkelanjutan. Menurutnya, pelayanan kelistrikan tidak hanya menyangkut kebutuhan masyarakat, tetapi juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan penataan wilayah.</p><p>Bupati meminta agar PLN lebih selektif dalam memberikan sambungan listrik, khususnya terhadap bangunan atau tempat usaha yang dinilai tidak memiliki izin maupun berpotensi menimbulkan persoalan sosial. Ia juga menyoroti sambungan listrik pada kawasan pedagang kaki lima (PKL) agar menjadi perhatian bersama seiring upaya penataan UMKM yang terus dilakukan pemerintah daerah.</p><p>“Kalau memang tempat-tempat tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat, sebaiknya tidak diberikan penerangan listrik. Kita tidak ingin muncul persoalan baru yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.</p><p>Selain itu, Bupati berharap adanya sinkronisasi data antara pemerintah daerah dan PLN, termasuk data pelanggan listrik dan pajak daerah, guna meminimalisir penyalahgunaan administrasi di lapangan.</p><p>“Target pelanggan memang penting karena kami juga ikut berimbas. Tapi penataan wilayah dan ketertiban masyarakat juga harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai Program Strategis Nasional, termasuk program dapur gizi (SPBG) yang membutuhkan pasokan listrik memadai serta aman bagi pelanggan rumah tangga di sekitarnya.</p><p>“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dengan PLN terus berjalan baik sehingga seluruh program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat terlaksana maksimal,” pungkasnya</p><p>Sementara itu, Manager UP3 PLN Lubuk Pakam, M. Harryadi, menyampaikan komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik guna mendukung pembangunan di Kabupaten Deli Serdang dan wilayah sekitarnya.</p><p>Ia menjelaskan, PLN UP3 Lubuk Pakam melayani wilayah Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Simalungun dengan jumlah pelanggan mencapai sekitar 436 ribu pelanggan. Sedangkan khusus Deli Serdang total pelanggan mencapai 246.241 ribu.</p><p>Hingga April 2026, kontribusi PLN terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui Pajak Barang dan Jasa Tertentu Tenaga Listrik (PBJT-TL) tercatat mencapai sekitar Rp25,1 miliar.</p><p>“Pertemuan ini menjadi momen sangat penting bagi kami untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi &nbsp;dengan Pemerintah daerah. Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik guna mendukung pembangunan di Kabupaten Deli Serdang dan wilayah sekitarnya,” ucapnya.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/bupati-deli-serdang-minta-pln-tak-pasang-listrik-di-bangunan-tanpa-izin_3HHZ7inj1y.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->