DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam - Penataan kabel udara di Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, terus menunjukkan progres signifikan. Dari total sekitar 4 kilometer jaringan yang ditata, sekitar 3 kilometer di antaranya telah rampung.
Progres tersebut dibahas dalam audiensi Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo bersama Koordinator Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Sumatera Utara, Jimmy Aswin Siregar beserta jajaran di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (19/5/2026).
Baca Juga:
Siswa Siswi Terbaik Deli Serdang Ikuti Seleksi Paskibraka Sumut
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa penataan kabel udara menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan wajah Kota Lubuk Pakam yang lebih rapi, tertata, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik selaras dengan gerakan ASRI yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto sekaligus persiapan Kabupaten Deli Serdang dalam menyambut agenda Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juli 2026.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena bisa duduk bersama memikirkan pelayanan kepada masyarakat. Jaringan telekomunikasi merupakan salah satu sektor penting dalam mendukung perkembangan daerah,” ujar Wakil Bupati.
Selain itu, Wakil Bupati turut menekankan pentingnya tertib administrasi dan perizinan dalam setiap pemasangan jaringan kabel, baik di atas maupun di bawah tanah, agar memiliki legalitas yang jelas serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Baca Juga:
Wakil Bupati Deli Serdang Lepas Jemaah Haji Kloter 15 Menuju Tanah Suci
“Kami ingin seluruh pemasangan kabel, baik di atas maupun di bawah tanah, memiliki izin yang jelas dan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Apjatel Sumatera Utara, Jimmy Aswin Siregar mengatakan, pekerjaan dilaksanakan secara bertahap agar layanan internet masyarakat tetap berjalan normal selama proses pemindahan jaringan. Proses galian dan pemasangan pipa ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.
Setelah proses galian rampung, Jimmy mengatakan pekerjaan akan dilanjutkan dengan penarikan kabel serta proses cut over atau pemindahan layanan pelanggan dari jaringan udara ke jaringan bawah tanah secara bertahap oleh masing-masing provider.