Penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori Nindya yang diterima pada Agustus 2025 juga menjadikan Deli Serdang sebagai satu-satunya daerah di Sumatera Utara yang meraih penghargaan tersebut.
Di bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia, Pemkab Deli Serdang juga terus memperluas akses pendidikan melalui bantuan perlengkapan sekolah kepada 900 siswa SD dan 4.109 siswa SMP, 700 beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat SD, tingkat SMP sebanyak 300 siswa anak berkebutuhan khusus. Pada program Guru Senyum, pemerintah memberikan insentif kepada 2.100 guru mengaji, 100 guru sekolah minggu, dan 110 guru pendidik anak berkebutuhan khusus. Sekolah rakyat berbasis asrama pun akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru untuk tingkat SD, SMP, dan SMA.
Baca Juga:
Raja Juli: Presiden Prabowo Ingin Sidang Paripurna DPR/MPR pada Agustus 2028 Sudah Bisa Digelar di IKN
“Di setiap sekolah SD dan SMP telah terpasang spanduk bertulislan Sekolah Gratis sebagai komitmen kami memastikan setiap anak dapat bersekolah tanpa terbebani biaya dasar,” terangnya.
Sementara itu, pada sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meningkatkan alokasi belanja modal jalan, jaringan dan irigasi menjadi Rp553 miliar pada tahun 2026.
“Angka ini meningkat sebanyak 20 persen dibanding tahun 2025, meningkat 23 persen dibanding tahun 2024, dan meningkat sebanyak 75 persen dibanding realisasi belanja modal jalan, jaringan dan irigasi tahun 2023,” paparnya lagi.
Baca Juga:
Bersama Ma'ruf Amin, Gibran Lakukan Prosesi Penyerahan Memori Jabatan
Di bidang ekonomi, pemerintah daerah terus mendorong penguatan UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha, 196 NIB, 77 sertifikasi halal, 62 sertifikat pangan industri rumah tangga, pelatihan dan bantuan peralatan usaha kepada 103 pelaku IKM.
“Hingga desember 2025, sebanyak 3.828 usaha mikro telah bermitra, 4.526 usaha mikro mendapat pendampingan, 1.796 usaha mikro mengikuti pelatihan, dan 440 usaha mikro memperoleh dukungan pemasaran,” paparnya lagi.
Berbagai upaya tersebut turut mengantarkan Deli Serdang meraih sejumlah penghargaan tingkat regional maupun nasional, termasuk dalam bidang ketahanan pangan, inklusi keuangan daerah, dan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.