DELISERDANG.WAHANANEWS.CO,Lubuk pakam – Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang resmi diluncurkan dan mulai diuji coba di Terminal Lubuk Pakam, Rabu (20/8/2026). Kehadiran layanan ini memperkuat konektivitas transportasi publik antara Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo hadir dalam peluncuran yang dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Muiz Thohir.
Baca Juga:
Perketat Distribusi 'Gas Melon', Siap-Siap Orang Kaya Tak Bisa Lagi Beli
“Semoga BRT MEBIDANG menjadi transportasi publik yang semakin mudah, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat Deli Serdang,” ujarnya
Pada masa uji coba ini, baru dua bus listrik yang dioperasikan untuk melayani lintasan BRT Mebidang. Uji coba dilakukan untuk mengevaluasi operasional, waktu tempuh, sekaligus mengenalkan layanan kepada masyarakat.
BRT Mebidang ditargetkan beroperasi penuh pada 8 Desember 2026 dengan 30 bus listrik. Sebanyak 13 unit akan melayani Koridor 11 rute Teladan–Lubuk Pakam, 14 unit Koridor 12 rute Simpang Barat–Binjai, dan tiga unit sebagai armada cadangan.
Baca Juga:
Timnas Indonesia Gagal Tundukkan Lebanon, Laga FIFA Matchday Berakhir 0-0
Sebanyak 121 titik pemberhentian baru disiapkan, terdiri dari 68 titik pada rute Teladan–Terminal Lubuk Pakam dan 53 titik pada rute Simpang Barat–Binjai.
Selama masa uji coba, masyarakat dapat menggunakan layanan BRT secara gratis. Setelah beroperasi penuh, tarif ditetapkan Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 untuk pelajar, penyandang disabilitas, dan lansia.
Masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Transumut untuk melihat rute, memantau posisi bus secara real time, dan mendaftar tarif khusus.